Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Memilih sekolah menengah pertama membutuhkan pertimbangan yang matang. Orang tua tidak hanya memperhatikan pembelajaran akademik, tetapi juga perlu mempertimbangkan pendidikan agama, pembentukan karakter, fasilitas, dan kegiatan yang dapat membantu anak mengembangkan potensinya. Lingkungan pendidikan yang menyediakan berbagai program pembelajaran dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenali kemampuan serta minatnya sejak dini.
SMP Al Ma’soem Bandung menghadirkan program pendidikan yang memadukan pembelajaran akademik, pembinaan keagamaan, kegiatan ekstrakurikuler, dan fasilitas penunjang. Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi Cageur, Bageur, Pinter, yaitu membentuk siswa yang sehat, berperilaku baik, dan cerdas. Ketiga nilai tersebut menjadi bagian dari arah pendidikan yang mengembangkan kemampuan siswa secara menyeluruh.
Pendidikan agama merupakan salah satu bagian penting dalam kegiatan SMP Al Ma’soem. Siswa diwajibkan melaksanakan shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah di sekolah. Pembiasaan ini menjadi bagian dari kegiatan harian yang mendukung pelaksanaan ibadah secara teratur.
Sekolah juga memiliki program tahfidz Al-Qur’an dengan target hafalan sesuai jalur pendidikan. Untuk kelas reguler, target kelulusan tahfidz adalah minimal Juz 30. Sementara itu, siswa kelas peminatan Tahfidz Qur’an ditargetkan mencapai hafalan minimal tiga juz.
Selain hafalan, terdapat ketentuan kompetensi keagamaan berdasarkan jenjang kelas. Siswa kelas 7 wajib memahami fiqih dasar sebelum naik ke kelas 8. Berikutnya, siswa kelas 8 wajib lancar membaca Al-Qur’an sebelum naik ke kelas 9.
Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan mencakup hafalan, kemampuan membaca Al-Qur’an, dan pemahaman dasar fiqih. Setiap target menjadi bagian dari proses pendidikan yang dijalani siswa selama menempuh jenjang sekolah menengah pertama.
SMP Al Ma’soem mengintegrasikan Kurikulum Merdeka dengan penguatan keterampilan abad ke-21. Selain mengikuti pembelajaran akademik, siswa mendapatkan pengembangan kemampuan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap jenjang.
Pada kelas 8, fokus pengembangan mencakup literasi digital, teamwork, problem solving, dan entrepreneurship. Siswa diarahkan untuk mengenal teknologi, membangun kerja sama, mencari solusi terhadap permasalahan, serta memahami dasar kewirausahaan.
Pada kelas 9, pembelajaran berfokus pada leadership, public speaking, dan career awareness. Program tersebut mendukung pengembangan kemampuan memimpin, menyampaikan gagasan, serta mengenali potensi diri sebagai bekal dalam merencanakan pendidikan berikutnya.
Sekolah juga menyelenggarakan agenda tematik yang meliputi English Day, Language Month Day, Science Day, Math Day, Sport Day, Muslim Day, Expression Day, Batik Day, Career Day, dan Cooking Day. Berbagai kegiatan tersebut memberikan variasi aktivitas yang melengkapi pembelajaran di kelas.
SMP Al Ma’soem menerapkan Contextual Teaching and Learning (CTL) dan outing class sebagai bagian dari kegiatan pendidikan. Program tersebut mencakup kunjungan edukatif ke sejumlah lokasi, termasuk museum di Bandung dan Emaki Lembang.
Untuk International Class, kegiatan kunjungan dapat mencakup Kampung Inggris sesuai program yang diselenggarakan sekolah. Kegiatan ini melengkapi pembelajaran formal dengan pengalaman edukatif di luar ruang kelas.
Melalui agenda tersebut, siswa memiliki kesempatan mengikuti kegiatan belajar yang bervariasi sesuai rencana sekolah. Outing class menjadi salah satu bentuk kegiatan pendukung yang melengkapi rutinitas pembelajaran sehari-hari.
Salah satu kebijakan khas SMP Al Ma’soem adalah tanpa daftar ulang berulang kali. Kebijakan ini memberikan kemudahan administratif bagi orang tua selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Sekolah juga memberikan tambahan jam pelajaran tanpa biaya ekstra untuk Komputer, Internet, MIPA, Agama, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Budi Pekerti. Tambahan pembelajaran tersebut membantu siswa memperoleh pendalaman materi di luar pembelajaran utama tanpa biaya tambahan untuk program yang disebutkan.
Setelah UTS atau evaluasi semester, siswa tetap diarahkan mengikuti pembelajaran efektif dan kegiatan edukatif. Dengan demikian, aktivitas sekolah tetap diarahkan pada kegiatan yang mendukung proses belajar.
