Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Gelaran tahunan Ma’soem Run 2026 sukses menjadi panggung unjuk gigi bagi para talenta muda. Sederet siswa dan alumnus Al Ma’soem tampil superior dengan menyabet berbagai gelar juara, mengungguli ratusan peserta lain dalam ajang lari yang berlangsung sengit di Cileunyi tersebut.
Dominasi paling mencolok terlihat pada kategori 10K. Alden Kanaya Mahardika, alumnus kelas 9G, tampil sebagai yang tercepat dan berhak atas podium Juara 1. Konsistensi pelari Al Ma’soem di kategori ini tak terbendung dengan keberhasilan Muhammad Fakhri Ramadhan yang mengamankan Juara 2, disusul oleh Fakhri yang menempati Juara 2 di kategori umum, serta Haris yang mencatatkan diri sebagai Juara 3 kategori SMA.
Tidak hanya di jarak jauh, dominasi juga berlanjut pada kategori 5K. Di sektor siswa, Khansa Nisrina Akmalia (alumnus 9E) sukses mencatatkan waktu terbaik sebagai Juara 1. Ia diikuti oleh Cesta Alfarobi (7H) di posisi Juara 2 dan Askana Sakhi Adiva (7C) di posisi Juara 3. Selain itu, Anwar Fadhil Dwi Atmaja melengkapi pesta kemenangan ini dengan merebut Juara 3 di kategori 5K umum.
Kategori 10K
Juara 1: Alden Kanaya Mahardika (Alumnus 9G)
Juara 2: Muhammad Fakhri Ramadhan
Juara 2 (Umum): Fakhri
Juara 3 (SMA): Haris
Kategori 5K
Juara 1 (Siswa): Khansa Nisrina Akmalia (Alumnus 9E)
Juara 2 (Siswa): Cesta Alfarobi (7H)
Juara 3 (Siswa): Askana Sakhi Adiva (7C)
Juara 3 (Umum): Anwar Fadhil Dwi Atmaja
Prestasi kolektif ini membuktikan efektivitas program pembinaan fisik di lingkungan Al Ma’soem. Bukan sekadar mengejar medali, pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa disiplin yang ditempa dalam kegiatan akademik dan non-akademik di sekolah mampu melahirkan atlet-atlet potensial.
Kemenangan ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi seluruh siswa agar terus mengasah potensi diri, baik di jalur prestasi olahraga maupun akademik. Dengan berakhirnya Al Ma’soem Run 2026, deretan nama di atas kini resmi menjadi wajah baru kebanggaan sekolah di kancah atletik regional.
Apa yang membuat versi ini lebih “berita”?
Lead yang kuat: Langsung merangkum apa, siapa, dan bagaimana prestasinya dalam satu paragraf pembuka.
Diksi yang tepat: Penggunaan kata seperti “superior”, “mengunci”, “sengit”, dan “menyapu bersih” memberikan kesan dinamis khas jurnalisme olahraga.
Struktur: Memisahkan inti berita dengan daftar perolehan medali agar pembaca lebih cepat menangkap poin utama.
Apakah gaya “straight news” seperti ini sudah mendekati apa yang Anda bayangkan untuk kebutuhan publikasi sekolah?