Pemuda adalah masa depan bangsa. Pemuda, terutama pelajar berperan penting dalam masyarakat dalam hal bagaimana masyarakat dibentuk dari generasi ke generasi. Periode pembentukan seorang individu adalah selama fase menjadi seorang pelajar dan karenanya dikenal sebagai masa-masa penting dalam hidup. Apa yang ditabur hari ini adalah apa yang akan dituai nanti.
Kehidupan di masa sekolah bukan hanya tentang akademik, bermain, pertemanan serta hal-hal lainnya yang menyenangkan. Namun sebenarnya juga tentang belajar berinteraksi dengan orang lain, memahami masalah dan ketidakadilan sosial dan belajar untuk memperbaiki ketidakseimbangan yang ada di masyarakat.
Sebagai pelajar, siswa tentunya memiliki peran penting dalam pendidikan. Mereka terlibat dan berinteraksi dengan siswa lainnya serta guru, berpartisipasi dalam diskusi kelas dan juga bertindak dengan cara yang reseptif. Dengan perkembangan zaman, peran peserta didik dalam pendidikan telah dialihkan dari fasilitator menjadi pendamping.
Mereka mengumpulkan materi untuk pembelajaran dan tugas, memeriksa waktu belajar mereka, memberikan kembali materi di tempat masing-masing setelah digunakan, dan banyak lagi. Mengembangkan keterampilan komunikasi yang sangat baik, bersikap ramah dan sopan, dan membuat aplikasi praktis dari apa yang mereka pelajari adalah beberapa peran utama yang harus dijalankan oleh siswa sebagai pelajar dalam pendidikan.
Membuat perbedaan bukan berarti melakukan sesuatu yang sifatnya harus mengubah dunia. Namun, setidaknya para siswa dapat melakukan hal-hal yang membuat diri mereka sendiri menjadi lebih baik. Di keluarga, di pertemanan atau bahkan di komunitas. Hal itu tentunya akan berpengaruh terhadap perubahan-perubahan yang nantinya akan dibawa oleh mereka saat terjun di masyarakat yang cakupannya lebih luas.
Ada banyak cara bagi siswa dalam membuat perbedaan di masyarakat, dengan langkah-langkah kecil dan memberikan sedikit kontribusi bagi masyarakat. Contoh paling sederhana adalah, menjaga lingkungan sekitar dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan membantu membersihkan lingkungan sekitar rumah secara rutin. Dalam usaha untuk mewujudkan peran-peran besar tersebut, setiap pelajar dituntut untuk memiliki kesadaran akan pentingnya ilmu pengetahuan sebagai cahaya perubahan.
Semangat untuk menjiwai secara sungguh-sungguh segala proses pembelajaran harus ditanamkan dalam diri setiap pelajar. Selanjutnya, dengan berbekal keilmuan, pelajar harus jeli melihat gejala sosial yang ada dan menempatkan analisa-analisa nya secara akurat terhadap pokok utama permasalahan masyarakat, sehingga dapat menghasilkan suatu inovasi gagasan yang menjawab persoalan masyarakat.

