Ekstrakurikuler merupakan kegiatan sekolah yang terkoordinasi, terarah dan terpadu dengan kegiatan sekolah lainnya, dimana ekstrakurikuler atau sering disingkat ekskul ini memiliki tujuan yaitu memperdalam bidang tertentu berdasarkan minat dan potensi yang ada dalam diri seorang tenaga didik.
Ekstrakurikuler juga beragam tergantung dari minat dan bakat peserta didik, namun pada umumnya ekstrakurikuler sekolah selalu dibagi menjadi beberapa kelompok seperti ekstrakurikuler Seni, Olahraga dan IMTAQ + IPTEK. Pada dasarnya ekstrakurikuler olahraga lebih banyak pilihannya daripada ekstrakurikuler lainnya, tapi meski begitu setiap ekstrakurikuler memiliki kelebihannya tersendiri.

Berbicara tentang ekstrakurikuler, ada satu ekstrakurikuler favorit siswa yang masih jarang ditemui di berbagai sekolah, yaitu ekstrakurikuler film making atau ekstrakurikuler pembuatan film pendek. Ekstrakurikuler ini biasanya bekerja sama dengan ekstrakurikuler lainnya seperti sinematografi dan juga terkadang bekerjasama dengan ekstrakurikuler jurnalistik, tergantung dari tema dan video yang akan dibuat. Ekstrakurikuler film making ini sangat bermanfaat bagi siswa yang mengikutinya, terutama bagi siswa yang memiliki hobi mengedit sebuah video atau membuat konten, baik itu konten youtube, tiktok, instagram reels dan berbagai macam platform video dan media sosial lainnya.
Ekstrakurikuler ini juga terkadang selalu digunakan oleh OSIS dan MPK untuk membantu program OSIS terutama dalam menyebarkan informasi, membuat video dalam sebuah acara sekolah dan juga berbagai macam acara lainnya. Maka dari itu ekstrakurikuler ini sangat penting ada di sekolah, baik itu tingkat SMP dan SMA karena selain dapat membuat siswa yang berminat mampu mengembangkan minat dan bakatnya di bidang editing video, ekstrakurikuler ini jelas memberikan siswa pengalaman yang penting dalam proses pembuatan sebuah video.
Siswa juga dituntut untuk bisa sabar dan menganalisa kekurangan video yang dibuat sebelum diupload di youtube, selain itu juga ekstrakurikuler ini mengajarkan tentang kesabaran dalam “merender sebuah video” yang memang kadang membutuhkan waktu lama, selain itu juga ekstrakurikuler film making ini mengajarkan siswa tentang pentingnya sebuah kerjasama dalam sebuah tim untuk membuat sebuah film yang menarik dan disukai semua orang.

Film making ini juga dapat membuat mereka yang berminat mampu memahami arti sebuah seni dalam bentuk visual, dimana kreativitas dan imajinasi seorang siswa dapat dikeluarkan dalam bentuk sebuah video. Ekstrakurikuler ini juga menuntut siswa untuk bisa menyelaraskan antara ritme video dengan backsound agar bisa berjalan dengan mulus. Film making biasanya ada di jurusan manajemen informatika pada saat kuliah, namun meski begitu beberapa sekolah dengan fasilitas yang memadai sudah mengadakan ini dalam bentuk ekstrakurikuler. Adapun beberapa aplikasi yang biasanya digunakan dalam ekstrakurikuler film making yaitu Adobe Premiere Pro dan Adobe After Effect. Ada pula beberapa yang terbiasa menggunakan filmora atau aplikasi editing lainnya juga diperbolehkan, selama hasil yang jadi atau output dari project dari ekstrakurikuler ini memang sesuai dengan harapan dari koordinator ekstrakurikuler.
Di Al Masoem ekstrakurikuler film making ini bisa anda ambil di SMP dan SMA, terutama SMP kelas 7-8 dan SMA kelas 10-11 karena pada kelas 9 dan 12 siswa sudah difokuskan pada Ujian Sekolah dan PTN bagi siswa SMA. Adapun beberapa fasilitas di Al Masoem yang bisa dimaksimalkan siswa yang memang berminat pada ekstrakurikuler ini seperti, kamera khusus untuk film, green screen dan berbagai macam peralatan lainnya. Ada juga studio untuk melakukan podcast dengan berbagai macam peralatan yang sudah include di dalamnya sehingga siswa yang ingin menggunakannya untuk ekstrakurikuler film making atau ekstrakurikuler jurnalis dan lainnya bisa digunakan dengan maksimal. Studio juga berbeda beda dari SD, SMP dan SMA karena setiap divisi memiliki studionya masing masing sehingga tidak akan mengganggu divisi lain ketika akan digunakan.

Selain itu, siswa juga tidak harus menggunakan kamera Yayasan untuk shooting video, cukup menggunakan kamera DSLR milik anggota sinematografi ataupun fotografi atau kamera pribadi untuk mengambil shooting video. Namun ingat, ijin membawa kamera hanya kamera DSLR atau Mirrorless dan itu harus digunakan pada saat ekstrakurikuler saja tidak pada saat KBM atau istirahat karena selain dapat mengganggu KBM juga ditakutkan ada kecemburuan sosial dari siswa lainnya. Proses editing video juga bisa menggunakan LAB komputer masing masing divisi, yang bukan lagi komputer standar tapi komputer yang sudah bagus dan lancar untuk editing video.
Ekstrakurikuler film making menjadi salah satu ekstrakurikuler yang menarik banyak pihak terutama siswa yang memang senang membuat sebuah konten youtube. Karena dengan ekstrakurikuler ini siswa tidak perlu otodidak dalam mengedit sebuah film tapi siswa bisa diajarkan ilmu dan diberikan tips dan trik dalam pembuatan video, dalam mengambil angle, dalam penggunaan kamera dan lain sebagainya. Ekstrakurikuler filmmaking ini sangat penting, apalagi di era gempuran teknologi digital selain itu ekstrakurikuler ini bisa membantu anda yang memang memiliki harapan ingin menjadi seorang youtuber bisa selangkah lebih dekat dengan impian anda. Film making juga akan terasa menyenangkan ketika kita mampu membuat sebuah film yang jauh diluar ekspektasi kita. Yuk gabung dengan ekstrakurikuler film making di Al Masoem, dan dapatkan pengalaman berharga dalam mengedit sebuah film.

