Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Bagi orang tua yang sedang mencari sekolah dasar untuk anak, menentukan waktu pendaftaran sering kali menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Selain mempersiapkan anak secara akademik dan mental, orang tua juga perlu mengetahui kapan periode penerimaan siswa baru dibuka. Hal tersebut menjadi semakin penting ketika sekolah memiliki beberapa gelombang pendaftaran dengan ketentuan yang berbeda.
Untuk Tahun Ajaran 2027-2028, SD Al Ma’soem mencantumkan beberapa gelombang penerimaan siswa baru. Informasi yang tersedia menunjukkan adanya Wave 1 pada Agustus 2026, Wave 2 pada Oktober 2026, Wave 3 pada Januari 2027, dan Wave 4 pada April 2027. Terdapat pula ketentuan tambahan setelah gelombang tersebut.
Adanya beberapa pilihan periode tersebut membuat orang tua dapat mempertimbangkan waktu pendaftaran sesuai kondisi keluarga. Namun, jika melihat informasi keringanan DPP yang tercantum, pendaftaran pada gelombang awal memiliki persentase keringanan yang lebih besar dibandingkan gelombang berikutnya. Karena itu, mengetahui jadwal sejak awal dapat membantu orang tua menentukan strategi pendaftaran secara lebih matang.
Salah satu alasan pendaftaran lebih awal menjadi pertimbangan adalah adanya perbedaan keringanan DPP berdasarkan gelombang. Dalam informasi penerimaan siswa baru SD Al Ma’soem, Wave 1 pada Agustus 2026 mendapatkan keringanan DPP sebesar 20 persen. Wave 2 pada Oktober 2026 mendapatkan 15 persen, Wave 3 pada Januari 2027 mendapatkan 10 persen, sedangkan Wave 4 pada April 2027 mendapatkan 5 persen.
Artinya, orang tua yang sudah memiliki rencana untuk menyekolahkan anak di SD Al Ma’soem dapat mempertimbangkan periode pendaftaran tersebut sejak awal. Perbedaan persentase keringanan dapat menjadi salah satu aspek yang diperhitungkan dalam menyusun anggaran pendidikan.
Meski demikian, waktu pendaftaran tetap perlu disesuaikan dengan kesiapan keluarga. Pendaftaran lebih awal bukan berarti harus dilakukan tanpa mempertimbangkan kesiapan anak maupun kelengkapan administrasi. Orang tua tetap perlu memahami seluruh ketentuan yang berlaku sebelum menentukan pilihan.
Kesibukan orang tua terkadang membuat informasi mengenai jadwal pendaftaran mudah terlewat. Karena itu, setelah mengetahui adanya beberapa gelombang penerimaan, orang tua dapat mencatat periode pendaftaran yang sesuai dan mulai mempersiapkan kebutuhan sejak jauh hari.
Dengan memiliki catatan jadwal, orang tua dapat mengatur beberapa hal sekaligus, mulai dari persiapan administrasi, kesiapan anak, hingga perencanaan biaya pendidikan. Persiapan seperti ini akan lebih mudah dilakukan jika tidak menunggu sampai mendekati batas waktu pendaftaran.
Selain itu, orang tua dapat memantau informasi resmi sekolah apabila terdapat perubahan atau pembaruan terkait proses penerimaan siswa baru. Informasi pada materi penerimaan dapat menjadi dasar awal, sementara ketentuan terbaru tetap perlu diperhatikan ketika proses pendaftaran akan dilakukan.
Pendaftaran lebih awal juga dapat memberikan waktu yang lebih panjang bagi keluarga untuk mempersiapkan anak. Anak yang akan masuk sekolah dasar tidak hanya membutuhkan persiapan kemampuan membaca dan berhitung, tetapi juga perlu membangun kemandirian dan kebiasaan mengikuti rutinitas.
SD Al Ma’soem memiliki konsep Full Day dan menerapkan pendidikan yang memadukan kurikulum DIKNAS dengan kurikulum Al Ma’soem. Selain pembelajaran utama, terdapat tambahan yang berkaitan dengan IMTAK dan IPTEK, seperti Bahasa Arab, Program Tahfidz, Bahasa Inggris, serta pengenalan dan praktik komputer.
Bagi anak yang belum terbiasa dengan kegiatan belajar yang terstruktur, waktu persiapan dapat digunakan untuk membangun rutinitas secara bertahap. Orang tua dapat mulai membiasakan anak bangun lebih teratur, menyiapkan barang sendiri, membaca, menyelesaikan aktivitas sederhana, dan mengikuti instruksi.
Dengan demikian, persiapan tidak dilakukan secara terburu-buru menjelang masuk sekolah.
Selain kesiapan anak, administrasi juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Pendaftaran siswa baru membutuhkan beberapa tahapan yang tercantum dalam materi sekolah, yaitu pengisian formulir, tes masuk, psikotes, tes potensi akademik, tes membaca Hijaiyah, dan wawancara.
Jika orang tua sudah mengetahui rencana pendaftaran sejak awal, berbagai persiapan dapat dilakukan secara bertahap. Orang tua dapat mencatat tahapan yang perlu dilalui dan memastikan tidak ada informasi yang terlewat.
Hal tersebut juga dapat membantu orang tua memberikan penjelasan kepada anak. Anak dapat mengetahui bahwa proses menuju sekolah baru memiliki beberapa tahap dan tidak perlu merasa khawatir karena semuanya dapat dipersiapkan sedikit demi sedikit.
