Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Masa sekolah dasar merupakan periode ketika anak sedang aktif tumbuh dan memiliki kebutuhan untuk bergerak serta mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya. Kegiatan belajar di sekolah memang menjadi bagian penting dalam perkembangan anak, tetapi aktivitas fisik juga perlu mendapatkan ruang agar keseharian anak tidak hanya diisi dengan kegiatan yang mengharuskan mereka duduk dan berkonsentrasi dalam waktu lama.
Olahraga dapat menjadi salah satu aktivitas yang membantu anak mengenal kemampuan tubuhnya sekaligus belajar berinteraksi dengan teman. Dalam lingkungan sekolah, kegiatan olahraga dapat dilakukan melalui pembelajaran, aktivitas bersama, maupun ekstrakurikuler sesuai pilihan anak. SD Al Ma’soem Bandung sendiri memiliki sejumlah fasilitas olahraga seperti lapangan mini soccer sintetis, lapangan bola basket, dan kolam renang.
Kegiatan belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Anak usia sekolah dasar juga membutuhkan kesempatan untuk bergerak, bermain, dan melakukan aktivitas yang melibatkan fisik. Keseimbangan tersebut dapat membuat pengalaman anak selama berada di sekolah menjadi lebih beragam.
Aktivitas fisik juga dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar dengan cara yang berbeda. Ketika bermain atau berolahraga, anak berhadapan dengan situasi yang membutuhkan gerakan, koordinasi, aturan, dan interaksi bersama orang lain.
Konsep pendidikan SD Al Ma’soem juga menampilkan visi “Melahirkan Generasi Cageur, Bageur, Pinter”. Unsur “cageur” dapat menjadi gambaran mengenai perhatian terhadap perkembangan anak secara menyeluruh, termasuk memberikan ruang bagi aktivitas yang mendukung kehidupan anak yang aktif.
Setiap anak memiliki ketertarikan yang berbeda. Ada anak yang senang bermain bola, ada yang menikmati olahraga bela diri, ada yang tertarik pada olahraga beregu, dan ada pula yang lebih menyukai aktivitas yang membutuhkan konsentrasi serta ketelitian.
SD Al Ma’soem menyediakan beberapa pilihan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan olahraga, di antaranya:
Pilihan tersebut tercantum dalam daftar ekstrakurikuler SD Al Ma’soem bersama Tahfidz, English Club, Math Club, Sains Club, Catur, Robotik, dan Paduan Suara.
Keragaman pilihan dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba bidang yang berbeda. Anak juga tidak harus mengikuti olahraga yang sama dengan teman-temannya karena kegiatan ekstrakurikuler sebaiknya menjadi ruang untuk menemukan aktivitas yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Olahraga beregu seperti futsal, basket, hockey, dan bola voli melibatkan interaksi antara beberapa pemain. Anak tidak hanya perlu memahami cara melakukan aktivitas olahraga, tetapi juga belajar bekerja sama dengan anggota tim.
Dalam permainan beregu, setiap anak memiliki peran masing-masing. Mereka perlu memahami aturan, berkomunikasi, serta mempertimbangkan keberadaan teman ketika mengambil keputusan. Pengalaman seperti ini dapat membantu anak memahami bahwa keberhasilan sebuah tim tidak hanya bergantung pada satu orang.
Kegiatan olahraga juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan sikap sportif. Anak belajar menerima hasil permainan, menghargai lawan, dan tetap berusaha memberikan kemampuan terbaiknya tanpa harus merendahkan orang lain.
Taekwondo menjadi salah satu pilihan ekstrakurikuler yang tersedia di SD Al Ma’soem. Sebagai kegiatan yang dilakukan melalui latihan, anak dapat memiliki pengalaman mengikuti instruksi dan menjalani proses secara bertahap.
Bagi anak, latihan yang dilakukan secara rutin dapat mengenalkan pentingnya konsistensi. Kemampuan tertentu tidak langsung muncul dalam satu kali latihan sehingga anak perlu memahami bahwa perkembangan membutuhkan waktu dan usaha.
Hal tersebut juga dapat dikaitkan dengan nilai “Takwa, Disiplin dan Tangguh” yang tercantum dalam konsep pembentukan generasi SD Al Ma’soem. Aktivitas olahraga dapat menjadi salah satu lingkungan bagi anak untuk mengenal nilai disiplin dan ketangguhan melalui pengalaman langsung.
Tidak semua kegiatan yang berkaitan dengan olahraga harus mengutamakan gerakan cepat. Panahan dan catur juga tercantum dalam pilihan ekstrakurikuler SD Al Ma’soem. Kedua aktivitas tersebut memiliki karakter yang berbeda dari olahraga beregu seperti futsal atau basket.
Panahan membutuhkan perhatian terhadap sasaran dan proses melakukan gerakan secara tepat. Sementara itu, catur lebih banyak melibatkan pemikiran dan strategi. Anak dapat belajar bahwa aktivitas yang berbeda membutuhkan cara berkonsentrasi yang berbeda pula.
Pengalaman tersebut dapat membantu anak mengenali gaya aktivitas yang paling sesuai dengan dirinya. Ada anak yang merasa lebih nyaman dalam kegiatan yang aktif, sementara anak lainnya justru menikmati kegiatan yang membutuhkan ketenangan dan perencanaan.
