Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
فَلَمَّا رَاَ الشَّمْسَ بَا زِغَةً قَا لَ هٰذَا رَبِّيْ هٰذَاۤ اَكْبَرُ ۚ فَلَمَّاۤ اَفَلَتْ قَا لَ يٰقَوْمِ اِنِّيْ بَرِ يْٓءٌ مِّمَّا تُشْرِكُوْنَ
“Kemudian ketika dia melihat matahari terbit, dia berkata, Inilah tuhanku, ini lebih besar. Tetapi ketika matahari terbenam, dia berkata, Wahai kaumku! Sungguh, aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 78)
Sejarah umat manusia yang banyak diwarnai perbuatan syirik
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Matahari yang sinarnya lebih terang menjadi tujuan proses pencarian selanjutnya. Kemudian ketika dia, ibrahim, melihat matahari terbit pada pagi hari, dia berkata, inilah tuhanku yang kucari, ini lebih besar dan lebih terang sinarnya. Tetapi ketika matahari terbenam pada sore hari dan dia menyimpulkan sebagaimana kesimpulannya ketika melihat bintang dan bulan, dia pun berkata, wahai kaumku! sungguh, aku berlepas diri dari penyembahan bintang, bulan, matahari, dan apa saja yang kamu persekutukan dengan tuhan yang maha esa, tuhan yang sebenarnya.
Sesungguhnya aku hadapkan wajahku, yakni seluruh jiwa raga dan totalitas hidupku, kepada tuhan, zat yang menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya termasuk bintang, bulan, dan matahari, dengan penuh kepasrahan mengikuti agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik
Kemusrykan dosa manusia yang ada sejak manusia ada.
Musyrik (dalam bahasa Arab: مشرك) adalah seseorang yang melakukan syirik, yaitu menyekutukan Tuhan atau beriman kepada lebih dari satu Tuhan. Syrik dianggap sebagai dosa besar, dan Islam mengajarkan bahwa Tuhan (Allah) adalah satu-satunya yang berhak disembah dan tidak ada yang setara atau sebanding dengan-Nya.
Perilaku syirik atau penyekutuan Tuhan telah ada dalam berbagai bentuk dalam sejarah manusia jauh sebelum munculnya agama Islam. Banyak agama dan kepercayaan kuno memiliki elemen syirik di dalamnya, yang melibatkan penyembahan lebih dari satu dewa atau entitas ilahi. Sejarah syirik bisa ditelusuri kembali ribuan tahun.
Contoh-contoh sejarah syirik termasuk berbagai bentuk politeisme dalam agama-agama kuno seperti agama Mesir kuno, agama Yunani kuno, agama Romawi kuno, dan banyak lagi. Dalam konteks Islam, Nabi Muhammad diutus untuk menghapuskan syirik dari Arab jahiliyah pada abad ke-7 Masehi.
Syirik masih ada dalam berbagai bentuk berbagai agama dan kepercayaan di dunia saat ini, bahkan setelah munculnya agama-agama monotheistik seperti Islam, Kristen, dan Yahudi yang menekankan ke-Esaan Tuhan. Sejarah manusia telah diwarnai oleh berbagai bentuk keyakinan dan praktik agama, termasuk syirik, selama ribuan tahun.
Syrik termasuk dosa besar dan pelakunya kadang diazab secara langsung di dunia, tapi sejarah suka berulang, inilah kelemahan manusia, tidak menjadikan sejarah sebagai pelajaran, padahal al Quran sendiri sebagian besar berisi sejarah supaya manusia bertafakur…
Sampaikanlah kisah kisah untuk dijadikan ibrah (pelajaran)
فَا قْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُوْنَ
“Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 176)
Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kisah kisah terdahulu dan terhindar dari perbuatan syrik.