Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَهُوَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ بِا لْحَـقِّ ۗ وَيَوْمَ يَقُوْلُ كُنْ فَيَكُوْنُ ۗ قَوْلُهُ الْحَـقُّ ۗ وَلَهُ الْمُلْكُ يَوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ ۗ عٰلِمُ الْغَيْبِ وَ الشَّهَا دَةِ ۗ وَهُوَ الْحَكِيْمُ الْخَبِيْرُ
“Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan hak (benar), ketika Dia berkata, Jadilah! Maka jadilah sesuatu itu. Firman-Nya adalah benar dan milik-Nyalah segala kekuasaan pada waktu sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang gaib dan yang nyata. Dialah Yang Maha Bijaksana, Maha Mengetahui.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 73)
Kun fa yakun…Jadilah ! Maka jadilah sesuatu itu
Kun fayakun menggambarkan kebesaran Allah SWT.
إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
“Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia.”(QS :Yasin:82)
Secara literal, kun fayakun bermakna “‘Jadilah!’ Maka terjadilah,”, dengan kata lain lafal tersebut hendak menjelaskan begitu mudahnya Allah menciptakan segala sesuatu.
Kun fa yakun menunjukkan gambaran mengenai begitu mudahnya bagi Allah Swt. menciptakan segala sesuatu.
Akan tetapi, hal yang juga perlu dipahami adalah bahwa dalam menciptakan sesuatu Allah Swt. juga melakukan proses.
Oleh karenanya, tidak tepat jika kun fayakun dimaknai dengan mengesampingkan proses.
إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ ۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
(Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa bagi Allah seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah kemudian berfirman kepadanya, “Jadilah!” Maka, jadilah sesuatu itu.”(QS Ali Imran ayat 59)
Ibunda Maryam mengandung, pergi ke tempat terpencil, disuruh menggerakkan pohon.
Menurut Quraish Shihab, kun fayakun dimasukkan dalam Al-Qur’an oleh Allah sebagai penggambaran agar mudah diterima oleh akal manusia.
Allah menciptakan segala sesuatu melalui proses, namun bagi Allah proses tersebut sangatlah mudah dilakukan.
“Kalau kita berkata ‘jadilah’ perlu waktu, tapi bagi Allah SWT tidak perlu waktu. Itulah penggambaran tentang cepatnya dan berkuasanya Allah dalam menciptakan sesuatu.
Kun fa yakun ada di beberapa ayat al Quran ;
Surat Al-Mu’min ayat 68:
هُوَ ٱلَّذِى يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۖ فَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
“Dialah yang menghidupkan dan mematikan, maka apabila Dia menetapkan sesuatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia.”
Surat An-Nahl ayat 40:
إِنَّمَا قَوْلُنَا لِشَىْءٍ إِذَآ أَرَدْنَٰهُ أَن نَّقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
“Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya:”kun(jadilah)”, maka jadilah ia.”
Surat Al-Baqarah ayat 117:
بَدِيعُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
“Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepadanya: “Jadilah!” Lalu jadilah ia.”
Surat Al-Imran ayat 59:
إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ ۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
“Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa bagi Allah seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah kemudian berfirman kepadanya, “Jadilah!” Maka, jadilah sesuatu itu.”
Surat Maryam ayat 35:
مَا كَانَ لِلَّهِ أَن يَتَّخِذَ مِن وَلَدٍ ۖ سُبْحَٰنَهُۥٓ ۚ إِذَا قَضَىٰٓ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
“Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya:”Jadilah”, maka terjadilah ia.”
Allah Swt ketika menciptakan segala sesuatu tidak ada kesulitan bagi-Nya. Sehingga dengan keyakinan itu, insyaallah doa yang kita panjatkan akan segera dikabulkan Allah Swt.
Semoga Allah SWT kabulkan doa kita dan yakinlah tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah…Kun faya kun, Jadilah maka jadilah