Fasilitas sekolah dapat memberikan ruang bagi anak untuk menjalani berbagai aktivitas. SD Al Ma’soem mencantumkan lapangan mini soccer sintetis, lapangan bola basket, dan kolam renang dalam daftar fasilitasnya.
Keberadaan fasilitas tersebut membuat lingkungan sekolah memiliki ruang yang dapat digunakan untuk kegiatan fisik sesuai dengan program dan ketentuan sekolah. Anak dapat memiliki pengalaman beraktivitas di lingkungan yang tidak hanya terdiri dari ruang pembelajaran.
Lapangan dan fasilitas olahraga juga dapat menjadi tempat anak berinteraksi dengan teman. Melalui kegiatan bersama, anak dapat belajar berbagi ruang, mengikuti aturan permainan, serta menghargai orang lain yang sedang menggunakan fasilitas yang sama.
Ketika anak mempelajari keterampilan baru, mereka akan menghadapi proses mencoba dan melakukan kesalahan. Dalam olahraga, pengalaman tersebut dapat terlihat secara langsung karena anak membutuhkan latihan untuk meningkatkan kemampuan.
Saat kemampuan mulai berkembang, anak dapat merasakan pencapaian dari usaha yang telah dilakukan. Misalnya, anak yang awalnya belum mampu melakukan suatu teknik tertentu kemudian berhasil setelah beberapa kali latihan. Pengalaman seperti ini dapat menjadi dorongan bagi anak untuk memahami bahwa kemampuan dapat berkembang melalui proses.
Kesempatan tampil atau mengikuti pertandingan juga dapat memberikan pengalaman tambahan. SD Al Ma’soem menyebutkan bahwa peserta didik didorong mengikuti berbagai kejuaraan dan lomba di luar sekolah sebagai bagian dari pengembangan minat dan bakat serta pembiasaan berkompetisi secara sehat.
Bagi anak sekolah dasar, mengikuti kompetisi sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai usaha mendapatkan juara. Pengalaman bertanding dapat memberikan banyak pelajaran mengenai keberanian, persiapan, kerja sama, aturan, dan cara menghadapi hasil.
SD Al Ma’soem menjelaskan bahwa kegiatan kejuaraan dan lomba di luar sekolah ditujukan untuk mengasah kemampuan serta membiasakan peserta didik berkompetisi secara sehat dengan rekan sebaya.
Dengan pemahaman tersebut, anak dapat belajar bahwa menang dan kalah merupakan bagian dari pengalaman. Ketika menang, anak belajar menghargai proses dan tetap rendah hati. Ketika kalah, anak dapat belajar mengevaluasi pengalaman dan mencoba kembali tanpa merasa bahwa kegagalan menentukan seluruh kemampuannya.
Dalam kegiatan olahraga, anak tidak hanya bertanggung jawab terhadap kemampuan dirinya sendiri. Ketika mengikuti aktivitas kelompok, mereka juga memiliki tanggung jawab terhadap teman dan tim.
Anak dapat belajar hadir sesuai jadwal, membawa perlengkapan yang dibutuhkan, mengikuti instruksi, serta menjaga fasilitas yang digunakan. Kebiasaan tersebut terlihat sederhana, tetapi dapat menjadi bagian dari proses membangun kemandirian.
Nilai “Cerdas, Adaptif, Mandiri” juga tercantum dalam konsep pembentukan generasi SD Al Ma’soem. Karena itu, kegiatan di luar kelas dapat menjadi salah satu kesempatan bagi anak untuk belajar bertanggung jawab melalui pengalaman yang lebih praktis.
Orang tua tidak harus langsung menentukan olahraga berdasarkan anggapan mengenai kemampuan anak. Anak dapat diberikan kesempatan mencoba beberapa aktivitas untuk mengetahui kegiatan mana yang paling membuat mereka tertarik.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan antara lain:
Jika anak terlihat menikmati kegiatan tertentu, orang tua dapat memberikan dukungan tanpa harus langsung menetapkan target prestasi. Perkembangan kemampuan dapat mengikuti proses dan pengalaman anak.
Kegiatan olahraga dapat memberikan pengalaman yang berbeda dari pembelajaran akademik. Anak mendapatkan kesempatan bergerak, bekerja sama, mengenal aturan, berlatih, mencoba kembali ketika gagal, dan menikmati keberhasilan dari proses yang dilakukan.
Hal tersebut sejalan dengan misi SD Al Ma’soem yang tidak hanya mencakup kemampuan ilmu pengetahuan, teknologi, literasi, dan numerasi, tetapi juga penanaman kedisiplinan, budaya positif, kepedulian sosial, cinta lingkungan, dan gotong royong.
Untuk Tahun Ajaran 2027/2028, lingkungan pendidikan SD Al Ma’soem memberikan ruang bagi pengembangan minat dan bakat melalui ekstrakurikuler, Program Days, serta kejuaraan dan lomba di luar sekolah. Dengan pilihan olahraga seperti futsal, taekwondo, hockey, basket, panahan, dan bola voli serta fasilitas seperti lapangan mini soccer, lapangan basket, dan kolam renang, aktivitas fisik dapat menjadi salah satu bagian dari pengalaman anak selama menjalani pendidikan dasar.