Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Musim hujan menjadi salah satu musim yang identik dalam negara tropis, salah satunya Indonesia. Memang bagi negara yang beriklim tropis hanya memiliki 2 musim saja, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Untuk itu, mari kita pahami lebih jauh tentang siklus hujan dari awal hingga akhir.
Air adalah sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup yang ada di bumi. Salah satunya adalah manusia, air banyak digunakan untuk kebutuhan hidup maupun kebutuhan produksi. Tingginya pemakaian air membuat kita bertanya-tanya, memangnya air tidak kehabisan dipakai terus menerus?
Kenyataannya tidak. Alam telah memiliki siklus tersendiri agar pasokan air terus terjaga setiap waktu yang disebut siklus hidrologi atau yang lebih populer siklus hujan. Siklus ini sudah menjadi hukum alam yang berlaku di Bumi, bertujuan agar mampu mempertahankan jumlah dan ketersediaan air.
Proses siklus ini diawali dengan penguapan air laut akibat sinar matahari dan naik ke atmosfir menjadi awan. Nantinya awan ini akan terbawa angin hingga mencapai daratan dan diturunkan airnya melalui hujan. Air hujan akan terus mengalir turun hingga mencapai pantai. Begitulah seterusnya siklus hujan tersebut. Agar lebih jelasnya, mari simak berbagai proses dalam siklus hujan berikut!
Evaporasi merupakan proses penguapan yang terjadi pada permukaan tanah maupun air akibat sinar matahari. Proses ini dapat terjadi di permukaan air (seperti laut, sungai dan danau), permukaan tanah (genangan air di atas tanah) dan permukaan tanaman (intersepsi). Evaporasi dapat terjadi ketika terdapat perbedaan tekanan uap air antara permukaan dan udara yang menyebabkan terjadi perpindahan molekul air ke udara atau kondensasi.
Siklus transpirasi sebenarnya mirip dengan evaporasi yaitu penguapan air, hanya saja terjadi pada bagian tubuh makhluk hidup. Molekul cair pada makhluk seperti hewan dan tumbuhan akan berubah menjadi uap air dan naik ke atmosfer. Proses transpirasi dan evaporasi dapat bergabung menjadi satu menjadi evotranspirasi.
Untuk tahap kondensasi, air yang telah menguap kemudian berubah menjadi partikel es. Partikel es ini akan berbentuk bulir yang sangat kecil akibat suhu dingin pada atmosfer bagian atas. Kumpulan partikel es tersebut kemudian berubah menjadi awan.
Proses presipitasi adalah tahap mencairnya awan karena awan tersebut tidak mampu menahan suhu yang seiring waktu semakin naik. Tahap inilah yang kita sebut sebagai hujan atau turunnya air dari awan ke permukaan bumi. Apabila suhu di tempat tersebut kurang dari 0 derajat celcius, maka yang turun adalah bulir salju atau es alih-alih air.
Tahap run off artinya hasil turunnya air hujan yang berlimpah dan kemudian bergerak dari permukaan tinggi ke permukaan yang rendah. Perpindahan ini dapat melalui berbagai macam jalur atau saluran seperti got, sungai dan danau.
Tahap inflitasi adalah tahap terakhir dari siklus hidrologi, dimana air hujan akan terserap oleh tanah dan menjadi air tanah. Jadi tidak semua air hujan akan mengalir dari permukaan atas saja, melainkan mengalir pula ke tanah. Pada akhirnya air tersebut akan kembali ke laut secara keseluruhan.
Itulah siklus hujan yang senantiasa terjadi seiring waktu, khususnya di negara tropis yang hanya memiliki 2 musim saja. Jaga terus kesehatan kalian di tengah musim hujan saat ini agar bisa terus belajar dengan nyaman.