Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh manusia untuk mengembangkan potensi manusia lain atau memindahkan nilai-nilai yang dimilikinya kepada orang lain dalam masyarakat atau lingkungan.
Pendidikan secara harfiah berarti membimbing, memperbaiki, menguasai, memimpin, menjaga, dan memelihara. Adapun Esensi dari pendidikan adalah adanya proses transfer nilai, pengetahuan, dan keterampilan yang mampu merubah sikap dan tingkah laku seseorang menjadi lebih baik.
Adapun yang dimaksud dengan Perubahan sikap yaitu βPerubahan atau pergeseran kecenderungan untuk bertingkah laku terhadap suatu objek karena adanya suatu perubahan dari lingkungannya,
Istilah pendidikan Islam dalam konteks Islam pada umumnya mengacu kepada term al-tarbiyah, al-taβdib dan al-taβlim. Di antara ketiga istilah tersebut term yang popular digunakan dalam praktek pendidikan Islam adalah term al-tarbiyah, sedangkan term al-taβdib dan al-taβlim jarang sekali digunakan pada hal istilah tersebut telah digunakan sejak awal pertumbuhan pendidikan Islam.Β Kendatipun demikian dalam hal-hal tertentu, ketiga term tersebut memiliki perbedaan, baik secara tekstual maupun kontekstual. Untuk itu perlu dimunculkan uraian dan analisis terhadap ketiga term pendidikan Islam tersebut dengan beberapa argumentasi tersendiri dan beberapa pendapat para ahli pendidikan Islam.
Istilah tarbiyah dalam kamus Al-Munjid berasal dari kata rabba-yurabbi-terbiyatan yang berarti tumbuh dan berkembang. Menurut Muhammad An-Naquib Al-Attas sebagaimana dikutip Munardi mengemukakan bahwa kata βtarbiyahβ pada dasarnya mengandung arti: mengasuh, menanggung, memberi tekanan, mengembangkan, memelihara, membuat menjadikan bertambah dalam pertumbuhan, memproduksi hasil-hasil yang sudah matang dan menjinakkan.
Adapun al-taβlim secara etimologis berasal dari kata kerja βallamaβ yang berarti βmengajar.β Jadi makna al-taβlim dapat diartikan βpengajaranβ seperti dalam bahasa Arab dinyatakan tarbiyah wa taβlim berarti βpendidikan dan pengajaran,β sedangkan pendidikan Islam dalam bahasa Arabnya βal- tarbiyah al-Islamiyah.β Kata taβlim menurut bahasa mempunyai asal kata dan dasar makna sebagai berikut: Pertama, berasal dari kata ΨΉΩΩ ΩΨΉΩΩ yang berarti mengecap atau memberi tanda. Kedua, berasal dari kata dasar ΨΉΩΩ ΩΨΉΩΩ yang berarti mengerti atau memberi tanda. Sejalan dengan persoalan di atas, Istilah al-taβlim yang juga digunakan dalam rangka menunjuk konsep pendidikan dalam Islam punya makna: Pertama, al-ta’lum adalah proses pembelajaran beroperasi secara terus menerus sejak manusia lahir melalui pengembangan fungsi-fungsi pendengaran, penglihatan dan hati sampai akhir usia. Kedua, proses al-taβlim tidak saja berhenti pada pencapaian pengetahuan dalam wilayah (domain) kognisi semata, melainkan terus menjangkau psikomotor dan afeksi. Dari makna ini menggambarkan bahwa taβlim dalam rangka pendidikan tidak saja menjangkau wilayah intelektual, melainkan juga persoalan sikap moral dan perbuatan dari proses hasil belajar yang dijalaninya. Dengan demikian makna al-taβlim tidak saja menguasai dan mengembangkan ilmu, melainkan juga mengembangkan aspek sikap dan tindakan yang sesuai dengan pengetahuan dalam rangka kehidupannya.
Al-taβdib lazimnya diterjemahkan dengan pendidikan sopan santun, tata krama, adab, budi pekerti, akhlak, moral dan etika. Al-taβdib yang seakar dengan adab memiliki arti pendidikan peradaban atau kebudayaan. Artinya, orang yang berpendidikan adalah orang yang berperadaban, sebaliknya, peradaban yang berkualitas dapat diraih melalui pendidikan. Al-ta’dib, dalam upaya pembentukan adab (tata krama), terbagi atas empat macam: (1) al-ta’dib adab al-haqq, pendidikan tata krama spiritual dalam kebenaran, yang memerlukan pengetahuan tentang wujud kebenaran, yang didalamnya segala yang ada memiliki kebenaran tersendiri dan yang dengannya segala sesuatu diciptakan; (2) al-taβdib adab al-khidmah, pendidikan tata krama spiritual dalam pengabdian, Sebagai seorang hamba, manusia harus mengabdi kepada sang Raja dengan menempuh tata krama yang pantas; (3) al-taβdib al syariβah, pendidikan tata krama tata krama dalam syariah, yang tata caranya telah digariskan oleh Tuhan melalui wahyu. Segala pemenuhan syariah Tuhan akan berimplikasi pada tata krama yang mulia; (4) al-ta’dib adab al-suhbah, pendidikan tata krama spiritual dalam persahabatan, berupa saling menghormati dan berperilaku mulia diantara sesama.
Istilah al-tarbiyah, al-taβdib, dan al-taβlim setelah dijelaskan di atas dapatkah diambil suatu analisa. Jika ditinjau dari segi penekanannya terdapat titik perbedaan satu sama lain, namun apabila ditilik dari segi unsur kandungannya, terdapat keterkaitan kandungannya yang saling mengikat satu sama lain yakni dalam hal memelihara dan mendidik anak. Dalam al-ta’dib titik tekannya adalah pada penguasaan ilmu yang benar dalam diri seseorang agar menghasilkan kemantapan amal dan tingkah laku yang baik. Sedang pada al-tarbiyah, titik tekannya difokuskan pada bimbingan anak supaya berdaya (punya potensi) dan tumbuh kelengkapan dasarnya serta dapat berkembang secara sempurna. Yaitu pengembangan ilmu dalam diri manusia dan pemupukan akhlak yakni pengamalan ilmu yang benar dan pendidikan pribadi. Kalau al-taβlim, titik tekannya pada penyampaian ilmu pengetahuan yang benar, pemahaman, pengertian, tanggung jawab, dan penanaman amanah kepada anak. Al-taβlim mencakup aspek-aspek pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan seseorang dalam hidupnya dan pedoman perilaku yang baik.
Dengan memaparkan ketiga istilah tersebut, maka terlihatlah bahwa istilah Al-ta’dib, al- tarbiyah, dan al- taβlim dapat digunakan secara bersama-sama untuk pendidikan Islam. Pengertian Pendidikan Islam secara Istilah, Kata Islam dalam βpendidikan Islamβ menunjukkan warna pendidikan tertentu, yaitu pendidikan yang berdasarkan islam. Pengertian pendidikan islam ini sebetulnya sudah cukup banyak dikemukakan oleh banyak ahli. Meskipun demikian, perlu dicermati dalam rangka melihat relevansi rumusan, baik dalam hubungan dengan dasar makna, maupun dalam rangka tujuan fungsi dan proses kependidikan Islam yang dikembangkan dalam rangka menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan umat manusia sekarang dan yang akan datang.