Fasilitas dan kegiatan siswa pesantren (117)

Pentingnya Menciptakan Kompetisi Di Sekolah

Sekolah terbaik adalah sekolah yang selalu mengadakan kompetisi bagi siswanya. Pernah tidak anda berpikir atau tersirat dalam pikiran anda hidup kok gini ya? Ada masalah kadang bikin stres tapi kalau tidak ada masalah hidup malah jenuh. Jika anda pernah merasa demikian anda berarti paham arti seni dari kehidupan. Seni kehidupan itu seperti rujak uleg dimana berisi berbagai macam aneka buah buahan dengan rasa yang berbeda akhirnya dicampurkan dalam satu wadah yang dicampur dengan sedikit bumbu yang menghasilkan sebuah citarasa yang begitu nikmat.

Seni kehidupan itu kurang lebih mirip seperti itu, jika tempat yang kita pijak adalah lautan maka tidak akan aneh jika anda akan bertemu dengan gelombang pasang, anda juga akan menemui banyak ikan seperti hiu hingga aligator. Dalam hal seperti ini manusia hanya diberikan 2 pilihan, diam dalam artian pasrah dan lawan. Jika pilihan anda diam maka anda akan tenggelam dan jika anda lawan pilihan keduanya adalah anda akan menang dan jika gagal anda akan mendapatkan pengalaman. Jadi mana pilihan anda?

Hanya orang yang mau berlari yang bisa sukses, mungkin begitu. Untuk meraih kesuksesan kita membutuhkan sekolah yang mampu memaksimalkan potensi siswanya dengan baik, jangan sampai sekolah mencetak lulusan lulusan yang sama dan apa adanya. Kegagalan atau sekolah yang gagal adalah sekolah yang nyaman meluluskan siswa yang standar dalam artian dalam cetakan yang sama, tapi sekolah yang berhasil adalah sekolah yang mencetak orang orang unik dengan potensi nya masing masing. 

Jika mindset orang Indonesia lulusan SMP dan SMA adalah pelajar yang hanya pandai akan teori dan lulusan SMK adalah pelajar yang lebih pandai akan Praktik maka hal seperti itu harus dirubah, karena pada saat ini lulusan SMP dan SMA lebih mampu mengembangkan minat dan bakatnya, bahkan ada banyak sekali atlet sepak bola yang memang bukan lulusan dari sekolah teknik sepak bola, banyak juga seorang atlet renang yang bukan lulusan dari sekolah khusus renang, banyak juga siswa yang hafal 10 juz padahal bukan lulusan pesantren tapi malah lulusan sekolah formal biasa.

Lantas mengapa semua itu bisa terjadi? Karena dewasa ini sekolah itu bukan hanya untuk sekolah, tapi sekolah sebagai tempat terbaik untuk mengembangkan minat dan bakat siswa. Jadi ketika lulus siswa tidak hanya akan menjadi siswa yang pandai dalam pelajaran saja tapi mereka memiliki skill skill yang memang dibutuhkan di masa depan bahkan beberapa dari mereka lulus dengan prestasi yang melimpah. Apakah itu berguna? JELAS ! untuk masuk SMA ada jalur beasiswa yang menjadikan prestasi sebagai pertimbangan agar bisa sekolah gratis dengan fasilitas yang tidak main main, jenjang kuliah juga ada jalur Tahfidz Quran sehingga anda bisa masuk ke universitas yang anda minati dengan biaya yang bisa hanya setengahnya saja.

Lantas bagaimana cara sekolah mampu menciptakan lulusan lulusan berbakat seperti itu? Jawabannya adalah dengan mengadakan kompetisi kepada siswa siswi nya. Kompetisi disini kompetisi bergengsi yang harus dicapai oleh siswa dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, jadi baik itu siswa malas sekali pun bisa termotivasi untuk bangkit dan ikut serta dalam beasiswa ini. Sebagai contoh paling simpel adalah kompetisi Al Masoem mencari bakat, adalah kompetisi dimana santri khususnya menunjukan bakatnya kepada teman temannya dan ada juga juri yang bersifat “netral” yang menilai bakat siswa baik itu di bidang Olahraga, SENI, IMTAQ dan IPTEK. Mereka santri yang mampu menjadi santri yang terbaik di bakat yang mereka minati akan mendapatkan reward dari pesantren.

Ada pula kompetisi antar siswa yaitu kompetisi untuk meraih beasiswa kriteria akhlak dimana ada beberapa poin yang secara tidak langsung menjadi nilai atau poin plus bagi siswa untuk mendapatkannya seperti :

  1. Prestasi siswa
  2. Absensi selama di sekolah
  3. Penilaian wali kelas
  4. Poin pelanggaran atau penilaian dari kesiswaan
  5. Kemandirian siswa atau Mulok
  6. Ekstrakurikuler siswa

Kelima syarat tersebut akan diakumulasikan dengan nilai raport siswa agar siswa benar benar mampu berlari dan tidak berdiam diri dengan zona nyamannya. Beasiswa ini memberikan apresiasi kepada siswa berupa gratis SPP selama 6 bulan atau 1 Semester, bagi mereka yang mendapatkan 3x akan bisa mendapatkan keringanan biaya hingga 50% untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi dari Al Masoem dan yang mendapatkan 5x gratis biaya masuk ke Al Ma’soem.

Penciptaan kompetisi di sekolah juga, selain agar siswa tidak ingin menjadi siswa yang biasa juga karena tuntutan dan sekolah agar siswa mampu mengembangkan potensi dirinya dengan maksimal. Karena sekolah terutama Al Masoem paham betul, bukan biaya yang murah untuk masuk dan sekolah di Al Masoem, jika siswa sekolah hanya untuk main main lebih baik tidak harus sekolah di Al Masoem.

Kami juga menciptakan kompetisi di sekolah karena kami mengikuti ayat Suci Al Quran tentang berlomba lomba dalam kebaikan. Perlombaan tidak akan ada jika tidak ada yang menciptakan kompetisi, maka Al Ma’soem sebagai sekolah yang selalu menciptakan kompetisi bagi siswa dan santrinya . Adapun ayat Alquran yang menjadi referensi adalah Q.s Al Baqarah ayat 148 :

وَلِكُلٍّ وِّجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيْهَا فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرٰتِۗ اَيْنَ مَا تَكُوْنُوْا يَأْتِ بِكُمُ اللّٰهُ جَمِيْعًا ۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Yang artinya : Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.