Tadabbur dan Hikmah dari Yunus Ayat 87; Salahsatunya Salat Adalah Kunci Kekuatan dalam Perjuangan

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

وَاَ وْحَيْنَاۤ  اِلٰى  مُوْسٰى  وَاَ خِيْهِ  اَنْ  تَبَوَّاٰ  لِقَوْمِكُمَا  بِمِصْرَ  بُيُوْتًا  وَّا جْعَلُوْا  بُيُوْتَكُمْ  قِبْلَةً  وَّاَقِيْمُوا  الصَّلٰوةَ  ۗ وَبَشِّرِ  الْمُؤْمِنِيْنَ

“Dan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya, Ambillah beberapa rumah di Mesir untuk (tempat tinggal) kaummu dan jadikanlah rumah-rumahmu itu tempat ibadah dan laksanakanlah sholat serta gembirakanlah orang-orang mukmin.”(QS. Yunus 10: Ayat 87)

Allah memerintahkan Nabi Musa dan Harun agar menjadikan rumah-rumah kaum mereka di Mesir sebagai tempat ibadah (kiblat), mendirikan salat, dan menyampaikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Allah memerintahkan Musa dan Harun untuk mencari beberapa buah rumah dalam kota Mesir untuk dijadikan tempat tinggal dan perlindungan bagi kaumnya serta tempat kegiatan mereka. Allah memerintahkan agar rumah itu dijadikan tempat salat. Kemudian khusus kepada Musa sebagai pengemban syariat, Allah memerintahkan agar dia memberikan kabar gembira di kemudian hari bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya. Di tempat perlindungan inilah Nabi Musa mengisi batin mereka dengan ajaran-ajaran agama serta memasukkan ke dalam jiwa mereka keimanan dan keluhuran budi pekerti.

Tadabbur dan Hikmah dari Yunus:87

1. Ibadah bisa dilakukan meskipun dalam tekanan

➡️ Kaum Bani Israil saat itu berada dalam tekanan dan penindasan Fir’aun. Tapi perintah Allah jelas: tetap bangun tempat ibadah, dan dirikan salat. Pelajaran: Dalam kondisi sulit atau tertindas pun, ibadah jangan ditinggalkan.

2. Rumah sebagai pusat ibadah dan kekuatan iman

➡️ Allah memerintahkan menjadikan rumah sebagai “kiblat” — simbol bahwa rumah adalah tempat bertemunya iman dan keteguhan hati. Pelajaran: Rumah seorang mukmin seharusnya menjadi tempat lahirnya kekuatan ruhani, bukan sekadar tempat tinggal fisik.

3. Salat adalah kunci kekuatan dalam perjuangan

➡️ Allah menyuruh mereka tetap mendirikan salat sebelum pembebasan dari Fir’aun terjadi. Pelajaran: Salat adalah sumber energi, sabar, dan kemenangan bagi orang beriman, bukan hanya kewajiban ritual.

4. Optimisme dalam keimanan

➡️ Kalimat terakhir: “Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman.” Pelajaran: Dalam kesulitan, Allah tetap memberikan harapan — menunjukkan bahwa iman adalah sebab datangnya pertolongan dan kebahagiaan.

5. Tugas para nabi adalah membina spiritualitas di tengah masyarakat

➡️ Nabi Musa dan Harun tidak langsung melawan Fir’aun secara fisik, tetapi memulai dengan membangun iman dan ibadah di kalangan kaumnya. Pelajaran: Perubahan besar dimulai dari pembinaan ruhani dan spiritual.

“Ya Allah, jadikanlah rumah-rumah kami sebagai rumah iman dan zikir, teguhkanlah hati kami dalam mendirikan salat dan ketaatan, dan jadikanlah kami termasuk orang-orang beriman yang Engkau beri kabar gembira di dunia dan akhirat.”