WhatsApp Image 2026 07 29 at 16.12.37 (1)

Mengapa IMTAK dan IPTEK Perlu Dikenalkan Bersamaan Sejak Sekolah Dasar?

Memilih sekolah dasar untuk anak bukan hanya tentang melihat seberapa baik pembelajaran akademiknya. Orang tua juga perlu mempertimbangkan bagaimana sekolah membantu anak membangun karakter, mengenal nilai-nilai agama, sekaligus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada usia sekolah dasar, anak sedang berada dalam tahap penting untuk membentuk kebiasaan belajar dan cara berpikir yang akan terbawa ke jenjang pendidikan berikutnya.

Salah satu pendekatan yang menarik untuk diperhatikan adalah upaya menggabungkan pendidikan IMTAK dan IPTEK. IMTAK berkaitan dengan iman dan takwa, sedangkan IPTEK berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Keduanya dapat menjadi bagian yang saling melengkapi ketika anak mendapatkan pendidikan secara menyeluruh. SD Al Ma’soem menjadi salah satu sekolah yang dalam konsep pendidikannya menggabungkan pembelajaran umum dengan pendidikan yang berkaitan dengan IMTAK dan IPTEK.

Dalam informasi penerimaan siswa baru tahun ajaran 2027-2028, SD Al Ma’soem menjelaskan bahwa pembelajaran menggunakan kurikulum DIKNAS 100% yang dipadukan dengan kurikulum Al Ma’soem. Selain pembelajaran tersebut, terdapat tambahan pembelajaran yang berkaitan dengan IMTAK dan IPTEK, antara lain Bahasa Arab, Program Tahfidz, Bahasa Inggris, serta pengenalan dan praktik komputer.

Memahami Pentingnya IMTAK dan IPTEK untuk Anak

Pendidikan dasar merupakan masa ketika anak tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung. Mereka juga mulai memahami aturan, tanggung jawab, hubungan dengan orang lain, serta bagaimana menggunakan pengetahuan yang dimiliki. Karena itu, pendidikan yang hanya berfokus pada kemampuan akademik belum tentu cukup untuk mendukung seluruh perkembangan anak.

IMTAK dapat menjadi bagian yang membantu anak mengenal nilai keagamaan dan membangun kebiasaan positif. Sementara itu, IPTEK memberikan ruang bagi anak untuk mengenal pengetahuan, teknologi, dan berbagai perkembangan yang ada di sekitarnya. Ketika keduanya diperkenalkan secara seimbang, anak dapat memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademik.

Konsep tersebut sejalan dengan arah pendidikan SD Al Ma’soem yang menekankan pembentukan generasi yang takwa, disiplin, tangguh, berakhlak, jujur, bermanfaat, cerdas, adaptif, dan mandiri.

Bagaimana Pendidikan Agama Dapat Berjalan Bersama Pembelajaran Umum?

Pembelajaran agama tidak harus dipandang sebagai sesuatu yang terpisah dari pelajaran umum. Anak dapat memperoleh pengetahuan akademik sekaligus membangun kebiasaan yang berkaitan dengan nilai dan karakter. Pendekatan seperti ini membantu anak memahami bahwa kemampuan yang dimiliki juga perlu digunakan secara bertanggung jawab.

Di SD Al Ma’soem, aspek IMTAK antara lain terlihat melalui keberadaan Bahasa Arab dan Program Tahfidz sebagai bagian dari tambahan pembelajaran. Kehadiran program tersebut menunjukkan bahwa pendidikan agama ditempatkan sebagai salah satu unsur yang melengkapi pembelajaran anak, bukan sekadar aktivitas tambahan yang berdiri sendiri.

Bagi orang tua, hal ini dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika mencari sekolah dasar yang ingin memberikan pendidikan akademik sekaligus pembentukan karakter. Namun, orang tua tetap dapat melihat lebih jauh mengenai bagaimana kegiatan tersebut dilaksanakan sehari-hari agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan anak.

Mengenalkan IPTEK dengan Cara yang Sesuai untuk Anak SD

Teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, mengenalkan teknologi kepada anak sejak sekolah dasar dapat menjadi langkah untuk membantu mereka memahami penggunaannya secara lebih terarah. Pengenalan teknologi pada usia tersebut tidak harus selalu berarti pembelajaran yang rumit. Anak dapat terlebih dahulu memahami fungsi komputer, mengenal berbagai perangkat, serta belajar menggunakan teknologi untuk mendukung proses belajar.

