Setiap tahun siswa lulusan SMA Al Ma’soem Selalu ada yang diterima di ITB, baik itu melalui jalur SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang sekarang diganti menjadi SNBP atau Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi, jalur SBMPTN atau Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang diganti menjadi Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2023 ataupun jalur Mandiri. Meskipun tidak sebanyak universitas lain seperti UIN sunan gunung djati, UNPAD, UPI, UGM, UNISBA dan lain sebagainya, bisa diterima ITB merupakan sebuah pencapaian yang sangat patut dibanggakan karena memang sulitnya seleksi masuk dan banyaknya peminat yang masuk ke ITB yang membuat ITB menjadi salah satu Universitas Terbaik di Indonesia yang memang sangat susah untuk ditembus bagi beberapa sekolah. Tapi ini bukan tentang sekolah, tapi tentang bagaimana siswa bisa memaksimalkan waktu yang mereka miliki selama di sekolah untuk bisa diterima di ITB baik itu melalui jalur SNBP, UTBK ataupun Mandiri.
Di tahun ini ada salah satu peserta didik atau alumni tahun pelajaran 2022-2023 yang berhasil masuk ke Institut Teknologi Bandung atau ITB melalui Jalur SNBP adalah Jovilia Ananda siswa SMA Al Masoem kelas XII MIPA 2 yang mengambil jurusan SITH- R atau Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – Rekayasa di Institut Teknologi Bandung 2023. Dimana seperti dikutip dari myitbadventure ada empat jurusan di fakultas ini yakni Rekayasa Hayati, Rekayasa Pertanian, Rekayasa Kehutanan, dan Teknologi Pasca Panen. Semua jurusan yang ada di fakultas ini nantinya akan berkuliah di ITB Jatinangor (setelah masa TPB) dan yang paling penting adalah jurusan SITH- R atau Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – Rekayasa di Institut Teknologi Bandung sudah terakreditasi “A”.

Dalam track recordnya selama menjadi siswa Al Masoem Jovilia Ananda merupakan salah satu siswa berprestasi di Al Masoem, prestasi yang pernah didapatkan adalah prestasi dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional seperti :
- Emas di Olimpiade Bahasa Indonesia tingkat Nasional
- Emas di Bidang Ekonomi tingkat Nasional
- Emas di Bidang Biologi tingkat Nasional
- Perak ajang National Olympics tingkat Nasional
- Perak Kejuaraan taekwondo tingkat Provinsi
- Perunggu di Bahasa Indonesia tingkat Nasional
- Perunggu di Bidang Biologi tingkat Nasional
- Perunggu di Bidang Ekonomi tingkat Nasional
- Perunggu di Bidang Ekonomi Tingkat Nasional
- Perunggu di Bidang Biologi tingkat Nasional
- Perunggu di Bidang Biologi Kejuaraan ISO IV
- Perunggu dalam ONN sesi 3
Menurut Jovi panggilan kecil dari Jovlia Ananda dia membagikan tips agar bisa diterima di ITB melalui jalur SNMPTN atau yang sekarang terkenal dengan sebutan jalur SNBP diantaranya adalah sebagai berikut :
- Memiliki tujuan dari awal atau target dari awal masuk SMA
Hal utama yang harus disiapkan oleh siswa atau para peserta didik adalah harus memiliki target di awal semester di kelas 10, ini yang memang terbilang susah mengingat rata rata anak di usia remaja lebih suka bermain daripada memikirkan target dan tujuan masa depan mereka. Menentukan target dan membuat tujuan bukan berarti anda tidak boleh menikmati masa muda anda dengan bermain dan bergaul dengan teman teman anda. Tentu saja boleh tapi ingat, harus dengan porsi yang seimbang dan harus tahu waktu kapan itu anda main dan kapan anda belajar.
Target disini bagi setiap orang berbeda beda, apakah itu target ini masuk Universitas apa, Jurusan apa, itu tergantung anda semua. Tapi jika anda memang ingin bisa diterima ke ITB cobalah untuk bisa isi target anda untuk bisa diterima di ITB dan jangan lupa untuk lanjut ke tips ke 2.
- Cari tahu informasi tentang Universitas tujuan anda dari kelas 10
Ini yang kadang selalu jadi pertanyaan dari orang orang, loh kok jauh amat dari kelas 10? Memang betul, karena untuk masuk ke universitas favorit apalagi melalui jalur SNMPTN atau SNBP harus dari jauh jauh hari bahkan dari awal tahun kita masuk ke SMA. Misalkan target saya dulu, saya ingin masuk ke ITB, dari kelas 10 saya sudah mulai mencari tahu tentang ITB, bagaimana seleksi masuknya, bagaimana cara masuk dan diterima melalui jalur SNMPTN dan lain sebagainya, ini penting karena jalur SNMPTN atau SNBP merupakan jalur yang memang memiliki syarat utama yang lumayan sulit.

