Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Memilih sekolah untuk anak bukan hanya tentang mempertimbangkan nilai akademik atau fasilitas yang tersedia. Bagi calon orang tua murid, sekolah juga diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh, membangun karakter, mengembangkan keterampilan, serta membantu anak mengenali minat dan potensinya. Karena itu, program pendidikan yang memberikan ruang bagi siswa untuk belajar melalui berbagai pengalaman menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memilih sekolah.
SMP Al Ma’soem menghadirkan konsep pendidikan dengan semangat “Future Skills” melalui Kurikulum Holistik, Kelas Internasional, Program Tahfidz, Peminatan Olimpiade, serta 10 Kokurikuler. Program tersebut menjadi salah satu bagian yang ditonjolkan dalam informasi penerimaan siswa baru Tahun Ajaran 2027–2028.
Lalu, mengapa program 10 kokurikuler tematik dapat menjadi daya tarik bagi calon orang tua murid?
Salah satu hal yang menarik dari kokurikuler di SMP Al Ma’soem adalah bentuk kegiatannya yang beragam. Materi yang tercantum dalam program meliputi Math Day, Cooking Day, Expression Day, Moeslim Day + Manasik Haji, Sains Day, Sport Day, Independence Day, Batik Day, English Day, Career Day, serta Bulan Bahasa & Sumpah Pemuda.
Ragam kegiatan tersebut membuat pengalaman siswa tidak hanya berpusat pada pembelajaran di dalam kelas. Siswa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan dengan tema yang berbeda-beda sehingga proses pendidikan dapat terasa lebih variatif.
Bagi orang tua, keberagaman tersebut dapat menjadi pertimbangan karena pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan penguasaan materi pelajaran, tetapi juga pengalaman yang dapat memperluas wawasan dan mengenalkan berbagai bidang kepada siswa.
Kegiatan tematik memberikan ruang bagi siswa untuk memperoleh pengalaman melalui aktivitas. Misalnya, Cooking Day menghadirkan tema yang berbeda dari pembelajaran matematika melalui Math Day. Demikian pula dengan Sains Day, Sport Day, English Day, maupun Career Day.
Perbedaan tema tersebut menunjukkan adanya upaya untuk menghadirkan pengalaman belajar dari berbagai bidang. Siswa tidak hanya diperkenalkan pada materi secara konseptual, tetapi juga mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan tema tertentu.
Bagi calon orang tua murid, pendekatan seperti ini dapat menjadi daya tarik karena anak memperoleh variasi pengalaman selama menjalani pendidikan di sekolah.
Setiap anak memiliki ketertarikan dan potensi yang berbeda. Ada siswa yang tertarik pada bidang akademik, bahasa, olahraga, seni, sains, kegiatan sosial, maupun bidang lainnya.
Program kokurikuler tematik memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal berbagai bidang melalui kegiatan yang berbeda. Math Day dan Sains Day, misalnya, dapat memperkenalkan pengalaman yang berkaitan dengan bidang akademik. Sementara itu, Batik Day, Sport Day, English Day, dan Career Day memberikan tema pengalaman yang berbeda.
Program ini juga berjalan berdampingan dengan peminatan Olimpiade dan ekstrakurikuler yang variatif. Dalam informasi SMP Al Ma’soem, siswa diwajibkan memilih minimal satu ekstrakurikuler.
Dengan demikian, orang tua dapat melihat adanya ruang bagi anak untuk mengeksplorasi ketertarikan mereka melalui berbagai kegiatan sekolah.
SMP Al Ma’soem memperkenalkan Kurikulum Holistik sebagai salah satu bagian dari program sekolah. Selain 10 kokurikuler, terdapat pula Program Tahfidz dengan konsep Ziyadah dan Mutqin, kelas internasional, peminatan Olimpiade, serta beasiswa akademik dan nonakademik.
Dalam konteks tersebut, 10 kokurikuler tematik menjadi salah satu unsur yang melengkapi pengalaman pendidikan siswa. Kegiatan tersebut hadir bersama berbagai program lain yang mencakup aspek akademik, keagamaan, pengembangan minat, dan pengalaman sosial.
Hal ini sejalan dengan arah pembentukan generasi yang dicantumkan dalam materi sekolah, yaitu CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER. CAGEUR dijelaskan sebagai takwa, disiplin dan tangguh; BAGEUR sebagai akhlak, jujur dan manfaat; sedangkan PINTER sebagai cerdas, adaptif dan mandiri.
Kegiatan tematik juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk berinteraksi, bekerja sama, mengikuti aturan kegiatan, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembentukan kebiasaan dan karakter siswa di lingkungan sekolah.
Hal ini semakin relevan dengan visi pembentukan generasi CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER yang diusung SMP Al Ma’soem. Program sekolah tidak hanya mencantumkan kegiatan akademik, tetapi juga memasukkan kegiatan keagamaan dan pengembangan karakter.
Program Tahfidz minimal tiga juz, shalat wajib berjamaah, serta Dhuha bersama juga menjadi bagian dari program Tahfidz dan ibadah. Sekolah juga mencantumkan sejumlah bentuk penghargaan seperti Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur’an, dan bebas DOP bagi siswa berprestasi.
