Digembirakan oleh Manusia Sudah Luar Biasa, apalagi Digembirakan Allah SWT

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

يُبَشِّرُهُمْ  رَبُّهُمْ  بِرَحْمَةٍ  مِّنْهُ  وَرِضْوَا نٍ  وَّجَنّٰتٍ  لَّهُمْ  فِيْهَا  نَعِيْمٌ  مُّقِيْمٌ

“Tuhan menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat, keridaan, dan surga, mereka memperoleh kesenangan yang kekal di dalamnya,” (QS. At-Taubah 9: Ayat 21)

Digembirakan oleh manusia, sudah luar biasa, apalagi digembirakan Allah SWT

Dalam tafsir lengkap Kementrian Agama RI; Ayat ini menerangkan bahwa Allah memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang hijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka akan mendapat balasan rahmat yang luas, keridaan yang sempurna dan surga yang menjadi tempat tinggal mereka selama-lamanya. Pahala terbesar adalah memperoleh rida Allah sebagaimana firman-Nya:

Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan (mendapat) tempat yang baik di surga ‘Adn. Dan keridaan Allah lebih besar. Itulah kemenangan yang agung. (at-Taubah/9: 72)

Hal ini disebutkan juga dalam hadis Nabi Muhammad saw:
Allah berkata kepada ahli surga, “Wahai ahli surga.” Mereka menjawab, “Kami patuh kepada Engkau ya Tuhan kami.” Allah berkata, “Apakah kamu sekalian telah rida.” Mereka menjawab, “Bagaimanakah kami tidak akan rida sedangkan kami telah Engkau karuniakan sesuatu yang belum pernah Engkau karuniakan kepada siapapun.” Allah berkata lagi, “Aku akan memberikan kepadamu sesuatu yang lebih utama dari apa yang telah Kuberikan.” Mereka bertanya, “Ya Tuhan kami pemberian apakah yang lebih utama itu?” Allah berkata, “Aku telah meridai kamu sekalian dan tidak akan memurkaimu sesudah itu selama-lamanya.” (Riwayat al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi dan an-Nasa’i dari Abi Said al-Khudri)

Menggembirakan manusia berarti Allah memberikan kabar gembira kepada hamba-hamba-Nya yang taat dengan berbagai karunia yang luar biasa.

1. Rahmat dari Allah
– Allah menjanjikan kasih sayang dan rahmat-Nya yang luas kepada orang-orang beriman. Rahmat ini meliputi perlindungan dari azab, kehidupan yang baik, dan limpahan keberkahan di dunia maupun akhirat.

2. Keridaan Allah
– Kegembiraan terbesar bagi seorang mukmin adalah mendapatkan keridaan Allah. Dengan rida Allah, mereka akan merasa tenang dan bahagia karena tahu bahwa amal mereka diterima dan Allah tidak murka kepada mereka.

3. Kenikmatan Kekal di Surga.
– Allah menggembirakan mereka dengan janji surga, tempat yang penuh dengan kenikmatan abadi, tanpa kesedihan, kelelahan, atau penderitaan. Surga adalah puncak kebahagiaan yang diberikan sebagai balasan atas iman dan amal saleh mereka.

Ayat ini menjadi motivasi bagi orang-orang beriman untuk tetap teguh dalam ketaatan kepada Allah, meskipun mereka menghadapi ujian atau kesulitan di dunia. Kabar gembira dari Allah ini mengajarkan bahwa:
– Keimanan dan amal saleh akan selalu dibalas dengan kebaikan.
– Kebahagiaan sejati ada pada rahmat dan keridaan Allah, bukan hanya pada kenikmatan dunia.
– Surga adalah hadiah terbesar yang Allah siapkan bagi hamba-hamba-Nya yang taat.

Dengan demikian, ayat ini memberikan harapan, dorongan, dan kebahagiaan kepada kaum Muslimin agar terus istiqamah dalam menjalani kehidupan sesuai petunjuk-Nya.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS al-Baqarah [2] ayat 218)

Allah ‘azzawajalla telah menjadikan amal-amal shalih kita sebagai sebab mendapatkan rahmat-Nya; keridaan -Nya yang ada akhirnya menjadi sebab pula untuk meraih surga-Nya.

Doa supaya diberi kebahagian di dunia, terhindar dari api neraka dan kita masuk syurga;

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa, aatinaa fid dunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar

“Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS al Baqarah 201)