Kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi SMP Al Ma’soem dari BEM Fakultas Kedokteran UNPAD

Ikuti 3 Cara Ini Agar Belajar Di Kelas Tidak Membosankan!

Sekolah menjadi tempat yang sangat penting bagi siswa untuk dapat belajar banyak hal baru. Kegiatan belajar tidak hanya di kelas saja, tetapi juga di luar kelas seperti kegiatan ekstrakurikuler, olahraga, bersosialisasi, dan lain-lain. Memang porsi belajar lebih banyak di dalam kelas, berbagai mata pelajaran penting diajarkan untuk menambah wawasan baru. Hanya saja tidak semua siswa bisa betah belajar di kelas. Tak jarang banyak yang merasa bosan atau mengantuk ketika mendengar penjelasan dari guru. Mengapa itu terjadi?

Ikuti 3 Cara Ini Agar Belajar Di Kelas Tidak Membosankan!

Fenomena bosan belajar di kelas ini bukan pemandangan baru di kehidupan sekolah. Ketika guru sedang asik memberikan penjelasan materi, ada saja siswa yang malah merasa kantuk atau sudah tidak fokus mendengar apa yang dijelaskan oleh guru. Ini mungkin terdengar sepele seperti menegur siswa tersebut untuk fokus, tetapi penting untuk dicari akar permasalahannya. Ini dilakukan agar sikap bosan tersebut bisa diselesaikan dengan cara efektif.

Lalu apa akar permasalah dari perasaan kebosanan belajar di kelas tersebut? Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi, penulis akan bagi menjadi faktor internal dan faktor eksternal.

Pada faktor internal atau faktor yang ada dalam diri individu, munculnya perasaan bosan untuk belajar ditimbulkan oleh faktor fisik ataupun psikologis siswa. Faktor fisik dapat berbentuk badan lemas atau badan pegal, sedangkan faktor psikologis dapat berbentuk pikiran yang tidak fokus, banyak pikiran, tidak menyukai  pelajaran tertentu, kondisi mental yang menurun dan lain sebagainya.

Sedangkan dalam faktor eksternal atau faktor dari luar, munculnya perasaan bosan untuk belajar dapat ditimbulkan oleh lingkungan belajar yang tidak kondusif, hubungan guru-murid di kelas, situasi monoton dan lain sebagainya.

Baik guru maupun orang tua perlu memahami kedua faktor tersebut untuk menemukan akar masalahnya. Sehingga ini akan mempermudah mereka untuk membantu memecahkan masalah dari masalah kebosanan di kelas. Perasaan bosan ini bila dibiarkan terus menerus, dikhawatirkan akan mempengaruhi skor akademis yang wajib dipenuhi.

Oleh karena itu dari penulis ada 3 cara yang bisa dilakukan kepada kalian para siswa agar belajar di kelas menjadi tidak membosankan. Mari simak penjelasan berikut!

Lebih Aktif di Kelas

Ketika situasi hati telah mantap untuk belajar, namun ternyata situasi kelas terasa begitu sepi, maka kamu bisa coba menjadi lebih aktif di kelas. Maksud lebih aktif di kelas ini dalam konotasi yang baik ya, seperti bertanya ketika dipersilahkan, menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru, berdiskusi dan lainnya.

Situasi ini akan lebih menguntungkan ketika guru yang berinisiatif untuk melakukan hal-hal membuat suasana lebih seru. Contohnya bermain games ataupun sekedar peregangan ringan.

Menyukai Pelajaran Yang Tidak Disukai

Iya, kamu tidak salah membacanya. Penulis tahu kalau kamu sebagai siswa memiliki mata pelajaran yang tidak disukai, sehingga ketika masuk jam pelajaran tersebut yang munculnya hanyalah rasa bosan. Coba amati dari berbagai sisi mengapa ini bisa terjadi. Kalau karena faktor internal, berarti ada sesuatu yang bikin mengganjal untuk mempelajari hal tersebut. Contohnya seperti tidak ada urgensinya atau pelajarannya terlalu rumit. Kalau karena faktor eksternal, berarti bisa jadi ada faktor guru yang terlibat.

Untuk mengatasi faktor internal, mungkin dibutuhkan dorongan kesadaran dari guru, orang tua atau bahkan teman sendiri yang menyampaikan bahwa belajar (mata pelajaran) ini menyenangkan, atau yang sejenisnya. Kamu bisa menggangap ini sebagai wawasan baru yang bisa menjadi bahan obrolan nanti bersama teman lainnya.

Kalau akibat faktor eksternal, mungkin kalau berhubungan dengan guru berarti dibutuhkan sumber belajar lainnya yang lebih mudah dimengerti. Misalnya saja buku bacaan lain atau meminta penjelasan dari teman. Harapannya ini dapat memudahkan kamu untuk memahami pelajaran dengan lebih mudah, sehingga jadi lebih bersemangat dan tidak bosan.

Memperbaiki Posisi Duduk

Postur tubuh ketika duduk ternyata mempengaruhi tingkat fokus dalam belajar, loh. Ketika duduk bersandar ke belakang kursi, pastikan bagian bawah punggung menempel pada sandaran kursi. Kalaupun tidak ingin bersandar, pastikan punggung tidak terlalu condong ke depan agar bisa mempertahankan punggung yang tegak. Selain untuk menjaga kesehatan tulang, konon aliran darah dari dan menuju otak akan menjadi lebih lancar dan membuat pikiran menjadi lebih fokus ketika belajar.

Itu tadi 3 cara yang bisa dilakukan agar belajar di kelas menjadi tidak membosankan. Semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi kalian untuk lebih semangat dalam belajar, ya.

 

 

Penulis: Gumilar Ganda