Melestarikan Bahasa dan Budaya Sunda: Prestasi Membanggakan Siswa SMP Al Ma’soem di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026

Kecintaan terhadap bahasa, sastra, dan budaya daerah merupakan salah satu pilar penting dalam pembentukan identitas karakter bangsa. Komitmen nyata dalam melestarikan warisan leluhur kembali dibuktikan oleh para peserta didik SMP Al Ma’soem yang sukses memborong berbagai gelar juara dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2026. Keberhasilan gemilang ini semakin mengukuhkan posisi institusi sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya berprestasi di kancah sains dan olahraga, melainkan konsisten menjadi sekolah prestasi dalam memelihara kearifan lokal.

Sebagai bagian dari upaya nyata merawat bahasa Sunda di kalangan generasi muda, para perwakilan al masoem tampil memukau di berbagai cabang perlombaan, mulai dari penulisan aksara Sunda, seni ngadongeng, pembacaan sajak, borangan (bodor seorang diri), hingga seni suara tradisi pupuh. Prestasi masif ini membuktikan bahwa peningkatan prestasi belajar di dalam kelas berjalan selaras dengan kecintaan para siswa terhadap seni dan budaya daerahnya.

Dominasi Juara Kontingen SMP Al Ma’soem di FTBI 2026

Ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) selalu menjadi wadah bergengsi bagi para pelajar untuk menguji kemampuan dan kreativitas mereka dalam menggunakan bahasa Sunda secara baik dan benar. Menghadapi persaingan ketat dari berbagai sekolah, para siswa perwakilan SMP Al Ma’soem menunjukkan penguasaan materi budaya yang sangat matang.

Berikut adalah daftar lengkap siswa SMP Al Ma’soem yang sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang FTBI 2026:

  • Shaquilla Wafa Daneesha (Kelas 9-H) & M. Rafa Alvaro (Kelas 9-A) – Sukses menyabet gelar Juara 1 Aksara Sunda berkat ketelitian dan kerapian mereka dalam menuliskan aksara tradisional Sunda.

  • M. Syarif Kamil (Kelas 9-H) – Berhasil mempersembahkan Juara 3 Maca Sajak melalui penghayatan dan intonasi pembacaan puisi Sunda yang sangat ekspresif.

  • Vira Cantika Sinariqolbi (Kelas 8-H) – Keluar sebagai Juara Harapan 2 Maca Sajak setelah menampilkan pembacaan sajak yang sarat makna dan emosi.

  • M. Allene Raihaan (Kelas 9-D) – Sukses meraih Juara Harapan 3 Ngadongeng berkat keterampilan bertutur cerita tradisional yang interaktif dan memikat dewan juri.

  • Nayyara Syahquita Azzahra S. (Kelas 8-H) & Fatwa Khatam Tahzani (Kelas 8-IC-2) – Keduanya sukses mengamankan posisi sebagai Juara Harapan 3 Borangan (bodor seorang diri) dengan penampilan komedi tunggal berbahasa Sunda yang cerdas dan menghibur.

  • Aufar Kharismawan Kurnia (Kelas 8-E) – Berhasil meraih Juara Harapan 3 Pupuh melalui kepiawaiannya melantunkan tembang tradisional Sunda dengan cengkok dan laras yang pas.

Memperkuat Karakter Generasi Muda Melalui Budaya Lokal

Diseminasi prestasi yang diumumkan pada 31 Agustus 2026 ini menjadi bukti komprehensif bahwa ekosistem pendidikan di SMP Al Ma’soem dirancang secara holistik. Keberhasilan delapan siswa di ajang FTBI 2026 menunjukkan bahwa pembinaan bakat tidak hanya berfokus pada bidang modern dan internasional, tetapi juga mengakar kuat pada pelestarian budaya bangsa.

Dukungan penuh dari guru pembimbing, fasilitas latihan yang memadai, serta lingkungan belajar yang kondusif di sekolah unggulan ini menjadi kunci utama dalam mengantarkan para siswa meraih prestasi gemilang. Semoga pencapaian luar biasa ini mampu menjadi inspirasi bagi seluruh siswa lainnya untuk terus bangga menggunakan, melestarikan, and mengembangkan bahasa serta budaya Sunda di era modern.