Santri (Custom)

Belajar Bertanggung Jawab di Boarding School Al Masoem

Penulis : Mohamad Ramdan

Deskripsi : Salah satu manfaat dari Boarding School adalah peserta didik akan diajarkan tentang tanggung jawab. Tanggung jawab dapat tercipta dari Boarding School dan dari pesantren, karena baik itu boarding school atau sekolah berasrama dan pesantren peserta didik akan diajarkan tentang pentingnya bertanggung jawab akan hal yang sudah mereka lakukan selama di pondok.

Dewasa ini menjadi peserta didik tidak hanya dituntut untuk belajar dan menuntut ilmu. Namun di dalam dunia pendidikan abad 21 ini peserta didik dituntut untuk mampu belajar pendidikan karakter atau perbaikan akhlak peserta didik, dituntut untuk mampu memaksimalkan minat dan bakatnya dengan program sekolah yang sangat berguna demi masa depan peserta didik dan yang paling penting adalah peserta didik akan diajarkan tentang tanggung jawab tertua peserta didik yang hidup dan belajar di lingkungan sekolah berbasisi pesantren atau boarding school.

Boarding School merupakan sekolah berasrama. Ada banyak jenis Boarding School, di Indonesia yang umum adalah Sekolah berasrama bagi wanita atau khusus wanita, boarding school berbasis agama baik itu agama Islam dan Kristen, ada juga boarding school khusus militer. Namun di setiap boarding yang menjadi ciri khas yang sama adalah diajarkannya tanggung jawab bagi peserta didiknya. 

Adapun konsep boarding school mengajarkan ilmu dan tanggung jawab pada peserta didiknya adalah dengan menyerahkan “kamar” atau asrama kepada peserta didik sebagai tanggung jawab mereka. Tanggung jawab disini adalah tanggung jawab dalam merawat kamar, kebersihan kamar, kerapian kamar dan peserta didik juga dituntut untuk bisa membuat kamar selalu dalam keadaan baik tidak bau dan selalu bersih.

Peserta didik di sekolah berasrama juga dituntut untuk bisa bertanggung jawab akan dirinya sendiri,. baik itu dalam menyimpan barang milik mereka sendiri, bertanggung jawab juga jika barang yang mereka miliki atau barang teman satu kamar hilang. Karena yang namanya asrama tidak bisa dipungkiri jika terdapat teman satu kamar yang “jahil” terutama terhadap barang orang lain.

Maka dari itu tidak aneh jika dalam settpa boarding school terdapat beberapa tata tertib yang dimana beberapa isinya adalah dolar align kepada peserta didik untuk membawa peralatan elektronik dan barang berharga lainnya. Terlebih juga untuk peserta didik perempuan tidak diperbolehkan menggunakan perhiasan yang mencolok seperti, gelang,n kalung emas jika anting dan cincin masih diperbolehkan hanya saja dengan aturan tidak terlalu berlebihan alasannya bukan karena sekolah sebagai sarana untuk belajar saja tapi juga agar meminimalisir kehilangan dan mengurangi tanggung jawab kepada peserta didik.

Di Al Masoem tanggung jawab peserta didik diikuti juga dengan edukasi dari wali santri tentang pentingnya merawat kamar, edukasi ini dilaksanakan setiap 1 minggu 1 kali, bukan hanya ceramah singkat dari wali santri pada hari Senin saja, tapi juga razia rutin dari kamar ke kamar santri agar wali santri dapat memantau kamar santri dan kerapian kamar santri secara rutin.

Tanggung jawab santri juga akan ditanyakan pada setiap awal bulan, karena di awal bulan ini santri Al Masoem akan dinilai akan kerapihan dan kebersihan kamar. Jika kamar dalam keadaan tidak karuan maka wali santri akan mendapatkan penilaian yang jelek dan dianggap tidak sanggup dalam mengurus dan mengelola santri Al Masoem, begitu juga sebaliknya jika kamar dalam keadaan rapi maka wali santri akan diberikan nilai yang baik yang berimbas pada pendapatan wali santri yang akan bertambah.

Setiap kamar yang dalam keadaan tidak rapi juga akan diberikan sanksi oleh pihak pesantren terutama kepada wali santrinya agar mampu memberikan perhatian lebih kepada santri yang tinggal di kamar yang tidak bersihkan.

Wali santri juga berguna untuk mengetahui alasan kenapa santri tidak membersihkan kamar sesuai dengan SOP yang berlaku di pesantren Al Ma’soem yaitu bahwa setiap kamar santri adalah tanggung jawab santri itu sendiri. Memang kami menyediakan bagian kebersihan sebagai sarana kebersihan di Pondok pesantren Al Masoem namun tanggung jawab sarana kebersihan hanya bagian selasar, masjid, kelas, area makan dan berbagai tempat umum fasilitas santri lainnya sedangkan kamar santri adalah tanggung jawab santri itu sendiri.

Mengajarkan tanggung jawab santri bukan hanya dengan memberikan mereka hal yang bisa mereka pertanggungjawabkan tapi juga bisa dengan mengajak santri untuk bertanggung jawab dengan membeberkan beberapa manfaat dan beberapa “hadiah” yang bisa mereka dapatkan jika mampu bertanggung jawab baik itu terhadap lingkungan yang mereka tempati dan juga terhadap dirinya sendiri. Tanggung jawab bagi seorang peserta didik ini penting karena dengan tanggung jawab peserta didik akan lebih dihargai orang lain, lebih memiliki ketelitian yang tinggi, akan lebih dipercaya orang lain dan yang paling penting adalah dengan belajar tanggung jawab santri akan semakin dekat dengan kesuksesannya sebagai seorang pelajar.