IMG 20180522 WA0057

Tipe-Tipe Siswa di Sekolah

Di dalam sebuah kelas, tentunya banyak berbagai macam siswa dari latar belakang yang berbeda. Latar belakang inilah yang menjadi pembeda dari setiap siswa. Namun hampir kebanyakan di setiap sekolah, pasti ada beberapa tipe siswa yang selalu ada di dalam kelas.

Tipe pertama adalah siswa konvensional, biasanya selalu mengutamakan Pendidikan sehingga mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk hal lain selain belajar agar cepat lulus. Mereka menghadiri kelas secara penuh dan terus menerus di tiap semester. Mereka menyelesaikan program sekolah dalam periode waktu yang sangat ideal. Siswa tipe ini juga biasanya tergantung secara finansial pada orang lain (seperti orang tua mereka), tidak memikirkan tanggungan dan menganggap karir pendidikan mereka sebagai tanggung jawab utama mereka. Mereka mungkin akan mencoba bekerja paruh waktu, jika ada, dan jika mereka ingin.

Tipe berikutnya adalah siswa yang tiba-tiba menghilang. Saat di awal tahun, mereka akan hadir di kelas, namun kemudian tidak pernah muncul lagi baik di kelas maupun di sekolah. Mereka akan kembali secara teratur tiga hari sebelum semester selesai atau sebelum ujian. Dalam periode itu mereka mengirim pesan kepada semua orang untuk menanyakan apa yang perlu dilakukan dan apa yang harus dipelajari. Mereka cenderung bebas, dan tidak memikirkan kehidupan akademik mereka. 

Tipe yang ketiga ini adalah tipe siswa yang akan selalu panik ketika menghadapi sesuatu yang tidak dikuasai. Saat tenggat waktu atau ujian semakin dekat, dia menjadi lebih pucat dan lebih pendiam serta gugup. Semakin dekat dengan waktu ujian, dia tidak akan makan ataupun tidur. Terlebih jika dia memiliki masalah pribadi dengan rekan di kelas, pastinya akan selalu menghindar dan bahkan tidak akan masuk sekolah. Selalu overthinking terhadap sesuatu yang belum tentu kenyataannya akan terjadi. 

Ini adalah tipe terakhir, si rajin. Hampir sama dengan tipe siswa konvensional, mereka selalu datang lebih pagi, baju selalu rapi dan pastinya tidak pernah bolos sekolah. Tapi siswa rajin belum tentu pintar seperti siswa tipe konvensional yang memang fokus terhadap kehidupan akademiknya. Siswa tipe rajin ini hanya menaati peraturan, tanpa melanggar sedikit pun. Terkadang tipe siswa yang satu ini dijadikan Ketua Kelas karena dikenal rajin. Dan biasanya agak sedikit susah untuk diajak bermain setelah pulang sekolah, karena harus mengerjakan PR untuk besok.

Itulah beberapa tipe siswa yang mungkin akan ditemui di kelas; meskipun berbeda watak dan karakteristik, namun mereka tetaplah siswa yang butuh dibimbing dan diarahkan.