Santri (Custom)

Ini Dia Aktivitas Santri di Al Masoem yang Bisa Kamu Temu

Seperti yang diketahui, pendidikan menjadi salah satu hal penting di era sekarang. Apalagi jika orang tuanya ingin mendidik anak agar bisa menjadi pribadi baik dan menemukan jati diri. Salah satu pendidikan yang bisa dicoba adalah Al Masoem. Terdapat beberapa aktivitas santri di Al Masoem yang akan membuat siswanya lebih baik.

Al Masoem adalah sekolah Islamic yang berada di wilayah Bandung. Sekolah ini mempunyai jenjang dari PG sampai SMA. Selain dibekali dengan berbagai ilmu pengetahuan, di sini para siswa akan dibekali dengan keagamaan. Alhasil, anak-anak bisa bersikap dengan baik dan membuat pribadinya lebih positif.

Aktivitas Santri di Al Masoem

Sekolah Al Masoem menerapkan sistem boarding dan full day school. Biasanya, boarding ditujukan untuk anak-anak yang jauh dari orang tua. Meski begitu, ada banyak aktivitas yang disediakan oleh Al Masoem untuk membuat siswanya merasa nyaman dan aman selama sekolah. Berikut beberapa aktivitasnya.

  1. Kegiatan yang Penuh dengan Kedisiplinan

Sekolah al Masoem menerapkan kedisiplinan pada setiap kegiatannya. Namun, hal tersebut tidak menekan pada siswanya karena mengedepankan keamanan terhadap pendidik dan siswa. Selain itu, terciptanya kedisiplinan akan membuat lingkungan belajar menjadi lebih kondusif.

Siswa yang memilih sistem boarding school, maka harus siap dengan jadwal yang padat. Hal ini karena aktivitas yang ada di sekolah Al Masoem berbeda jika dibandingkan dengan sekolah umum lainnya. Selain itu, para siswa akan melanjutkan kegiatan di asrama yang sudah ditentukan sebelumnya setelah pulang dari sekolah.

Tujuannya agar para siswa mampu mengatur waktu dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya itu saja, sekolah ini menerapkan sistem reward dan punishment dengan ketat. Misalnya ada santri yang melanggar aturan, berkata kasar, merokok, dan lainnya akan mendapatkan poin. Jika poin yang didapatkan mencapai 250, maka santri akan dikembalikan pada orang tuanya.

  1. Penerapan Kurikulum Khusus

Aktivitas santri di Al Masoem yang bisa Anda temui adalah penerapan kurikulum khusus. Kurikulum itu disebut kurtilas yang menjadi cara khusus dari Al Masoem untuk menumbuhkan karakter terbaik bagi para siswa. Dengan cara ini, siswa diharapkan bisa terdidik secara baik. Selain itu, pastinya akan mempunyai lingkungan pergaulan yang sehat.

Dalam kurikulum tersebut, siswa Al Masoem akan mendapatkan pendidikan keagamaan yang lebih banyak. Tentu saja hal ini sangat baik, terutama untuk orang tua yang ingin anaknya mempunyai bekal agama tinggi. Hal ini karena terdapat kegiatan yang akan mendorong siswa untuk menunaikan kebiasaan baik. Misalnya salat dhuha setiap pagi secara rutin.

Ada lagi contoh kegiatan keagamaan yang akan didapatkan oleh para siswanya. Mulai dari pengajaran tentang ilmu aqidah, ilmu tajwid, kelas tahsin, kelas tahfidz, dan lainnya. Kegiatan tersebut akan dipantau dan diawasi selama 24 jam. Alhasil, orang tua tidak perlu khawatir untuk menitipkan anaknya di sini.

Aktivitas santri di Al Masoem ini pun tidak mempunyai sistem senioritas. Alhasil, siswa dapat beradaptasi dan bersosialisasi dengan nyaman. Hal inilah yang membuat Al Masoem menjadi salah satu sekolah Islam terbaik. Bagi Anda yang ingin menuntut ilmu agama, maka Al Masoem jadi pilihan tepat.

  1. Tidak Boleh Membawa Alat Elektronik

Salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan oleh para santri adalah tidak boleh membawa alat elektronik. Sepeti yang diketahui, anak di era sekarang tidak bisa lepas dari pengaruh smartphone. Alhasil, sekolah ini cocok untuk Anda yang ingin anak agar tidak kecanduan smartphone.

Selain itu, aktivitas santri di Al Masoem juga tidak boleh membawa barang kebutuhan pribadi yang tidak mempunyai hubungan dengan kegiatan pembelajaran di asrama.  Selain membuat lingkungan lebih kondusif karena para santri tidak memegang smartphone, tapi juga meminimalisir terjadinya kesenjangan sosial.

Dengan begitu, para siswa tidak akan merasa ada yang beda dari segi sosial. Alhasil, kegiatan pembelajaran dan makanan yang dikonsumsi pun mempunyai kesamaan. Para siswa pun bisa mendapatkan lebih banyak teman untuk diajak bertukar pendapat dan pikiran.

  1. Kegiatan Pelajaran Agama

Aktivitas santri di Al Masoem yang cukup menarik adalah kegiatan pelajaran agama. Di sekolah tersebut, para siswa bisa belajar ilmu agama paling penting yang harus dipelajari umat muslim, yakni ilmu tahsin. Jadi, para siswa akan belajar cara membaca Al Qur’an dengan benar.

Tidak hanya itu saja, para santri akan diajari kitab kuning. Mulai dari kitab tijan, kitab jurumiah, kitab sulam attaufiq, dan lain sebagainya. Menariknya lagi, setiap ada peringatan hari besar Islam, para siswa akan sibuk untuk mempersiapkannya. Jika siswa memilih boarding school, maka pembelajaran agama yang didapatkan cukup mendalam.

Namun, jika siswanya memilih full day schhol, bukan berati tidak mendapatkan pembelajaran agama. Para siswa dengan sistem full day akan mendapat tambahan kurikulum kurtilas yang sudah disempurnakan oleh boarding school. Jadi, Anda tidak perlu khawatir karena anak tetap bisa mendapatkan ilmu agama.

Bahkan, ilmu yang didapatkan jauh lebih banyak jika dibandingkan sekolah lainnya. Di Al Masoem, pelajaran agama yang diajarkan adalah pelajaran faqih, bahasa Arab, akidah, dan lain sebagainya. Uniknya lagi, siswa akan mendapat pelajaran menghafal Al Qur’an sehingga setiap hari siswa akan rutin dengan murajaah hafalan Qur’an.

  1. Menciptakan Kerukunan dan Kekeluargaan

Kegiatan yang ada di Al Masoem akan membuat para santri menciptakan suasana yang rukun dan kekeluargaan. Apalagi sistem boarding memang ditujukan untuk anak yang jauh dari orang tua sehingga bisa merasakan perasaan sama.

Selain itu, akan meringankan beban siswa yang merasa kesulitan untuk beradaptasi. Karena ketika bertemu teman yang sama, perlahan siswa tersebut akan membuka diri. Alhasil, kegiatan di santri akan menjadi kegiatan yang asyik.

Itulah beberapa aktivitas santri di Al Masoem yang bisa Anda temui dengan mudah. Jika tertarik ingin menyekolahkan anak di sini, jangan ragu untuk langsung mendaftar. Karena anak bisa mendapat ilmu pengetahuan sekaligus agama.