Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Banyak yang bertanya, sebenarnya lulusan pesantren akan menjadi apa? Hal yang memang sudah umum bahwa lulusan pesantren selalu identik dengan menjadi ustadz atau kyai padahal faktanya tidak demikian.
Dalam era modern ini terasa sangat tertinggal zaman jika kita masih saja menganggap lulusan pesantren identik dengan ustadz dan kyai. Pesantren saat ini telah berevolusi menjadi lebih baik dan lebih modern. Konsep pendidikan pesantren juga bukan sebatas pelajaran agama yang kental dengan konsep keislaman yang dimana setiap santrinya hanya membayar dengan jasa dan kerja keras untuk perkembangan pesantren.
Pesantren saat ini jauh lebih modern dengan beberapa konsep pendidikan yang kebanyakan lebih meningkatkan pendidikan akademis dan non akademis. Disini perlu digaris bawahi juga bahwa pendidikan pesantren modern tidak lepas dari pesantren itu sendiri. Di era modern saat ini ada beberapa pesantren yang bahkan mengatasnamakan dirinya sebagai boarding school atau sekolah berasrama namun kenyataannya konsep pendidikannya lebih kental ke aura pesantren namun jauh lebih modern karena memiliki kurikulum dan fasilitas yang lebih memadai.
Lulusan pesantren modern ini juga beragam, ada yang menjadi dokter, guru, insinyur, PNS, polisi dan lain sebagainya. Karena pada dasarnya lulusan pesantren tidak identik dengan kyai dan ustadz. Justru saat ini lulusan pesantren banyak yang berkarir cemerlang tergantung dari peminatan mereka selama di pesantren.
ilmu agama yang didapatkan di pesantren merupakan bekal yang diberikan sebagai penyetara dari ilmu-ilmu umum, agar kelak ketika lulusan-lulusan pesantren sudah berbaur dengan dunia luar, mereka tidak akan lupa akan kewajibannya sebagai seorang muslim.
Diharapkan juga ketika lulusan pesantren ini ketika melanjutkan ke luar negeri mereka tidak lupa dengan ajaran mereka selama di pesantren dan mereka tidak lupa tentang pentingnya beribadah dan diharapkan dapat menjadi jalan dakwah bagi para santrinya.
Lulusan pesantren juga bisa melanjutkan sekolah ke luar negeri, karena pada dasarnya pesantren disini hanya sebagai ilmu akhirat yang ditambahkan dalam kurikulum sekolah sebagai ilmu tambahan yang wajib diikuti siswa dan santri selama sekolah. Maka tidak heran jika ada lulusan pesantren yang bisa melanjutkan sekolah ke luar negeri.
Seperti lulusan pesantren siswa Al Masoem tingkat SMA, ada beberapa siswanya yang lulus kemudian lanjut studi ke Jepang melalui beasiswa, beberapa diantaranya ada yang melanjutkan ke Kairo, Turki dan banyak negara lainnya. Itu sebagai bukti bahwa lulusan pesantren bisa menjadi apapun yang mereka inginkan sesuai dan tergantung minat dan bakat mereka selama di sekolah maupun selama di pesantren.
Beruntungnya lulusan SMA Al Masoem baik yang pesantren ataupun yang hanya sekolah formal adalah tidak ada batasan bagi siswa untuk berkreasi dan meningkatkan minat dan bakatnya baik selama di sekolah atau selama di pesantren. Yang menjadi perbedaan signifikan dari lulusan SMA formal dan SMA Pesantren Al Masoem adalah dalam ilmu agamanya yang dimana lulusan pesantren siswa Al Masoem jauh lebih banyak dari pada SMA Al Masoem Full Day school namun dari segi pelajaran agama selama di sekolah sama.
Lulusan pesantren yang identik dengan kyai, santri dan ustadz pada dasarnya merupakan lulusan pesantren salaf. Sedangkan pada pesantren modern lebih identik dengan lulusan normal seperti sekolah umum namun yang lebih kental adalah ilmu agama yang dibawanya sebagai bekal agar lulusan pesantren tidak lupa dengan jati dirinya sebagai seorang santri.