Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) siapa yang tidak mau? Mendapatkan beasiswa belajar hingga 100%, mendapatkan fasilitas kuliah gratis dan mendapatkan pendidikan yang bermutu memang menjadi impian setiap orang yang ingin belajar dengan sungguh sungguh. Namun jika tidak sampai dalam mendapatkan beasiswa pendidikan, anda juga bisa masuk PTN dan mendapatkan segala kelebihannya seperti biaya pendidikan yang terjangkau, gengsi yang sudah pasti anda dapatkan karena persaingan masuk PTN yang tinggi dan juga menjadi sebuah kebanggaan jika memang anda masuk ke perguruan tinggi favorit yang memang tidak semua orang mampu mendapatkannya.
Berbicara tentang perguruan tinggi negeri tahukah kamu ada berapa jalur untuk masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia? Jika belum tahu anda boleh simak lebih dalam artikel ini, karena sangat penting bagi siswa agar lebih paham tentang jalur masuk perguruan tinggi negeri.
Jalur SNMPTN merupakan singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada jalur SNMPTN ini anda bisa masuk dan diterima ke perguruan tinggi negeri favorit anda tanpa harus mengikuti ujian tulis. Akan tetapi jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) ini lebih didasarkan pada penilaian rapor dari semester 1-5, prestasi akademik siswa selama di SMA/SMK sederajat, serta akreditasi dari sekolah.
Akreditasi sekolah juga berpengaruh akan kuota SNMPTN siswanya, seperti sekolah terakreditasi “A” memiliki kuota sebanyak 40 persen siswa terbaik di sekolahnya yang bisa masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNMPTN. Sedangkan sekolah dengan akreditasi B hanya memiliki kuota sebanyak 25 persen saja dari siswa terbaik di sekolah. lantas bagaimana dengan sekolah terakreditasi “C”? Sekolah dengan akreditasi C dan lainnya juga ternyata masih mendapatkan kuota pendaftaran untuk masuk perguruan tinggi negeri jalur SNMPTN tapi hanya sebanyak 5 persen siswa terbaik di sekolahnya saja. Maka dari itu penting bagi anda untuk memilih SMA dengan akreditasi terbaik agar anda menjadi salah satu dari 40% siswa terbaik yang bisa masuk PTN melalui jalur SNMPTN.
Jalur SNMPTN juga hanya berlaku untuk lulusan tahun tersebut misalkan jika anda siswa kelas 12 tahun ini kemudian tidak diterima masuk PTN melalui jalur SNMPTN maka pilihan ke 2 dan 3 nya hanya SBMPTN dan Mandiri saja, anda tidak bisa pada tahun depan ikut jalur SNMPTN karena jalur ini hanya dibuka 1 kali saja bagi siswa setiap angkatan kelulusan pertahunnya.
Adapun kuota minimum siswa yang diterima melalui jalur ini hanya 20% saja dan yang lebih penting, siswa yang masuk PTN melalui jalur SNMPTN akan dapat memilih satu atau dua program studi yang berbeda jadi pilihannya lebih banyak dan yang paling penting adalah jalur SNMPTN ini merupakan seleksi yang dimana tanpa dipungut biaya sedikitpun, alias anda bisa masuk perguruan tinggi negeri favorit secara gratis ! Anda tertarik?
Jalur masuk UTBK-SBMPTN adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri berbasis komputer. Jadi jika kamu masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SBMPTN ini sudah jelas bahwa kamu akan diberikan sebuah tes berbasis komputer dimana materi Tes TPS (Tes Potensi Skolastik) dimana dalam tes ini akan diukur kemampuan kognitif siswa peserta tes SBMPTN dan berisi beberapa materi seperti penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, dan kemampuan memahami bacaan dan tulisan, kemudian materi selanjutnya adalah Bahasa Inggris, dan Tes kemampuan akademik (TKA) dengan kelompok ujian saintek, soshum, dan campuran. Namun rencananya pada tahun 2023 TKA akan dihapuskan, namun hingga artikel ini terbit TKA masih dijadikan materi seleksi masuk siswa ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SBMPTN.
Jalur SBMPTN ini juga dapat diikuti oleh lulusan tahun ini dan 2 tahun ke depan, jadi kalau misalkan kamu kelas 12 pada tahun 2022, maka jika kamu tidak masuk PTN pada tahun 2022 ini kamu bisa mengambil lagi jalur ini pada tahun 2023 dan terakhir 2024.
