Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Sudah sepantasnya seorang siswa sebagai insan terdidik mampu untuk mengendalikan emosi dan menujukkan perilaku yang baik khususnya etika dan moral. Etika dan moral tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari karena keduanya menunjukkan perlilaku yang akan dipandang baik, buruk, salah ataupun benar dimata orang lain yang melihatnya.
Moralis di Inggris berpendapat bahwa moral yang baik ataupun buruk akan sangat ditentukan oleh kemampuan intlek atau akal budi. Jadi moral yang ditunjukkan oleh siswa akan sangat dipengaruhi kedewasaan dan akal budinya dalam menyikapi sebuah keadaan. Mengedepankan perilaku yang mencerminkan etika dan moral setiap hari sudah diterapkan kepada siswa dalam pembelajaran di sekolah.
Dalam kehidupan sehari-hari, siswa juga dituntut untuk saling berinteraksi, mengenal dan membantu satu sama lainnya. Agar tingkah laku siswa di sekolah diterima dan disenangi oleh teman-temannya. Hendaknyalah untuk selalu menjaga tata krama dan sopan santun. Karena tata krama dan sopan santun adalah cerminan pribadi seseorang, termasuk ketika berada di asrama, etika harus selalu dijaga.
Di sekolah, siswa setiap hari bertemu dengan guru dan teman-teman kelas. Masing-masing dari mereka memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda. Setiap lingkungan sekolah dan setiap guru yang mengajar mempunyai ciri dan situasi yang berbeda. Namun, apapun situasi di sekolah semua siswa harus menjaga etika secara baik dan benar.
Menghormati dan bersikap sopan terhadap guru merupakan salah satu hal terpenting ketika siswa berada di lingkungan sekolah. Karena guru adalah orang yang mendidik dan mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan, baik secara formal maupun non-formal. Lewat guru juga, siswa bisa menjadi lebih berwawasan luas.
Melalui seorang guru juga, tugas para orang tua dalam mengantarkan putra –putrinya mencapai masa depan yang lebih cerah terbantu. Oleh karena itu, siswa sudah sepatutnya menghormati dan menjaga sikap agar guru tidak kecewa terlebih sampai sakit hati. Guru adalah orang tua kedua setelah orang tua kandung. Saat berbicara dengan guru, gunakanlah bahasa yang santun dan sopan. Hormatilah para guru dimanapun berada, baik di sekolah, di asrama maupun di luar sekolah, Ucapkanlah salam seraya menyapa dengan hormat saat berpapasan dengan para guru. Apabila ada pertanyaan, bertanyalah dengan sopan ketika menemui pelajaran yang kurang di pahami.
Hal-hal tersebut merupakan etika yang sudah sepatutnya diterapkan oleh para siswa. Tentunya ini akan membangun kepribadian para siswa di masa depan, ketika mereka sudah selesai mengenyam Pendidikan di sekolah kemudian mereka harus hidup berdampingan di masyarakat.