SD Al Ma’soem mencantumkan pengenalan dan praktik komputer sebagai salah satu tambahan pembelajaran yang berkaitan dengan IMTAK dan IPTEK. Sekolah juga memiliki fasilitas laboratorium komputer yang dapat mendukung aktivitas pembelajaran tersebut.
Selain komputer, pilihan ekstrakurikuler Robotik juga tersedia. Kehadiran kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi anak yang memiliki ketertarikan pada teknologi untuk mengeksplorasi minatnya melalui kegiatan di luar pembelajaran utama.

Bahasa Inggris dan Bahasa Arab sebagai Bagian dari Pengembangan Kemampuan Anak

Bahasa menjadi salah satu kemampuan yang penting dalam perkembangan anak. Penguasaan bahasa tidak hanya berhubungan dengan nilai pelajaran, tetapi juga dengan kemampuan berkomunikasi dan memahami informasi. Karena itu, memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal lebih dari satu bahasa dapat memperluas pengalaman belajarnya.

Dalam konsep pendidikan SD Al Ma’soem, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris menjadi bagian dari tambahan pembelajaran. Keduanya memiliki karakteristik dan tujuan pembelajaran yang berbeda, sehingga anak memperoleh pengalaman yang beragam dalam mempelajari bahasa.

Bahasa Arab dapat menjadi bagian yang mendukung pembelajaran bernuansa keagamaan, sementara Bahasa Inggris dapat membantu anak mengenal bahasa yang banyak digunakan dalam berbagai sumber informasi dan komunikasi global. Pada tahap sekolah dasar, fokus utamanya bukan sekadar membuat anak menguasai banyak kosakata, tetapi membangun keberanian dan kebiasaan untuk belajar bahasa secara bertahap.

Peran Kurikulum dalam Menyeimbangkan Akademik dan Karakter

Kurikulum menjadi salah satu hal yang penting ketika orang tua menilai sebuah sekolah. Pembelajaran akademik tetap menjadi bagian utama karena anak perlu memiliki kemampuan dasar yang kuat. Namun, pendidikan karakter juga perlu mendapatkan ruang agar perkembangan anak tidak hanya diukur melalui kemampuan mengerjakan soal.

SD Al Ma’soem menjelaskan bahwa kurikulum DIKNAS 100% dipadukan dengan kurikulum Al Ma’soem. Perpaduan tersebut kemudian dilengkapi dengan pembelajaran tambahan yang berkaitan dengan IMTAK dan IPTEK.

Dengan pola tersebut, aktivitas pendidikan tidak hanya diarahkan pada satu bidang. Anak tetap mendapatkan pembelajaran akademik, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengenal agama, bahasa, teknologi, serta berbagai kegiatan pengembangan diri.

Apakah Anak Tidak Akan Merasa Terlalu Banyak Belajar?

Pertanyaan mengenai beban kegiatan tetap penting diperhatikan, terutama karena SD Al Ma’soem menerapkan konsep Full Day. Informasi sekolah menunjukkan bahwa pendidikan Full Day tersebut dipadukan dengan berbagai program pengembangan minat dan bakat.
Dalam memilih sekolah, orang tua sebaiknya tidak hanya melihat jumlah program yang tersedia, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan anak dalam mengikuti aktivitas tersebut. Setiap anak mempunyai karakter, energi, minat, dan kemampuan beradaptasi yang berbeda.

Orang tua dapat memperhatikan apakah anak menikmati aktivitas belajar, memiliki waktu istirahat yang cukup, dan tetap mempunyai kesempatan untuk melakukan kegiatan bersama keluarga. Dengan begitu, program sekolah dapat menjadi bagian dari perkembangan anak tanpa membuat seluruh waktu anak terasa hanya diisi oleh kegiatan belajar.

Kegiatan Nonakademik sebagai Pelengkap Pembelajaran

Pengembangan IPTEK dan IMTAK juga dapat didukung oleh aktivitas nonakademik. SD Al Ma’soem memiliki berbagai pilihan ekstrakurikuler, mulai dari Tahfidz, English Club, Math Club, Sains Club, Futsal, Taekwondo, Catur, Hockey, Basket, Panahan, Robotik, Bola, Voli, hingga Paduan Suara.

