Meninggikan Kalimah Allah akan Memberikan Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

اِنْفِرُوْا  خِفَا فًا  وَّثِقَا لًا  وَّجَاهِدُوْا  بِاَ مْوَا لِكُمْ  وَاَ نْفُسِكُمْ  فِيْ  سَبِيْلِ  اللّٰهِ  ۗ ذٰ  لِكُمْ  خَيْرٌ  لَّـكُمْ  اِنْ كُنْتُمْ  تَعْلَمُوْنَ

“Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” ((QS. At-Taubah 9: Ayat 41)

Meninggikan kalimah Allah, menjunjung tinggi derajat umat dan agama, jika dilakukan dengan ikhlas akan memberi kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Pada ayat ini diterangkan bahwa apabila keselamatan kaum Muslimin terancam, berperang bukan lagi anjuran, tetapi wajib, sehingga tidak seorang Muslim pun yang dibenarkan untuk tidak ikut dalam ekspedisi itu. Setiap orang yang sehat, dewasa, kaya, dan miskin wajib tampil ke medan juang untuk membela Islam dan menegakkan kebenaran. Orang-orang yang uzur yang dibenarkan syarat tidak diwajibkan, seperti terlalu tua, lemah fisik, cacat, tak berdaya, sakit keras dan lain-lain, karena mereka akan menjadi beban apabila diikutsertakan. Firman Allah swt:

Tidak ada dosa (karena tidak pergi berperang) atas orang yang lemah, orang yang sakit dan orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka infakkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. (at-Taubah/9: 91)

Mereka diperintahkan berjihad berjaga-jaga dari serangan musuh, mempertahankan tanah air, mendermakan harta dan dirinya untuk menegakkan keadilan, dan meninggikan kalimah Allah, tampil ke medan perang maupun berjihad dengan harta, dengan maksud menjunjung tinggi derajat umat dan agama, jika dilakukan dengan ikhlas akan memberi kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak

Meninggikan kalimah Allah adalah tugas setiap muslim. Ini dapat dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat luas. Dengan mengamalkan Islam secara kaffah (menyeluruh) dalam semua aspek kehidupan — mulai dari akidah, ibadah, akhlak, sosial, hingga politik — maka kalimah Allah akan terus terangkat tinggi. Setiap usaha, sekecil apa pun, akan bernilai besar di sisi Allah.

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوْۤا  اِنْ  تَـنْصُرُوا  اللّٰهَ  يَنْصُرْكُمْ  وَيُثَبِّتْ  اَقْدَا مَكُمْ
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”
(QS. Muhammad 47: Ayat 7)

Mengadakan pengajian, memfasilitasi pengajian, dan membangun masjid semuanya adalah bagian dari menolong agama Allah. Semua kegiatan ini memiliki dasar dalil dari Al-Qur’an dan Hadis, serta merupakan amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir. Dengan melakukan hal ini, Anda tidak hanya membantu memperkuat keimanan umat, tetapi juga turut serta dalam menghidupkan syiar Islam di muka bumi.

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar; mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104).

Semoga Allah memberikan keberkahan dan pahala yang berlimpah atas usaha usaha kita dalam menolong agama Allah.