- Nilai harus bagus dari semester 1 sampai 5
Seperti yang saya bilang di atas, kenapa harus dari kelas 10? karena untuk masuk ITB melalui jalur SNMPTN itu dilihat dari nilai raport kita yaitu nilai raport dari semester 1 berarti kelas 10 hingga semester 5. Adapun nilai rata rata dari semester 1 sampai 5 itu harus selalu naik, minimal nilai rata rata dari semester 1-4 juga adalah 80 sampai 90, usahakan untuk semester akhir atau semester 5 adalah 85 sampai 90, usahakan jangan kurang dari 85 untuk 6 mata pelajaran inti seperti bahasa Inggris, bahasa Indonesia, Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia.
- Perbanyak sertifikat selama di SMA
Ini juga penting untuk bisa diterima di ITB melalui jalur SNBP yaitu memiliki sertifikat yang banyak, sertifikat disini bisa jadi bahan pertimbangan diterimanya kita atau tidak diterimanya kita baik itu di ITB ataupun di Universitas lainnya. Sertifikat disini bisa sertifikat tahfidz Quran jika anda lulusan SMA Pesantren, Sertifikat keikutsertaan dalam sebuah event relawan atau kemanusiaan, Sertifikat anda sebagai seseorang yang pernah ikut dalam organisasi yang positif bahkan bisa juga sertifikat anda setelah anda ikut serta dalam sebuah kompetisi. Seperti track record di Al Masoem, Jovi memang merupakan siswa yang aktif dalam kompetisi dan rajin mendapatkan beasiswa dari sekolah maka dari itu tidak aneh jika Jovi bisa diterima di ITB melalui Jalur SNBP meskipun sertifikat ini bukan syarat utama bisa diterimanya seseorang di ITB, hanya sebagai pelengkap saja.
- Jika memungkinkan, ikut les atau bimbingan belajar
Jika memungkinkan, ikut bimbingan belajar atau les juga bisa menjadi penentu kita diterima atau tidaknya. Ini bukan berarti saya mempromosikan tempat les atau bimbingan belajar, ungkapnya. Tapi lebih kepada bagaimana cara kita ikhtiar untuk bisa diterima ke ITB. Adapun maksud kenapa saya rekomendasikan untuk ikut bimbel adalah karena agar kita sebagai peserta didik bisa lebih fokus dalam belajar, bimbel juga kadang membuat kita lebih mudah memahami pelajaran di sekolah. Karena ada beberapa bimbel yang memang bekerjasama dengan sekolah yang dimana mereka membagi informasi antara kurikulum yang dipakai dan pelajaran apa saja yang dimuat, ini bagus untuk mempermudah kita dalam mengikuti pelajaran ketika di sekolah. Efeknya ketika kita sudah mudah paham akan pelajaran di sekolah, kita juga bisa mengatur fokus pada pelajaran lainnya, tutupnya.

Lulusan SMA Al Masoem diterima melalui jalur SNBP dan USBK itu banyak bahkan setiap tahun selalu mengalami kenaikan hingga 53%, ini merupakan bentuk kesuksesan SMA Al Masoem dalam membina dan memberikan edukasi dan masukan kepada siswa tentang pentingnya diterima di PTN terutama untuk masuk ke Institut Teknologi Bandung. Maka tidak aneh jika kami memberikan 5 guru khusus untuk bisa membantu setiap siswa yang ingin diterima ke Perguruan Tinggi negeri bahkan luar negeri. Untuk masuk ke ITB juga ada guru pembimbing khusus yang siap membantu setiap hal dan memberikan peserta didik masukan agar bisa masuk ke PTN melalui jalur SNBP. Anda tertarik?