Dalam hal kedisiplinan, sekolah menerapkan sistem poin pelanggaran dengan pencatatan yang transparan. Tata tertib berpakaian mencakup ketentuan rok panjang hingga mata kaki bagi siswa perempuan. Selain itu, sekolah mengusung komitmen zero bullying untuk mendukung lingkungan belajar yang aman dan saling menghormati.
SMP Al Ma’soem menyediakan ruang kelas ber-AC dan proyektor untuk menunjang pembelajaran. Fasilitas akademik lainnya meliputi Laboratorium IPA, Laboratorium Komputer atau IT Center, perpustakaan, serta Klinik Matematika dan IPA.
Untuk kegiatan olahraga, tersedia kolam renang indoor dan outdoor, lapangan mini soccer, futsal, basket indoor, bola voli, tenis meja, dan catur. Sekolah juga menyediakan arena memanah serta sarana berkuda.
Fasilitas penunjang siswa mencakup kantin sehat terakreditasi, klinik kesehatan UKS dengan tenaga medis, dan CCTV yang beroperasi selama 24 jam di lingkungan sekolah.
Beragam fasilitas tersebut mendukung kegiatan akademik, olahraga, dan aktivitas siswa sehari-hari. Keberadaannya juga berkaitan dengan pilihan ekstrakurikuler yang tersedia untuk mengembangkan minat serta bakat siswa.
Bagi keluarga yang mempertimbangkan pendidikan dengan pendampingan keseharian lebih terstruktur, tersedia pilihan asrama melalui Pesantren Siswa Al Ma’soem (PSAM).
Fasilitas asrama mencakup kamar yang kondusif, bimbingan pengasuh selama 24 jam, kajian keagamaan malam, shalat berjamaah, dan pengawasan terpadu.
Kegiatan asrama menjadi bagian dari pembinaan siswa di luar pembelajaran formal. Melalui rutinitas yang teratur, siswa memiliki kesempatan untuk membiasakan ibadah, mengelola waktu, dan menjalankan tanggung jawab pribadi sesuai ketentuan asrama.
SMP Al Ma’soem menyediakan berbagai ekstrakurikuler dalam bidang olahraga, seni, keagamaan, sains, teknologi, dan kewirausahaan.
Bidang olahraga dan ketangkasan meliputi basket, bola voli, bulu tangkis, futsal, mini soccer, renang, tenis meja, catur, memanah, dan berkuda. Siswa juga dapat mengikuti karate, taekwondo, pencak silat Merpati Putih, Pramuka, dan Paskibra.
Bidang seni mencakup gitar akustik, band, biola, paduan suara, nasyid, marawis, hadroh, qasidah, tilawah Al-Qur’an, tahfidz, teater, seni Sunda, tari tradisional, dan tari modern. Kegiatan kreatif lainnya meliputi sinematografi, fotografi, filmmaker, jurnalistik, melukis, serta seni merajut.
Untuk bidang akademik dan teknologi, tersedia Kelompok Ilmiah Remaja, sains, Klinik Matematika, Klinik Kimia, komputer, robotik, dan Computer Club. Pilihan lainnya mencakup public speaking, bahasa, kewirausahaan, dan tata boga.
SMP Al Ma’soem memberikan ruang bagi siswa untuk mengikuti kompetisi akademik, olahraga, seni, dan bela diri pada tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Sekolah juga memberikan apresiasi terhadap pencapaian tahfidz Al-Qur’an, mulai dari target Juz 30 hingga tiga juz atau lebih sesuai program.
Selain prestasi akademik dan keagamaan, kedisiplinan juga mendapatkan perhatian melalui penghargaan bagi siswa dengan predikat Poin Pelanggaran Nol. Apresiasi ini berkaitan dengan upaya membiasakan siswa mematuhi tata tertib dan menjaga perilaku selama mengikuti kegiatan sekolah.
Untuk tahun ajaran 2027/2028, Al Ma’soem menyediakan program pengurangan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) bagi calon peserta didik yang memenuhi kriteria. Program tersebut mencakup kategori umum, prestasi akademik dan nonakademik, serta tahfidz Al-Qur’an.
Kategori umum meliputi rekomendasi civitas Al Ma’soem atau anak ASN guru/pengajar sebesar 10%, alumni yang melanjutkan langsung sebesar 50%, serta beberapa kategori hubungan keluarga sebesar 25%, sesuai ketentuan program.
Pada kategori tahfidz, hafalan dua juz mendapatkan pengurangan DPP sebesar 20%, tiga juz 30%, empat juz 40%, lima juz 50%, enam juz 60%, tujuh juz 70%, delapan juz 80%, sembilan juz 90%, dan hafalan 10–30 juz hingga 100%.
Pengurangan DPP maksimal adalah 100%, tidak dapat dirangkap pada kategori yang sama, dan dapat berubah mengikuti kebijakan manajemen. Orang tua perlu mengonfirmasi persyaratan, dokumen pendukung, dan ketentuan terbaru kepada pihak sekolah sebelum mengajukan program.