Adapun Kuota minimum UTBK-SBMPTN adalah 40% dari setiap angkatan, selain itu kamu juga bisa memilih lokasi tes sendiri hanya saja kami merekomendasikan untuk mengambil yang paling dekat dengan rumah.
Siswa yang mengambil jalur SBMPTN juga diperbolehkan memilih dua program studi pada satu Perguruan Tinggi Negeri atau masing-masing satu prodi pada dua PTN. Dan yang terakhir berbeda dengan jalur SNMPTN yang bisa masuk PTN dengan gratis, pada dasarnya jalur SBMPTN ini ternyata berbayar, dimana siswa harus membayar minimal Rp 200.000 untuk ujian saintek atau soshum dan Rp300.000 untuk ujian Campuran.
Seleksi Mandiri adalah seleksi yang diadakan oleh setiap Perguruan Tinggi Negeri dimana dalam seleksi mandiri ini ada syarat untuk bisa masuk PTN yaitu menggunakan nilai dari UTBK-SBMPTN, nilai raport siswa, prestasi akademik, Keaktifan siswa dalam organisasi siswa (OSIS), Ujian Tulis, dan Hafidz Qur’an. Adapun kuota maksimum penerimaan mahasiswa baru dalam jalur seleksi mandiri adalah 30% saja. Selain itu juga pada jalur mandiri ini siswa harus dipungut biaya dan biaya untuk Seleksi Mandiri juga tergantung dari masing masing PTN. Setelah diterima di PTN jalur mandiri biasanya dikenakan SPI (Sumbangan Pengembangan Institusi) dan UKT maksimal.
Al Ma’soem merupakan sekolah swasta terbaik di Sumedang, juga merupakan sekolah berasrama yang aktif menyebarkan putra putrinya ke perguruan tinggi negeri favorit, bahkan setiap tahunnya Lulusan SMA Al Masoem selalu masuk ke PTN negeri dan selalu mengalami peningkatan. Paling banyak kami menyalurkan 54% siswa SMA kami ke PTN favorit baik itu melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri.
Ada alasan kenapa Al Ma’soem begitu superior menyalurkan lulusannya ke PTN favorit, alasannya program program sukses PTN sejak dini memang sudah berjalan dengan baik, bagaimana tidak, ketika sekolah lain memfokuskan siswa pada pelajaran dan penjurusan Al Masoem dari kelas 10 siswa sudah diberikan pencerahan tentang masuk ke PTN, kelas 11 siswa tidak diberikan penjurusan tapi lebih memfokuskan tentang prodi dan pendidikan di masa depan, di kelas 12 siswa tinggal memfokuskan diri pada PTN yang mereka tuju.
Dengan konsep PTN sejak dini ini, siswa akan terbiasa dengan ujian berbasis komputer, bahkan dari jenjang SMP saja siswa sudah disuguhkan ujian berbasis komputer yang ini akan menjadi pembiasaan yang membuat siswa enjoy ketika menghadapi SNMPTN dan SBMPTN atau ujian lainnya karena sudah terbiasa.
Ditambah lagi TRY OUT yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali membuat siswa sudah biasa menghadapi soal ujian yang rumit sehingga siswa tidak kaget jika berhadapan dengan soal seleksi masuk ke perguruan tinggi negeri. Try Out ini juga berguna sebagai latihan untuk melihat potensi siswa apakah sudah sesuai dengan harapan sekolah atau belum.
Selain itu juga wali kelas, bagian kurikulum, konselor, kepada sekolah dan guru pembimbing PTN juga selalu maksimal dalam memberikan edukasi, masukan dan tips dan trik bisa masuk PTN favorit sehingga siswa yang belum tahu minat dan bakatnya pun bisa dibantu oleh TIM konselor yang bekerjasama dengan guru pembimbing PTN. Hingga kuota 40% bagi Al Ma’soem yang terakreditasi “A” ini bisa maksimal. Anda ingin masuk PTN favorit? Kuncinya 1 jangan salah pilih sekolah, pilihlah sekolah yang benar benar fokus pada PTN dan Perguruan tinggi luar negeri. Jangan lupa juga melihat akreditasi sekolah dan pendidikan karakter di sekolahnya. Karena rasanya percuma jika anda bisa masuk PTN favorit tapi attitude anda tidak diukir dengan baik juga.