Banyaknya pilihan tersebut memungkinkan anak mengenal aktivitas yang sesuai dengan minatnya. Anak yang menyukai olahraga dapat mencoba kegiatan olahraga, sementara anak yang tertarik pada teknologi dapat mempertimbangkan Robotik. Anak yang mempunyai ketertarikan pada bahasa dapat mengikuti English Club, sedangkan anak yang tertarik pada kemampuan akademik tertentu dapat melihat pilihan seperti Math Club atau Sains Club.

Variasi kegiatan tersebut juga dapat membantu anak memahami bahwa kemampuan setiap orang berbeda. Seorang anak tidak harus selalu menjadi yang terbaik dalam semua bidang. Mereka dapat menemukan bidang yang disukai dan secara bertahap mengembangkan kemampuan di bidang tersebut.

IMTAK dan IPTEK dalam Pembentukan Anak yang Adaptif

Perkembangan teknologi membuat kemampuan beradaptasi menjadi semakin penting. Anak akan bertemu dengan berbagai informasi, perangkat, lingkungan, dan tantangan baru ketika bertambah besar. Karena itu, kemampuan akademik perlu disertai dengan karakter yang membuat anak mampu menggunakan pengetahuannya secara bijak.

SD Al Ma’soem mencantumkan karakter cerdas, adaptif, dan mandiri sebagai bagian dari gambaran generasi yang ingin dibentuk. Visi sekolah juga mengarah pada generasi “Cageur, Bageur, Pinter”, sedangkan misinya mencakup pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, literasi, dan numerasi.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan tidak hanya dipahami dari sisi akademik. Anak juga diarahkan untuk memiliki karakter, kemampuan beradaptasi, kepedulian sosial, serta kebiasaan positif yang dapat mendukung kehidupannya di luar lingkungan sekolah.

Apa yang Bisa Dipertimbangkan Orang Tua?

Ketika mempertimbangkan sekolah dengan pendekatan IMTAK dan IPTEK, orang tua dapat melihat beberapa hal sebelum menentukan pilihan. Tidak cukup hanya mengetahui bahwa sebuah program tersedia. Yang juga penting adalah memahami kesesuaiannya dengan kebutuhan anak.

Beberapa pertanyaan yang dapat menjadi bahan pertimbangan antara lain:

  • Bagaimana pembelajaran agama diterapkan dalam kegiatan sehari-hari?
  • Bagaimana anak diperkenalkan pada teknologi?
  • Apakah anak mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi minat dan bakat?
  • Bagaimana pembagian waktu antara pembelajaran akademik, kegiatan tambahan, dan istirahat?
  • Apakah fasilitas sekolah mendukung kegiatan yang ditawarkan?
  • Bagaimana sekolah membangun kedisiplinan dan kemandirian anak?
  • Bagaimana komunikasi sekolah dengan orang tua mengenai perkembangan anak?

Pertanyaan tersebut dapat membantu orang tua mendapatkan gambaran yang lebih realistis mengenai kehidupan anak di sekolah. Terlebih lagi, setiap keluarga mempunyai pertimbangan yang berbeda ketika memilih sekolah dasar.

Pendidikan yang Tidak Hanya Berorientasi pada Nilai

Menggabungkan IMTAK dan IPTEK pada pendidikan dasar dapat menjadi salah satu pendekatan untuk melihat perkembangan anak secara lebih luas. Anak tetap membutuhkan kemampuan membaca, menulis, berhitung, memahami ilmu pengetahuan, dan menggunakan teknologi. Di sisi lain, mereka juga membutuhkan karakter, nilai, kedisiplinan, serta kemampuan berinteraksi dengan lingkungan.

SD Al Ma’soem menempatkan pembelajaran akademik, pendidikan karakter, pengembangan IMTAK dan IPTEK, serta kegiatan minat dan bakat dalam satu lingkungan pendidikan. Konsep tersebut juga didukung oleh berbagai fasilitas sekolah seperti laboratorium komputer, perpustakaan, reading corner, lapangan olahraga, panggung kreatif, mini zoo, klinik kesehatan, kantin, dan kolam renang.

Bagi calon orang tua siswa tahun ajaran 2027-2028, gambaran tersebut dapat menjadi bahan awal untuk menilai apakah pendekatan pendidikan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan anak. Yang paling penting bukan sekadar banyaknya program, tetapi bagaimana setiap kegiatan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan membantu anak berkembang sesuai potensinya.