Aktivitas siswa di sekolah dan pesantren (34)

Etika Meminjam Barang Orang Lain

Penulis : Mohamad Ramdan

Etika merupakan nilai moral dan norma yang menjadi pedoman bagi seseorang maupun kelompok dalam mengatur tindakan dan perilaku. Etika itu sangat penting dimiliki setiap manusia, maka dari itu alasan pentingnya seorang manusia disekolahkan adalah agar dia memiliki etika yang baik, itu juga alasan kenapa di sekolah kita diajarkan tentang pendidikan pancasila dan juga pendidikan karakter lainnya.

Etika sendiri berfungsi mengatur sikap seseorang terhadap orang lain, sehingga muncul lingkungan atau keadaan yang harmonis. Bahkan secara tidak langsung mereka yang memiliki etika yang baik mampu menunjukan intelektualitasnya sebagai seorang manusia. Adapun tujuan dari etika adalah untuk mengajak seseorang agar dapat berfikir secara rasional dan kritis dalam mengambil sebuah tindakan, karena jika kita tidak berfikir secara rasional dan kritis bisa jadi tindakan yang kita ambil dapat merugikan diri kita sendiri dan orang lain di kemudian hari. Sifat bijaksana dan etika yang baik juga dapat mengantarkan manusia menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Etika meminjam barang orang lain

Ketika kita meminjam barang orang lain, kita juga harus memiliki etika dan moral yang baik. Etika dan moral juga merupakan hal yang berbeda, seperti dikutip dari alodokter.com pengertian etika dan moral merupakan 2 hal yang berbeda dimana etika merupakan nilai moral dan norma yang menjadi pedoman bagi seseorang maupun kelompok dalam mengatur tindakan dan perilaku sedangkan moral adalah ide atau gagasan yang dianut seseorang tentang apa yang benar dan apa yang salah terutama yang berkaitan dengan perilaku atau sikap dalam menjalani kehidupan. 

Etika dalam meminjam barang orang lain juga bisa dibagi menjadi 2 hal jika melihat kepada jenis barang yang kita pinjam, seperti barang yang bersifat barang biasa yang tidak mengandung privasi sama sekali dan barang yang mengandung privasi. Barang yang tidak mengandung privasi seperti barang barang yang memang umum dipinjam dan digunakan orang orang seperti peralatan dapur, peralatan pertukangan, dan lain sebagainya dan barang yang bersifat privasi adalah handphone atau smartphone.

PPDB Al Masoem (1) PPDB Al Masoem (3) PPDB Al Masoem (2)

Pendidikan karakter siswa menjadi moto utama Al Masoem dalam pengembangan intelektual peserta didik di sekolah dan di asrama

Barang bersifat konvensional

Dalam meminjam barang yang bersifat konvensional seperti peralatan dapur, alat pertukangan, alat bengkel etika yang harus kita lakukan adalah :

  1. Sampaikan maksud dan tujuan dengan sopan

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah meminta pinjaman dengan sopan santun. Misalkan dengan cara tersenyum, meminta dengan ramah dan usahakan menggunakan bahasa yang baik seperti “tolong”. Selain itu juga berkata jujur tentang kebutuhan dan hal yang anda ingin lakukan dengan barang barang yang ingin anda pinjam juga merupakan etika yang baik yang bisa anda laksanakan. Jangan sampai anda berbohong dan menyalahgunakan barang yang anda pinjam.

  1. Jika tidak diberikan pinjam jangan memaksa

Terkadang orang lain memiliki alasan tertentu dalam meminjamkan barang kepada orang lain, jika memang orang yang ingin anda minta tolong untuk meminjamkan barangnya sedangkan mereka tidak memberikan anda pinjaman, jangan pernah memaksa untuk meminjamkannya kepada anda. Selain karena anda tidak memiliki hak untuk memaksa dalam etika yang baik juga semua orang memiliki hak untuk menolak karena alasan yang menurut mereka benar.

Utamakan juga pemilik barang, jika barang yang ingin anda pinjam sedang pemilik gunakan usahakan untuk tidak meminjam atau bisa meminjam tapi setelah pemilik barang tersebut menggunakannya. 

  1. Jaga dan rawat dengan baik

hal yang paling penting dalam meminjam barang orang lain adalah menjaga dan merawat barang tersebut. Jika keadaan awal barang yang anda pinjam dalam keadaan bersih, usahakan kembalikan barang itu dalam keadaan bersih. Jika memang anda tidak sengaja membuat goresan atau membuat barang yang anda pinjam rusak atau menjadi disfungsi usahakan anda ganti dan tetap memberitahukan pemilik bahwa barang yang anda pinjam menjadi rusak karena alasan alasan yang bisa dipertanggungjawabkan.

