SMA Al Masoem

Cara Mengatasi Kasus Bullying Di Al Masoem Bandung

Di dalam dunia pendidikan, sudah sering terdengar kasus bullying yang terjadi antar siswa. Entah karena masalah sepele hingga masalah berat sekali pun. Hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian dan pemahaman orang tua atau pun guru terhadap siswa. Rata – rata pendidikan di Indonesia sekarang ini hanya memusatkan pada pendidikan akademis anak dan tidak terlalu memperhatikan pada pendidikan karakter anak. Hal ini didasarkan pada tujuan untuk mempersiapkan anak di persaingan masa depan yang mengandalkan kemampuan otak.

Namun, sekolah sebagai lingkungan pendidikan berbagai lini usia seharusnya tetap memperhatikan semua aspek pendidikan dalam porsi yang seimbang. Mulai dari tahap pengenalan, pengamatan, bimbingan, hingga evaluasi, sehingga setiap siswa bisa mengembangkan semua kecerdasan yang dimiliki, entah itu kecerdasan emosi, kecerdasan intelektual, hingga kecerdasan spiritual.

Sebagai seorang yang berpendidikan, kita sudah tahu bahwa tindakan bullying adalah tindakan yang tidak baik. Oelh karena itu, kasus seperti ini sudah seharusnya mendapatkan perhatian khusus dari pihak orang tua dan sekolah, entah itu dari pemberian sanksi atau pun hukuman. Lantas bagaimana smp al masoem bandung mengatasi kasus bullying ini.

Mengatasi Kasus Bullying Di Al Masoem Bandung

Tidak bisa dipungkiri, jika kasus bullying adalah kasus yang cukup riskan terjadi di lingkungan sekolah. Biasanya kasus ini akan dilakukan secara tersembunyi dan dalam waktu yang random dan tidak biasa, sehingga sulit sekali terdeteksi oleh pihak sekolah.

Smp Al Masoem Bandung, sebagai sekolah islam terbaik di Jawa Barat tentunya sangat mengecam aksi bullying di sekolah atau lingkungan asrama, baik kasus ringan hingga berat sekali pun. Tidak sedikit kasus bullying di beberapa sekolah yang tidak berakhir dengan tuntas, hanya karena pihak sekolah menganggap bullying yang terjadi hanya sekedar gurauan anak – anak saja. Namun jangan pernah menyepelekan kasus ini begitu saja. Jika tidak segera ditindaklanjuti, bullying akan menjadi kebiasaan dan dianggap sebagai hal yang wajar.

Dalam mengatasi kasus bullying ini, Smp Al Masoem sudah melakukan berbagai macam cara, antara lain

  • Membuat peraturan tertulis, tentang hukuman aksi bullying di sekolah supaya bisa ditaati siswa. Cara ini dilakukan dengan tujuan supaya siswa merasa terdapat sebuah aturan yang mengharuskan dirinya untuk bersikap disiplin dan bertindak di koridor yang tepat tanpa harus merugikan orang lain.
  • Menerapkan kurikulum kurtilas di setiap Jika biasanya di sekolah lain biasanya hanya berfokus pada kegiatan akademis saja, maka SMP Al Masoem tidaklah demikian. Dengan memanfaatkan kurikulum kurtilas yang disempurnakan ini, sistem pendidikan al masoem lebih menekankan pada pendidikan yang sesuai dengan syariat islam hingga 70 %. Dengan penambahan kurikulum ini, siswa akan mendapatkan pelajaran agama secara mendalam, baik dari segi akhlaq, aqidah, tauhid, dan masih banyak lagi. Dengan metode ini, diharapkan siswa smp al masoem akan menjadi pribadi yang memiliki kepribadian yang baik dan mulia. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada pola pikir siswa, sehingga tindakan bullying dapat terhindarkan.
  • Menghilangkan sistem senioritas di lingkungan sekolah dan asrama. Tindakan bullying yang biasa terjadi di lingkungan sekolah kerap disebabkan karena aspek senioritas. Seseorang atau sekelompok anak yang merasa lebih senior atau lebih unggul dari anak – anak yang lain, yang ingin mendapatkan pengakuan, sering melakukan tindakan bullying. Di smp al maseom sendiri, sejak siswa masuk pertama kali, sistem kesetaraan sudah ditekankan saat masa orientasi, di mana laki – laki dan wanita sama saja, siswa antar kelas memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai bidang pendidikan yang kental.
  • Pemasangan CCTV di berbagai sudut sekolah. Sebagai sebuah lembaga pendidikan yang besar, Smp Al Masoem sudah bertekad untuk menghapuskan tindakan bullying di lingkungan sekolah. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan pemasangan CCTV di berbagai sudut sekolah. CCTV ini aktif selama 24 jam dan terhubung langsung dengan pihak berwenang. Dengan adanya CCTV ini, diharapkan pihak sekolah bisa melakukan pemantauan secara langsung terhadap aktivitas siswa dan siswinya serta untuk mencegah tindakan membolos, bullying, pelecehan seksual, penggunaan miras dan narkoba, dan lainnya.
  • Penerapan sistem punishment kepada siswa. Di Smp Al Masoem, sistem punsihment sudah berlaku cukup lama dan ini berlaku untuk semua jenis p Setiap pelanggaran akan mendapatkan hukuman tersendiri tergantung dari jenis pelanggarannya. Khusus untuk kasus bullying, ada sistem hukuman tersendiri. Dalam kasus korban merasa takut melapor kepada pihak sekolah, korban bully bisa melaporkan kasus tersebut ke orang tua. Selanjutnya orang tua bisa meneruskan laporan kepada pihak sekolah, khususnya di bagian kesiswaan atau orang tua bisa melaporkan langsung kejadian di call center khusus yayasan al masoem bandung di nomor 081122700227. Kemudian, jika terdapat laporan kasus bullying yang sudah parah, misalnya kekerasan fisik, bisa segera dilaporkan ke wali kelas atau pun wali santri dari anak tersebut. Selanjutnya, laporan akan diserahkan langsung ke guru bp smp al masoem yang akan segera memanggil orang tua dari tersangka bully tadi. Mulai dari teguran, hukuman, hingga dikeluarkan dari sekolah, tergantung kasus yang terjadi dan kesepakatan kedua belah pihak.
  • Adanya sistem pemutihan di sekolah. Tidak semua kasus bullying merupakan kasus yang berat. Ada yang masuk kategori ringan namun bisa di maafkan, hanya saja tidak boleh dibiarkan begitu saja. Jika kategori bullying yang terjadi masih ringan, maka akan dimasukkan ke dalam sistem point. Jika point kesalahan siswa mencapai 60 dan santri mencapai 100, maka akan dilakukan pemutihan sehingga skor menjadi 0 lagi.