Dengan adanya kombinasi antara kegiatan akademik, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan keagamaan, orang tua dapat melihat bahwa pengalaman siswa di sekolah memiliki banyak aspek.
Menariknya, tema kokurikuler tidak hanya berkaitan dengan akademik atau keterampilan praktis. Program tersebut juga mencakup Independence Day, Batik Day, Bulan Bahasa & Sumpah Pemuda.
Tema-tema tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk mengenal berbagai aspek budaya dan kehidupan berbangsa. Batik, misalnya, dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kekayaan budaya Indonesia. Sementara Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda dapat dikaitkan dengan pengalaman siswa dalam mengenal bahasa serta momentum sejarah nasional.
Bagi calon orang tua murid, keberadaan kegiatan dengan tema budaya dan kebangsaan dapat menjadi salah satu bagian yang menarik karena pengalaman sekolah tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik.
Salah satu kegiatan yang secara langsung menarik perhatian adalah Career Day. Tema ini memberikan ruang untuk memperkenalkan siswa pada berbagai hal yang berkaitan dengan dunia karier.
Pada jenjang SMP, pengenalan terhadap berbagai pilihan bidang sejak dini dapat menjadi bagian dari proses mengenali minat dan gambaran masa depan. Siswa dapat memperoleh pengalaman yang berbeda dibandingkan kegiatan pembelajaran reguler.
Program tersebut juga melengkapi berbagai pilihan pengembangan siswa yang tersedia di SMP Al Ma’soem, termasuk kelas internasional dan peminatan Olimpiade.
Pelaksanaan berbagai kegiatan membutuhkan lingkungan sekolah yang mendukung. SMP Al Ma’soem mencantumkan sejumlah fasilitas, antara lain masjid, dome, ruang konselor, ruang seminar, ruang multimedia, kantin, lapang panahan, free WiFi, CCTV, studio mini dan podcast, reading corner, sarana olahraga, serta laboratorium komputer, biologi, fisika, kimia, dan bahasa.
Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang dapat mendukung kegiatan siswa. Artinya, program kokurikuler tidak berdiri sendiri, tetapi berada dalam ekosistem sekolah yang juga menyediakan berbagai sarana pembelajaran dan aktivitas.
SMP Al Ma’soem menawarkan konsep Full Day & Boarding School untuk Tahun Ajaran 2027–2028.
Untuk pilihan boarding, sekolah menyediakan pondok putra dan putri secara terpisah, kamar berkapasitas 4–6 orang dengan kamar mandi di dalam, laundry dan catering, security 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, serta fasilitas olahraga.
Dalam konteks ini, kegiatan kokurikuler menjadi salah satu bagian dari pengalaman pendidikan yang lebih luas. Siswa tidak hanya menjalani rutinitas pembelajaran, tetapi juga memperoleh kesempatan mengikuti berbagai aktivitas tematik yang telah disiapkan sekolah.
Pada akhirnya, daya tarik utama dari 10 kokurikuler tematik dapat dilihat dari keberagamannya. Program tersebut mencakup tema matematika, memasak, ekspresi, keagamaan, sains, olahraga, kemerdekaan, batik, bahasa Inggris, karier, hingga bahasa dan Sumpah Pemuda.
Keberagaman tersebut memberikan gambaran bahwa pengalaman siswa di SMP Al Ma’soem tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran reguler. Program sekolah juga menyediakan berbagai aktivitas yang dapat mempertemukan siswa dengan bidang, tema, dan pengalaman yang berbeda.
Hal tersebut sejalan dengan konsep “Future Skills” yang ditampilkan dalam materi SMP Al Ma’soem. Sekolah juga memadukannya dengan pendidikan keagamaan melalui pembelajaran pesantren, yang mencakup Al-Qur’an Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Program 10 Kokurikuler Tematik menjadi salah satu bagian yang menonjol dalam program SMP Al Ma’soem karena menawarkan pengalaman belajar dengan tema yang beragam. Mulai dari Math Day, Cooking Day, Expression Day, Moeslim Day + Manasik Haji, Sains Day, Sport Day, Independence Day, Batik Day, English Day, Career Day, hingga Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal berbagai bidang melalui aktivitas sekolah.
Bagi calon orang tua murid, keberadaan program tersebut dapat menjadi pertimbangan karena memperlihatkan adanya variasi pengalaman pendidikan di luar pembelajaran reguler. Program kokurikuler juga hadir berdampingan dengan Kurikulum Holistik, Program Tahfidz, kelas internasional, peminatan Olimpiade, ekstrakurikuler, serta berbagai fasilitas sekolah.
Dengan perpaduan tersebut, SMP Al Ma’soem menawarkan lingkungan pendidikan yang mengarahkan siswa pada pengalaman akademik, keagamaan, karakter, minat, dan keterampilan. Keseluruhan program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi yang CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER—takwa, disiplin dan tangguh; berakhlak, jujur dan memberi manfaat; serta cerdas, adaptif dan mandiri.