peringatan maulid nabi Muhammad SAW 1444H

Sex Education dalam Kacamata Islam

Sex education atau pendidikan seks selalu dianggap sebagai hal yang tabu. Bagaimana tidak, jika kita membahas tentang sex education atau pendidikan seks yang tersirat adalah hal hal yang memang dianggap memalukan bagi setiap orang, selain itu pendidikan seks ini bukan membahas soal kepercayaan, agama dan budaya, tapi lebih dalam daripada itu yaitu tentang hubungan manusia dengan manusia lainnya dan juga dengan dirinya sendiri. Lebih dalam lagi dalam pendidikan seks ini anak bisa paham akan kesehatan reproduksi, paham akan bagian mana yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain, anak juga akan tahu bahwa ada beberapa hal yang tidak boleh diumbar ke muka publik. Pendidikan seks ini juga memberikan edukasi kepada anak terutama anak usia remaja tentang pentingnya menjaga diri mereka sendiri sehingga mereka bisa jauh dari hal yang dapat menjerumuskan mereka ke dalam kemaksiatan. Maka dari itu pendidikan seks ini memang tepat jika diajarkan pada anak usia dini hingga usia remaja.

Dalam agama islam pendidikan seksual bisa ditetapkan pada anak usia dini hingga anak usia remaja, dimana dalam pendidikan seks untuk anak ini dilaksanakan dengan beberapa edukasi yang positif dan mudah dimengerti oleh anak anak, tujuannya tidak kurang dan tidak lebih agar anak bisa terhindar dari zina dan sex bebas. Dengan adanya sex education pada anak juga diharapkan anak bisa terhindari dari orang orang jahat yang memang dapat merusak masa depan anak bangsa. 

Dalam budaya islam, pendidikan seks bisa diterapkan dengan beberapa tips seperti : 

  1. Menanamkan rasa malu kepada anak
  2. Memisahkan tempat tidur anak
  3. Mendidik anak dalam berpakaian
  4. Mendidik dalam menjaga kebersihan diri terutama kemaluan
  5. Mengajarkan anak tentang masalah seksualitas secara terbuka
  6. Memberitahukan kepada anak area yang boleh disentuh orang lain dan yang tidak

Menanamkan rasa malu kepada anak

Rasa malu harus dimiliki atau ditanamkan kepada anak usia dini. Seperti membiasakan menggunakan handuk ketika mereka selesai mandi dan usahakan untuk tidak bertelanjang di depan publik. Menanamkan Etika malu kepada anak ini sangat penting agar anak memiliki rasa malu terutama anak perempuan. Karena pada dasarnya sifat seorang perempuan itu adalah pemalu. Keindahan seorang perempuan adalah ketika mereka memiliki rasa malu. Dan perhiasan terbaik seorang perempuan adalah malu.

Memisahkan tempat tidur anak

Pemisahan tempat tidur anak penting dilaksanakan sebelum anak masuk usia baligh bahkan lebih bagus lagi ketika anak laki laki yang sudah disunat atau rentang anak usia 7-10 tahun. pemisahan kamar dan tempat tidur anak itu sangat penting karena pada fase baligh anak mulai mengeksplor dunia luar. Pemisahan ini bukan hanya pemisahan antara anak dengan orang tua tapi juga dengan adik atau kakak yang memang berbeda jenis kelamin. Selain untuk mendukung privasi anak, dengan pemisahan ini juga dapat menanamkan kesadaran pada anak tentang eksistensi dirinya sendiri.

Mendidik anak dalam berpakaian

Edukasi seks itu bersifat luas. Dalam berpakaian juga termasuk dalam pendidikan berpenampilan sesuai dengan gender mereka masing masing. Laki laki yang berpakaian layaknya laki laki begitu juga perempuan berpakaian selayaknya perempuan, jangan sampai tertukar. Mendidik anak dalam berpakaian ini penting agar mereka paham tentang gender mereka masing masing, seperti laki laki yang harus maskulin perempuan yang harus feminim dan orang tua juga harus bisa memperlakukan anak sesuai dengan jenis kemalinnya. Bahkan dalam Hadits Riwayat Imam Bukhari Rasulullah SAW melaknat lelaki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” bahkan dalam Hadits Riwayat Ahmad No. 3151, 5:243 menyebutkan bahwa “Allah SWT melaknat laki-laki yang menyerupai wanita, begitu pula wanita yang menyerupai laki-laki”

Mendidik dalam menjaga kebersihan diri terutama kemaluan

Dalam islam ada sebuah hadits yang menyebutkan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman. Kebersihan disini termasuk kebersihan diri dan kebersihan lingkungan. Kebersihan diri seperti mandi setiap waktu, mandi junub untuk menghilangkan hadast besar dan wudhu. Dalam agama islam ada juga etika dalam menjaga kebersihan diri baik itu untuk laki laki dan perempuan. Menjaga kebersihan ini tidak lain tidak bukan demi kesehatan seorang muslim itu sendiri, seperti nabi menganjurkan jika kita (terutama laki laki) harus kencing sambil jongkok dan tidak lupa cebok dengan (mengurut) kelamin agar semua kotoran dalam penis bisa keluar. Dalam islam juga dianjurkan untuk disunat agar air kencing tidak tertinggal di kulit yang menjadi filter penis.
Sedangkan perempuan sudah selayaknya mereka dituntut untuk menjaga kebersihan diri terutama dari saat mereka haid hingga mereka nifas. Kebersihan bagi perempuan sangat penting, karena mereka rentan terkena penyakit jika memang tidak bisa menjaga kebersihan diri terutama kebersihan kemaluan.

Mengajarkan anak tentang masalah seksualitas secara terbuka

Menjelaskan tentang seksualitas kepada anak berhubungan tentang etika dan tatakrama. Terutama etika dalam menyalurkan orientasi seksual agar tidak disalahgunakan. Etika dan tatakrama ini penting diajarkan kepada anak hingga mereka masuk ke jenjang pernikahan, Semua ini bertujuan tidak lain tidak bukan agar anak tidak terjerumus kedalam jurang kemaksiatan.

Memberitahukan kepada anak area yang boleh disentuh orang lain dan yang tidak

Baik bagi anak laki laki dan perempuan, penting untuk diberikan edukasi tentang bagian bagian tubuh mereka yang boleh disentuh oleh orang lain dan yang tidak, baik itu oleh orang tuanya dan juga oleh saudaranya sendiri. Edukasi seperti ini dapat membuat anak sedikit paham tentang betapa berharganya diri mereka sehingga mereka bisa menjaga diri mereka sendiri agar tidak mau untuk disentuh oleh orang lain terutama pada bagian sensitif mereka.

Mungkin seperti itulah hal yang memang harus diajarkan kepada anak tentang edukasi seksual, karena bagaimanapun pendidikan seksual atau sex education bukan tentang bagaimana cara melakukan hubungan seksual tapi tentang bagaimana cara anak agar paham akan pendidikan seks demi menjaga diri mereka dari jurang kemaksiatan. Pendidikan seks ini juga penting bahkan seharusnya diajarkan di sekolah agar anak bisa paham betapa bahayanya hamil diluar nikah dan kegiatan seks bebas yang dapat menyebabkan penyakit yang memang belum ada obatnya.