Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Selama hidup di pesantren, Anda harus pintar membagi waktu berkegiatan di sekolah dan di asrama. Memang tidak ada cara mengatur waktu yang mutlak, akan tetapi, jika Anda bisa melakukan pengaturan dengan baik maka kehidupan selama di pesantren bisa dijalankan dengan baik dan seimbang.
Menjalani kehidupan di pesantren sama artinya dengan belajar mandiri, terutama dalam mengelola waktu. Apabila tidak bisa mengelolanya dengan baik, semua kegiatan bisa terbengkalai. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya mundur dan keluar dari pesantren karena merasa kegiatannya terlalu padat dan melelahkan.
Manfaat Mengatur Waktu dengan Baik
Sebelum mencari tahu bagaimana cara mengatur waktu antara kegiatan sekolah dan asrama pesantren, Anda harus tahu terlebih dahulu manfaat apa saja yang bisa Anda peroleh jika mampu mengelola waktu dengan baik. Ini bisa menjadi motivasi bagi Anda untuk bisa mengefisienkan waktu sebaik mungkin.
Mengurangi Stres
Kemampuan mengelola waktu ternyata bisa mengurangi stres, terutama dari berbagai aktivitas yang menumpuk. Dengan manajemen waktu yang tepat, tidak akan ada lagi istilah pekerjaan menumpuk atau pun tubuh yang kelelahan karena semua sudah mendapat jatah atau porsi waktunya masing-masing.
Mengatur waktu juga bisa meningkatkan produktivitas dalam melakukan berbagai kegiatan, baik itu kegiatan organisasi atau OSIS di sekolah maupun kegiatan di asrama seperti belajar agama, mengaji, dan lain sebagainya. Anda bisa hidup lebih teratur dan bebas dari rasa stres akibat tugas menumpuk.
Hidup Lebih Seimbang
Seperti yang disebutkan sebelumnya, hidup di pesantren berarti menjalani dua kehidupan antara menjadi siswa di sekolah dan menjadi santri di pesantren itu sendiri. Dengan mengetahui cara mengatur waktu antara kedua kehidupan tersebut, Anda bisa mendapatkan kehidupan yang lebih seimbang.
Mengurangi Sikap Menunda
Ketika Anda tidak memiliki pola pengaturan waktu yang baik, Anda akan cenderung menunda pekerjaan sekalipun tugas sudah menumpuk. Karena tidak memiliki target, maka Anda pasti cenderung menunda pekerjaan seolah memiliki banyak waktu. Dengan tugas menumpuk, waktu sebanyak apapun tidak akan cukup.
Untuk menghindari memiliki sikap menunda, Anda harus mengalokasikan waktu yang dimiliki sebaik mungkin. Selain bisa lebih fokus, Anda pun akan memiliki banyak waktu luang dan tentunya dengan semua tugas yang sudah selesai. Cara mengatur waktu yang baik bisa meringankan tugas.
Hidup Lebih Teratur
Manfaat pasti yang dirasakan apabila mampu mengatur waktu dengan baik adalah kehidupan jadi lebih teratur. Anda tidak akan memiliki daftar tugas yang menumpuk yang menjadi pemicu stres selama di pesantren. Selain itu, Anda juga bisa menjadi lebih percaya diri karena sudah tahu ke mana saja waktu akan dialokasikan.
Cara Mengatur Waktu Kehidupan Sekolah dan Asrama Pesantren
Melihat betapa banyaknya manfaat yang akan diperoleh, maka mempelajari cara untuk mengatur waktu dengan baik di pesantren menjadi suatu keharusan bagi setiap siswa dan santri. Adapun cara yang digunakan untuk mengatur waktu antara kehidupan sekolah dan asrama di pesantren adalah sebagai berikut.
Memaksimalkan Waktu 24 Jam
Waktu yang dimiliki setiap orang dalam satu hari itu sama, yaitu 24 jam. Akan tetapi, kegiatan di pesantren rasanya membutuhkan waktu lebih dari itu. Akan tetapi, jika Anda tahu cara mengatur waktu 24 jam ini dengan baik, semua kegiatan yang harus dilakukan hari itu bisa terlaksana.
Di pesantren banyak fasilitas yang digunakan bersama, seperti kamar mandi, setrika, atau tempat cuci. Supaya waktu 24 jam yang Anda miliki tidak terbuang percuma hanya untuk menunggu, Anda bisa melakukan kegiatan lain sembari menunggu giliran. Misalnya saat menunggu mandi, tunggu sambil mencuci baju.
Dilarang Menunda
Supaya bisa menjalankan kegiatan dan asrama dengan baik maka Anda tidak boleh menunda pekerjaan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, semakin sering menunda maka semakin menumpuk tugas yang harus dilakukan. Cara mengatur waktu ini memerlukan tekad yang kuat dan pembiasaan.
Anda perlu ingat, waktu yang sudah berlalu tidak akan kembali lagi. Selagi Anda bisa melakukannya sekarang maka lakukanlah, walau baru terlihat baru sedikit. Misalnya saja cuci pakaian setiap sore, cuci piring setelah makan, kerjakan tugas sekolah setelah kegiatan asrama selesai, dan lain sebagainya.
Menerapkan Multitasking
Sekolah dan belajar di pesantren mengharuskan Anda menghapal banyak hal, mulai dari menghapal pelajaran sekolah, kosa kata, doa, surat-surat pendek, dan lain sebagainya. Lalu, bagaimana cara mengatur waktu supaya semua hapalan ini bisa diingat dan tugas lain di asrama bisa terlaksana?
Inilah manfaat dari multitasking. Saat melakukan kegiatan lain, Anda bisa sekaligus menghapal. Misalnya ketika sedang menyetrika atau menyapu yang membutuhkan waktu lama bisa diiringi dengan hapalan. Dari pada mendendangkan lagu, melantunkan hapalan tentu akan lebih bermanfaat, bukan?
Pemantauan oleh Mentor
Setiap asrama di pesantren memiliki mentor atau pengasuhnya tersendiri. Supaya pengaturan waktu lebih efektif, keikutsertaan mentor dalam mengawasi atau memantau para siswa dan santri bisa membuat pengaturan yang sudah dibuat dijalankan dengan lebih baik.
Keteguhan Niat
Cara terakhir dan paling utama supaya pengaturan waktu bisa berhasil dilakukan adalah keteguhan niat dalam melaksanakan semua jadwal yang sudah ditentukan. Jika tidak ada niatan untuk melakukan segala sesuatu dengan teratur, aturan apapun yang dibuat tidak akan berhasil.
Cara apapun yang Anda tempuh untuk mengatur waktu yang Anda miliki, pada akhirnya Anda harus tahu mana yang harus menjadi prioritas. Apabila Anda sudah tahu prioritas kegiatan Anda, menerapkan cara mengatur waktu di atas tidak akan sulit.