Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Sebanyak 15 santri Al Ma’soem berhasil meraih beasiswa tahfidz Quran dalam sosialisasi dan diseminasi yang diadakan pada Senin (20/02). Diseminasi yang rutin dilaksanakan selama 2 minggu sekali ini setidaknya selalu memberikan kejutan kejutan pasif bagi para siswa, yang menjadi sebuah kebanggaan adalah ketika ada teman satu kelas yang berhasil meraih prestasi belajar yang membanggakan, maka siswa atau santri itu bisa langsung diberikan apresiasi dan ditampilkan di hadapan teman teman sebayanya.
Berbeda dengan sekolah lain, Al Masoem itu yang ditampilkan siswa dan santri yang memang berprestasi bukan mereka yang melakukan pelanggaran, Ungkap H. Udin Nasrudin, S.Si, M.M dalam sela sela diseminasi, di komplek yayasan Al Masoem pagi ini. Al Masoem itu unik, berbeda dengan sekolah lain yang biasa menjadikan santri atau siswa yang melakukan pelanggaran untuk ditampilkan dalam diseminasi atau dalam upacara, Al Ma’soem justru sebaliknya yaitu menampilkan siswa dan santri yang positif sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi siswa dan santri lainnya, ungkapnya.
Bapak Kepala SMP Al Masoem ini juga mengungkapkan bahwa hari ini banyak sekali siswa dan santri Al Ma’soem yang berhasil meraih prestasi. Dari tingkat kabupaten hingga nasional. βAlhamdulilah, hari ini banyak sekali siswa yang berprestasi begitu juga santri Al Masoem yang berhasil meraih beasiswa tahfidz Qurβan, ungkapnya. Dalam diseminasi setidaknya terdapat 15 santri SMP Al Masoem yang berhasil lulus Tahfidz Quran, bahkan 1 siswa SMP Al Masoem berhasil menambah 2 Juz menjadi 7 juz hafalan Quran. Dan semua daftar santri yang berhasil yang meraih prestasi belajar berupa hafalan Al Quran adalah sebagai berikut :Β

Juz 30 (1 Juz)
Juz 29 (2 Juz)Β
Juz 2 (7 Juz)
Di tempat yang sama, Ustadz Yudi Ali Firdaus, S. HI selaku Staf Khusus Direktur Pesantren Bidang kurikulum mengungkapkan dalam tes tahfidz pada bulan Januari hingga Februari ini ada 15 santri yang berhasil mendapatkan beasiswa yaitu 15 santri. Dimana setiap santri yang memiliki hafalan akan mendapatkan gratis SPP seta potongan pada tahunan santri di pesantren. Bahkan ada 1 santri yang mampu menambah 2 juz hafalan (yang tadinya 5 juz) sekarang menjadi hafal 7 juz. Dan santri ini memang kami berikan fasilitas khusus agar bisa murojaah hafalannya agar tidak dilupakan begitu saja.

Ustadz Agus Yudi Ali Firdaus juga mengungkapkan, sebenarnya pola didikan di pesantren siswa Al Ma’soem ini sangat bagus untuk santri yang ingin fokus di hafalan tidak hanya itu juga bagi santri yang ingin fokus di ekstraklurikuler seperti olahraga dan seni. Karena disini kami memberikan kebebasan bagi santri untuk bisa memaksimalkan minat dan bakatnya sendiri. Tapi tetap saja kami bimbing kami bina sehingga bisa menjadi seseorang yang ahli dibidangnya masing masing.
Begitu juga dengan santri yang ingin memiliki hafalan Quran yang banyak, kami memberikan wadah yaitu berupa kelas peminatan tahfidz baii di SMP dan Pesantren Al Masoem agar bisa memaksimalkan potiensi siswa hingga bisa maksimal dan super maksimal. Insya Allah dalam hafalan kami selalu amanah kepada orang tua santri yang sudah mempercayakan semuanya kepada kami. Hanya saja kami juga memohon bantuan kepada orang tua agar jika liburan semester nanti, untuk bisa mendisiplinkan anak anaknya ketika di rumah agar tidak dimanjakan berlebih terutama pada gadget. Karena kadang ada orang tua yang memberikan kemanjaan bagi santri selama di rumah, kadang banyak santri yang lupa hafalan setelah pulang liburan sekolah, ungkapnya.
Tapi dibalik itu juga kami selaku wali santri dan staf ustadz dan ustadzah Al Masoem sangat mengapresiasi kepada orang tua yang bisa bekerjasama dan bijaksana dalam memberikan fasilitas kepada anak. Karena ketika anak memiliki prestasi misalkan prestasi hafalan Al Quran, yang akan bangga juga adalah orang tua. Anak pasti bangga tapi orang tua akan jauh lebih bangga ketika mengetahui putra putrinya memiliki hafalan Quran. Begitu juga kami sebagai orang tua pengganti selama di pesantren. Semoga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat dan semga pada Hafidz dan Hafidzah Al Masoem ini bisa menjadi pionir dan menjadi motivator bagi santri santri lainnya, tutupnya.