Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.
Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَاِ ذْ قُلْتُمْ يٰمُوْسٰى لَنْ نُّؤْمِنَ لَـكَ حَتّٰى نَرَ ى اللّٰهَ جَهْرَةً فَاَ خَذَتْكُمُ الصّٰعِقَةُ وَاَ نْتُمْ تَنْظُرُوْنَ
“Dan (ingatlah) ketika kamu berkata, Wahai Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan jelas, maka halilintar menyambarmu, sedang kamu menyaksikan.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 55)
Di dalam Kitab mereka (Kitab Bilangan, Fasal 15) disebutkan, bahwa setelah mereka mengucapkan kata demikian, murka Allah turun, bumipun belah, maka tenggelamlah orang-orang yang ingin melihat Allah itu ke dalam belahan bumi itu, dan menyalalah api dari sudut yang lain, nyala api menyebabkan banyak yang mati terbakar. Yang lain, yang tidak turut dalam gerak yang jahat itu menyaksikan sendiri segala kejadian itu.
Di antara sifat-sifat Allâh Azza wa Jalla yang disebutkan dalam al-Kitab dan as-Sunnah, adalah sifat ghadhab (murka). Banyak nash dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang menunjukkan hal ini.
Pada umumnya tafsir-tafsir popular (mu’tabarah) seperti Tafsir al-Jalalain, Tafsir Al-Qur’thubi, Tafsir Ibn Katsir, dll, menafsirkan al-mag dhub (yang dimurkai) ialah orang-orang Yahudi. Sedangkan al-dhalin (yang sesat) ialah orang- orang Nasrani.
Aneh kalau kita memilih pemimpin non muslim, milih Yahudi orang yang dimurkai, milih nasrani orang yang sesat.
Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah mengajarkan doa yang paling bermanfaat, supaya kita tidak dimurkai dan tidak sesat, ada dalam surat Al-Fâtihah:
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿٦﴾ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّين
Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. [Al-Fâtihah 1:6-7)