Ketika mengetahui bahwa terdapat proses seleksi, sebagian orang tua mungkin langsung berpikir untuk memberikan latihan akademik secara intensif. Padahal, persiapan anak dapat dilakukan dengan cara yang lebih sederhana.
Anak dapat diajak membaca buku cerita, mengenal angka melalui permainan, melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi, mengenali huruf Hijaiyah, atau berbicara mengenai pengalaman sehari-hari. Kegiatan tersebut dapat membantu anak membangun kebiasaan belajar sekaligus melatih kemampuan berkomunikasi.
Orang tua juga dapat membiasakan anak melakukan aktivitas sederhana secara mandiri. Misalnya, menyimpan barang setelah digunakan, menyiapkan perlengkapan, dan mengikuti rutinitas rumah. Kebiasaan tersebut dapat menjadi bekal ketika anak memasuki lingkungan sekolah.
Pendaftaran lebih awal sebaiknya tidak membuat anak merasa bahwa dirinya sedang dikejar target. Anak perlu memahami bahwa masuk sekolah merupakan pengalaman baru yang menyenangkan dan bukan sekadar proses untuk mendapatkan hasil tes tertentu.
Orang tua dapat mengajak anak berbicara mengenai sekolah dengan cara yang positif. Misalnya, menceritakan bahwa di sekolah anak akan bertemu teman baru, belajar banyak hal, mencoba kegiatan baru, dan mengenal lingkungan yang berbeda.
Pendekatan seperti ini dapat membantu anak membangun gambaran yang lebih positif tentang sekolah. Ketika anak merasa didukung, proses adaptasi juga berpotensi menjadi lebih nyaman.
Salah satu hal yang dapat dibicarakan orang tua dengan anak sebelum masuk SD adalah berbagai kegiatan yang mungkin mereka temui di sekolah. SD Al Ma’soem menyediakan beragam pilihan ekstrakurikuler, mulai dari Tahfidz, English Club, Math Club, Sains Club, Futsal, Taekwondo, Catur, Hockey, Basket, Panahan, Robotik, Bola, Voli, hingga Paduan Suara.
Keberadaan berbagai pilihan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk mengenal minat dan bakatnya. Orang tua tidak perlu langsung menentukan kegiatan yang harus dipilih anak. Sebaliknya, anak dapat diberikan kesempatan untuk mengenali aktivitas yang paling menarik baginya.
Pembahasan mengenai kegiatan ekstrakurikuler juga dapat membuat anak memiliki gambaran bahwa kehidupan sekolah tidak hanya terdiri dari kegiatan belajar di kelas. Ada aktivitas lain yang dapat menjadi ruang untuk bereksplorasi, berinteraksi, dan mengembangkan kemampuan.
Pendaftaran lebih awal juga dapat membantu keluarga menyusun perencanaan biaya pendidikan dengan lebih terarah. Informasi biaya SD Al Ma’soem untuk Tahun Ajaran 2027-2028 mencantumkan beberapa komponen, termasuk biaya pendaftaran, KPAM, kelengkapan siswa, DPP, dan biaya bulanan. Besaran DPP berbeda berdasarkan gelombang pendaftaran.
Dalam informasi tersebut, biaya pendaftaran tercantum sebesar Rp730.000. Untuk Wave 1, DPP tercantum Rp10.480.000 dengan total yang tercantum sebesar Rp12.985.000. Pada Wave 2, DPP menjadi Rp11.135.000 dengan total Rp13.640.000. Wave 3 mencantumkan DPP Rp11.790.000 dengan total Rp14.295.000, sedangkan Wave 4 mencantumkan DPP Rp12.445.000 dengan total Rp14.950.000.
Angka tersebut dapat menjadi bahan bagi orang tua untuk memperkirakan kebutuhan biaya pendidikan. Materi sekolah juga mencantumkan bahwa biaya tersebut belum termasuk seragam dan buku pelajaran, sedangkan biaya bulanan disebutkan flat sampai lulus.
Pendaftaran lebih awal dapat memberikan beberapa keuntungan dari sisi perencanaan, terutama ketika terdapat perbedaan keringanan berdasarkan gelombang. Namun, keputusan tetap perlu disesuaikan dengan kondisi keluarga.
Orang tua sebaiknya tidak hanya melihat persentase keringanan, tetapi juga mempertimbangkan kesiapan anak, kelengkapan administrasi, kemampuan finansial, serta rencana pendidikan keluarga. Dengan begitu, keputusan pendaftaran dapat dibuat secara lebih rasional.
Jika keluarga memang sudah mempertimbangkan SD Al Ma’soem untuk Tahun Ajaran 2027-2028, mengetahui jadwal sejak awal dapat membantu membuat proses persiapan lebih terstruktur. Gelombang pendaftaran yang tercantum mulai dari Agustus 2026 hingga April 2027 memberikan beberapa periode yang dapat diperhatikan.
Pada akhirnya, waktu pendaftaran bukan hanya persoalan kapan formulir harus diisi. Bagi orang tua, periode tersebut dapat menjadi titik awal untuk mempersiapkan anak menghadapi lingkungan pendidikan baru, mengatur kebutuhan administrasi, merencanakan biaya, dan mengenalkan berbagai kebiasaan yang akan membantu anak ketika mulai menjalani kehidupan sebagai siswa sekolah dasar.