Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Pagi itu, kawasan Al Ma’soem sudah dipenuhi langkah-langkah kecil. Anak-anak datang bersama orang tua mereka, sebagian tampak gugup, sebagian lagi penasaran.
Hari itu bukan hari biasa. Itu adalah bagian dari rangkaian Haul Pendiri Al Ma’soem Group—sebuah tradisi yang tidak hanya diisi dengan doa, tetapi juga aksi nyata.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak Kamis (26/3/2026) dengan tahlilan di pemakaman keluarga. Suasana khidmat menyelimuti acara tersebut.
Namun, bagi Al Ma’soem, mengenang tidak cukup hanya dengan doa. Harus ada tindakan nyata.
Pada Minggu (29/3/2026), kegiatan sosial mencapai puncaknya. Sebanyak 300 anak mengikuti khitanan massal gratis.
Setiap anak membawa cerita. Setiap orang tua membawa harapan.
Bagi mereka, ini bukan sekadar layanan kesehatan. Ini adalah kesempatan.
Tak jauh dari lokasi khitan, layanan kesehatan gratis juga berlangsung.
Ratusan warga memanfaatkan kesempatan ini—138 untuk pengobatan umum, 64 untuk pemeriksaan mata, dan 101 untuk cek gula darah.
Semua dilakukan dalam satu tujuan: memberikan akses kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.
Kegiatan donor darah menjadi simbol solidaritas. Dari 74 peserta, sebanyak 56 orang berhasil mendonorkan darahnya.
Mereka mungkin tidak tahu siapa yang akan menerima darah tersebut. Tapi mereka tahu satu hal: seseorang akan terbantu.
Di sisi lain, suasana berbeda terlihat. Tawa anak-anak dhuafa menggema.
Sebanyak 600 dhuafa dari 14 panti asuhan menikmati hari mereka. Makan bersama, bermain, dan merasakan kebahagiaan yang sederhana.
Di momen itulah, makna haul terasa lebih hidup.
Haul ini menjadi pengingat bahwa warisan terbesar para pendiri bukanlah bangunan atau institusi, tetapi nilai.
Nilai untuk berbagi. Nilai untuk peduli.
Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Silaturahmi Idulfitri pada Senin (30/3/2026), menghadirkan tausiyah dan kebersamaan.
Dan pada akhirnya, haul ini bukan hanya tentang masa lalu.
Ia adalah tentang masa depan—tentang bagaimana kebaikan terus dilanjutkan.