  1. Segera kembalikan jika sudah tidak digunakan

Jangan malas untuk mengembalikan barang yang sudah anda pinjam. Jika sudah selesai digunakan segera kembalikan dan ucapkan terimakasih. Bahkan jika perlu anda memberikan tips seperti membawa sedikit cemilan sebagai ganti jasa dari pemilik barang juga diperbolehkan.

Fasilitas dan kegiatan siswa pesantren (140)
etika dalam meminjam smartphone orang lain

Lantas bagaimana dengan etika meminjam barang yang bersifat privasi seperti handphone atau smartphone? Etika meminjam handphone atau smartphone orang lain hampir sama dengan etika meminjam barang orang lain, namun perlu diingat juga yang namanya smartphone atau handphone merupakan sumber privasi seseorang, maka ada beberapa etika yang perlu kamu ikuti seperti :

  1. Jangan membuka whatsapp , Email, SMS dan semua pesan singkat lainnya

Terkadang ada beberapa orang yang beretika buruk, berani membuka whatsapp seseorang, berani membaca chat seseorang dengan orang lain dan bahkan ada yang membajak pesan seseorang dengan menggunakan IMEI smartphone yang mereka miliki. Dalam lingkungan bermasyarakat, meminjam sesuatu bukan berarti kamu bisa bebas membuka sesuatu. Ketika seseorang dipinjami sebuah kunci dan sebuah kotak bukan berarti seseorang tersebut harus membuka kotak yang dipinjamkan juga kan? Terkadang etika seperti ini terbilang simpel, namun percayalah jika kamu melakukannya kamu termasuk seseorang yang sangat beretika buruk.

  1. Jangan membuka galeri

Meskipun alasannya karena penasaran, membuka galeri di smartphone orang lain juga merupakan hal yang tidak diperbolehkan, karena bisa jadi digaleri seseorang tersebut ada beberapa foto seseorang yang bersifat pribadi. 

  1. Menggunakannya untuk menelpon atau membuka aplikasi video

Memang jika tujuan awal anda meminjam adalah untuk menelpon keluarga atau kerabat dan pemilik memperbolehkan silahkan saja, tapi bukan berarti kamu bisa menggunakannya selama berjam jam untuk menelpon, kamu juga boleh membuka youtube jika diizinkan namun yang jadi masalah apakah ada orang yang rela memberikan smartphonenya untuk temannya yang gabut hanya karena ingin menonton youtube?

  1. Jangan membuka media sosialnya

Terkadang dengan alasan iseng seseorang sengaja membuka sosial media orang lain, bahkan orang orang jahil menggunakan media sosial orang lain untuk kebutuhan lelucon mereka atau istilah mereka adalah “prank” namun tetap saja iseng itu ada batasannya jika keisengan anda merugikan orang lain jelas itu sangat tidak baik.

  1. Jangan gunakan tethering untuk menghemat kuota anda sendiri

Hal yang seperti umum namun tetap butuh persetujuan dari pemilik smartphone yang anda pinjam adalah fungsi dari tethering itu sendiri. Perlu diketahui tethering merupakan istilah dalam menshare wifi kita kepada orang lain agar orang lain dapat menggunakan wifi kita untuk mengakses internet. Hal yang perlu diingat ketika “numpang” wifi jangan terlalu berlebihan, jika anda ingin mengecek whatsapp cukup cek whatsapp saja dan jika sudah tidak digunakan anda bisa bilang terimakasih untuk pemilik smartphone mematikan kembali tethering nya. Jangan gunakan tethering untuk membuka sosial media apa lagi youtube.

Menjadi orang bermoral merupakan hal yang baik, karena moral itu bisa membatasi kita sendiri untuk melakukan tindakan tindakan yang tidak diperlukan begitu juga menjadi orang beretika tentu saja sangat bermanfaat karena selain akan disukai orang lain, orang beretika juga terlihat lebih berintelektual dibandingkan mereka yang benar benar berilmu tapi tidak beretika.
Etika atau karakter ini juga selalu dijadikan pelajaran khusus pada hari Senin dalam KPAM (jika tidak masuk giliran upacara bendera). KPAM ini merupakan pembekalan pendidikan karakter bagi siswa SMP dan SMA Al Masoem agar mampu menjadi siswa yang beretika dan berintelektual.