Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Tahun 2022 menjadi tahun yang cukup normal, normal dalam arti yang sesungguhnya. Setelah 2 tahun kita ditimpa pandemi yang meresahkan seluruh umat manusia, akhirnya awal tahun 2022 menjadi salah satu tahun dimana semua hal yang berbau pandemi sudah mulai hilang. Namun tetap sebagai manusia kita harus tetap bisa menjaga jarak dan membatasi kerumunan jika memang sedang dalam keadaan kurang sehat, lebih baik istirahat di rumah atau tidaknya tetap menggunakan masker.
Tahun 2022 ini atau tahun 1443 H ini, tepat pada hari Minggu (10/07) seluruh umat muslim di beberapa wilayah di Indonesia melaksanakan ibadah idul qurban. Dimana idul adha sendiri dinamai juga “Idul Nahr” artinya hari raya penyembelihan. Hal ini untuk memperingati ujian paling berat yang menimpa Nabi Ibrahim. Akibat dari kesabaran dan ketabahan Ibrahim dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan, Allah memberinya sebuah anugerah, sebuah kehormatan “Khalilullah” (kekasih Allah).

Pada hari itu juga seluruh umat muslim di dunia melaksanakan penyembelihan hewan ternak, dari Sapi, Kambing, Domba ataupun unta. Di Negara kita sendiri, hewan yang selalu dikurbankan adalah sapi atau kambing. Tentu saja sapi dan kambing yang dalam keadaan sehat, tidak memiliki cacat fisik dan juga tidak berpenyakit menular.
Tepat pada hari ini juga lembaga Al Masoem atau masoem group melaksanakan idul adha dengan meriah. Setidaknya ada sebanyak 92 hewan kurban yang siap dipotong, dimana di Yayasan Al Masoem sendiri panitia idul qurban memotong sebanyak 5 sapi dan 10 domba dan semua hasil dari qurban tersebut akan disalurkan kepada masyarakat sekitar dan juga kepada masyarakat yang terdaftar di Musaadatul Ummah Bandung sebagai lembaga amil zakat Al Masoem.

Dari 87 orang mudhohi itu ada yang dilakukan penyembelihannya di beberapa tempat seperti di masjid Al Ma’soem Dangdeur, dan sebagian besar di lingkungan masing-masing unit usaha Al Ma’soem Group yang tersebar di Jawa Barat.
Adapun 5 sapi yang dipotong di Al Masoem, adalah sapi milik Ketua Yayasan Al Masoem Bandung, Keluarga besar Bapak H. Entang Rosadi Ma’soem (Dirut PT. Ma’soem), pengurus yayasan, Dir. Gas dan Dir Pabrik Air, Sapi ke 4 dari Dir. Pendidikan, Dir SPBU, Dir PSAM, Dir. SPBU, Istri Dirut BAMS, Staf Dirut Perizinan Hukum dan Guru SD Al Masoem, dan sapi terakhir miliki penerbit erlangga yang ikut serta dalam penyembelihan hewannya di komplek Yayasan Al Masoem Bandung.

Sedangkan untuk kambing milik istri Dir. Gas dan putrinya, Pengurus Yayasan Al Ma’soem Bandung serta divisi Yayasan Al Masoem baik itu OSIS dan MPK SD, SMP, SMA Al Ma’soem, Desan PSAM, dan BEM Masoem University. Alhamdulilah penyembelihan dengan sistem penyembelihan halal dilaksanakan dengan baik, sehingga tidak ada hal yang mengganjal baik bagi panitia dan juga bagi penerima daging hewan qurban Al Masoem.