Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَمَا جَعَلَهُ اللّٰهُ اِلَّا بُشْرٰ ى وَلِتَطْمَئِنَّ بِهٖ قُلُوْبُكُمْ ۚ وَمَا النَّصْرُ اِلَّا مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَزِ يْزٌ حَكِيْمٌ
“Dan tidaklah Allah menjadikannya melainkan sebagai kabar gembira agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” (QS. Al-Anfal 8: Ayat 10)
Kemenangan semata-mata karena bantuan Allah, dan hanya Allah sajalah yang dapat memberikan pertolongan dengan jalan mengirimkan bala tentara malaikat
Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI menjelaskan bahwa Ayat ini memberikan penjelasan bahwa Allah tidak mengirimkan bala bantuan kecuali sebagai kabar gembira, yaitu agar kaum Muslimin menjadi tenteram karenanya, dan mempunyai semangat tempur yang tinggi serta mempunyai keyakinan yang kuat bahwa kemenangan akan diperoleh mereka seperti yang telah dijanjikan Allah, juga agar terhindar dari kegoncangan jiwa, terlepas dari rasa takut karena melihat jumlah kekuatan dari daya tahan dan keyakinan yang kuat dalam mencapai kemenangan yang gemilang.
Di dalam ayat ini dijelaskan pula bahwa kemenangan yang mereka peroleh, bukanlah karena kekuatan dan persenjataan, tetapi semata-mata karena bantuan Allah, dan hanya Allah sajalah yang dapat memberikan pertolongan dengan jalan mengirimkan bala tentara dari malaikat. Pernyataan Allah ini amat penting artinya bagi kaum Muslimin, agar mereka tidak merasa congkak dan takabur pada saat menghadapi musuh. Karena kedua sifat ini dapat menghilangkan kehati-hatian dan kontrol terhadap diri pribadi dalam peperangan.
Di akhir ayat ini Allah menandaskan bahwa sesungguhnya Allah Maha kuasa lagi Mahabijaksana. Mahakuasa berarti kuasa memberikan kemenangan kepada umat Muhammad menurut yang Dia kehendaki. Sedangkan Mahabijaksana berarti memberikan kemenangan kepada hamba-Nya yang beragama tauhid dan menghancurkan hamba-Nya yang terjerumus ke dalam kemusyrikan.
Allah menurunkan pertolongan-Nya kepada kaum muslimin. Ke dalam hati mereka ditanamkan Allah rasa aman dan tenteram juga pasukan tentara yang tidak kelihatan. Seperti yang Allah jelaskan dalam firman-Nya, artinya; “Kemudian Allah menurunkan keamanan kepada Rasul-Nya dan orang-orang beriman dan diturunkan-Nya tentara yang tidak kelihatan olehmu”. (QS. Al-Taubah (9): 26). Pada saat peperangan pertolongan Allah datang maka kaum muslimin menang dan pihak musuh pun kalah.
Doa doa yang disampaikan Rassulullh sebelum perang :” Ya Tuhanku penuhilah apa yang engkau janjikan kepadaku”. “Ya Allah! Jika umat Islam kalah dalam perang ini maka tidak akan ada lagi yang menyembahmu di muka bumi ini”.
Dalam menghadapi kesulitan, bisa berdoa ; “Ya Allah, Tuhan yang Maha Kuasa, Dalam menghadapi kesulitan ini, aku memohon kepada-Mu dengan penuh harapan dan kerendahan hati. Berikanlah aku kekuatan dan ketabahan untuk melewati tantangan ini. Bimbinglah aku agar dapat menyelesaikan setiap ujian dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.