Tes Psikotes

Tips Menulis Makalah

Alasan terbesar mengapa menulis makalah atau esai begitu sulit adalah karena kita kebanyakan fokus pada penghargaan seperti mendapatkan nilai kelulusan atau pengakuan dari guru atau rekan sekelas, atau bahkan sekadar pujian. Masalahnya adalah ketika fokus pada pengakuan tersebut, hal itu tidak hanya membuat penulisan menjadi kurang menyenangkan, tetapi juga membuatnya jauh lebih sulit dan terkesan menjadi sebuah beban.

Makalah atau esai umum dilakukan di sekolah menengah dan perguruan tinggi. Esai diartikan sebagai tulisan pendek yang mengungkapkan informasi serta pendapat penulis. Di tingkat sekolah menengah pertama atau menengah atas, menulis makalah biasanya berbentuk resume dari materi yang diberikan oleh guru. Di dalam makalah tersebut, selain menuliskan simpulan atau ringkasan, juga biasanya mengutarakan ide penulis terkait dengan opini dan argumen. 

Bagi beberapa siswa, menulis makalah semudah duduk di depan komputer dan mulai mengetik. Namun bagi sebagaian siswa lainnya, menulis makalah penuh dengan tantangan dan distraksi. 

Hal pertama dalam membuat makalah adalah dengan memperhatikan apa yang disampaikan atau apa yang tertulis di buku. Berikutnya adalah mengumpulkan bahan dan data pendukung yang akan dijadikan konten dalam makalah. Cara mengumpulkan data ada bermacam-macam; bisa melakukan observasi langsung ke lapangan, mewawancara narasumber (bisa langsung kepada ahlinya atau warga sekitar), membuat kuisioner, diskusi bersama teman, hingga mencari sumber dari buku atau artikel terpercaya dengan memanfaatkan internet.

Setelah mendapatkan bahan referensi dan data pendukung, mulailah menulis makalah dengan struktur penulisan yang sudah ditentukan. Mulai dari bagian pendahuluan, fokus terhadap isi makalah, kemudian tutup dengan kesimpulan yang jelas.

Hal penting lainnya dalam penulisan makalah adalah optimalkan data atau fakta yang ada. Intinya, isi makalah selalu objektif dalam membahas permasalahan yang ada beserta solusinya.

Setelah makalah selesai ditulis, jangan terburu-buru untuk mempublikasikannya atau menyerahkannya kepada guru. Baca ulang atau proofread serta perbaiki jika terdapat kesalahan dalam makalah tersebut. Cek terlebih dahulu apakah makalah yang dibuat sudah sesuai dengan struktur makalah yang ada.

Dalam penulisan sebuah makalah, penulis harus betul-betul memperhatikan hal-hal penting untuk mempermudah penyusunan serta memperjelas isi makalah tersebut. Selain struktur makalah, penulis juga harus memperhatikan tata bahasa serta sumber referensi yang digunakan. Hal penting lainnya adalah memeriksa typo atau kesalahan ejaan, penulisan, dan bahasa yang digunakan. Jika hal-hal tersebut sudah dilakukan, maka makalah atau esai yang ditulis sudah siap untuk dipublikasikan atau diserahkan kepada guru.