Images (27)

Ekstrakurikuler Keagamaan SMP Al Ma’soem Bandung, Mengembangkan Minat Religi dan Kemampuan Membaca Al-Qur’an

SMP Al Ma’soem Bandung menyediakan berbagai pilihan ekstrakurikuler keagamaan yang dapat diikuti siswa sesuai minat dan bakatnya. Kegiatan tersebut meliputi tilawah Al-Qur’an, Tahfidz, nasyid, marawis, hadroh, dan qasidah. Pilihan ini memberikan ruang bagi siswa untuk mengenal kegiatan yang berkaitan dengan pembacaan Al-Qur’an, hafalan, serta seni suara religi. Keberadaan ekstrakurikuler tersebut melengkapi program keagamaan sekolah yang mencakup kewajiban shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah, target hafalan Al-Qur’an, serta persyaratan pembelajaran keagamaan pada jenjang kelas tertentu.

Program keagamaan SMP Al Ma’soem juga memiliki ketentuan yang berkaitan dengan perkembangan kemampuan siswa. Untuk kelas reguler, target kelulusan Tahfidz adalah minimal Juz 30, sedangkan kelas peminatan Tahfidz Qur’an memiliki target minimal tiga juz. Selain itu, siswa kelas 7 yang akan naik ke kelas 8 wajib memahami fikih dasar, sementara siswa kelas 8 yang akan naik ke kelas 9 wajib lancar membaca Al-Qur’an. Ketentuan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pendidikan sekolah, sedangkan ekstrakurikuler keagamaan menjadi pilihan kegiatan tambahan yang tercantum dalam panduan.

Ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an

Tahfidz merupakan salah satu pilihan ekstrakurikuler keagamaan di SMP Al Ma’soem. Kegiatan ini berkaitan dengan proses menghafal ayat-ayat Al-Qur’an dan tercantum dalam kelompok seni suara serta religi. Program Tahfidz juga memiliki posisi penting dalam kebijakan pendidikan sekolah karena terdapat target hafalan yang berbeda antara siswa kelas reguler dan siswa kelas peminatan Tahfidz Qur’an. Dengan ketentuan tersebut, informasi mengenai Tahfidz tidak hanya berkaitan dengan ekstrakurikuler, tetapi juga mencakup target pembelajaran yang ditetapkan sekolah.

SMP Al Ma’soem menetapkan target kelulusan minimal Juz 30 bagi kelas reguler dan minimal tiga juz bagi kelas peminatan Tahfidz Qur’an. Selain itu, panduan beasiswa tahun ajaran 2027/2028 mencantumkan kategori pengurangan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) berdasarkan jumlah hafalan. Apresiasi tersebut dimulai dari hafalan dua juz hingga sepuluh sampai tiga puluh juz, dengan persentase pengurangan yang berbeda sesuai ketentuan. Namun, pemberian beasiswa tetap mengikuti aturan yang berlaku, termasuk ketentuan bahwa besaran maksimal pengurangan adalah 100 persen.

Tilawah Al-Qur’an

Tilawah Al-Qur’an menjadi pilihan ekstrakurikuler yang berkaitan dengan seni suara dan kegiatan keagamaan. Kegiatan ini tercantum secara khusus dalam daftar ekstrakurikuler SMP Al Ma’soem. Tilawah berfokus pada pembacaan Al-Qur’an, sedangkan Tahfidz berkaitan dengan hafalan. Keduanya sama-sama berada dalam lingkungan pengembangan kegiatan religi, tetapi memiliki fokus aktivitas yang berbeda.

Kehadiran tilawah melengkapi kebijakan sekolah yang mensyaratkan siswa kelas 8 agar lancar membaca Al-Qur’an ketika akan melanjutkan ke kelas 9. Meski demikian, panduan tidak merinci metode pembinaan tilawah, jadwal latihan, pembagian tingkat kemampuan, ataupun nama pengajar. Informasi mengenai kompetisi tilawah yang diikuti siswa juga tidak disebutkan secara khusus. Oleh karena itu, pembahasan kegiatan ini mengacu pada keberadaannya sebagai pilihan ekstrakurikuler dalam bidang keagamaan dan seni suara.

Nasyid sebagai Pilihan Seni Suara Religi

Nasyid termasuk dalam kelompok ekstrakurikuler seni suara dan religi SMP Al Ma’soem. Kegiatan ini memberikan pilihan bagi siswa yang tertarik pada seni suara dengan nuansa keagamaan. Dalam daftar ekstrakurikuler sekolah, nasyid dicantumkan bersama paduan suara, marawis, hadroh, qasidah, tilawah Al-Qur’an, dan Tahfidz. Keragaman tersebut menunjukkan bahwa kegiatan seni suara di sekolah mencakup beberapa bentuk aktivitas yang dapat dipilih sesuai ketertarikan siswa.

Panduan tidak menjelaskan lagu yang dibawakan, jumlah anggota kelompok, jadwal latihan, atau agenda penampilan nasyid. Karena itu, tidak dapat dipastikan bentuk kegiatan rutin maupun prestasi yang telah dicapai kelompok tersebut. Informasi yang tersedia menegaskan bahwa nasyid merupakan salah satu pilihan ekstrakurikuler yang dapat dipertimbangkan siswa yang memiliki minat pada seni suara religi.

Marawis dan Hadroh

Marawis dan hadroh juga tercantum sebagai pilihan ekstrakurikuler seni suara dan religi SMP Al Ma’soem. Kedua kegiatan ini berkaitan dengan kesenian religi yang melibatkan unsur musikal. Keberadaannya melengkapi pilihan kegiatan keagamaan di luar Tahfidz dan tilawah Al-Qur’an, sehingga siswa dapat mengenal bentuk pengembangan minat religi yang berbeda sesuai ketertarikannya.

Dalam panduan, marawis dan hadroh disebutkan secara terpisah sebagai dua kegiatan ekstrakurikuler. Namun, tidak terdapat rincian mengenai instrumen yang digunakan, jumlah peserta, pola latihan, atau kegiatan penampilan yang dijadwalkan sekolah. Panduan juga tidak menyebutkan kompetisi tertentu yang diikuti kelompok marawis maupun hadroh. Dengan demikian, informasi yang dapat dipastikan adalah tersedianya kedua kegiatan tersebut sebagai bagian dari ekstrakurikuler seni suara dan religi.

Qasidah sebagai Kegiatan Seni Religi

Qasidah menjadi salah satu pilihan kegiatan seni suara religi yang tersedia bagi siswa SMP Al Ma’soem. Kegiatan ini tercantum dalam daftar ekstrakurikuler bersama nasyid, marawis, hadroh, paduan suara, tilawah, dan Tahfidz. Keberadaan qasidah menambah variasi pilihan bagi siswa yang tertarik pada seni suara dalam lingkungan kegiatan keagamaan sekolah.

Meskipun qasidah tercantum sebagai salah satu ekstrakurikuler resmi dalam panduan, informasi mengenai jadwal latihan, materi lagu, komposisi kelompok, dan kesempatan tampil belum dijelaskan. Tidak tersedia pula keterangan mengenai pencapaian khusus kelompok qasidah dalam kompetisi. Oleh sebab itu, pembahasan ini berfokus pada jenis kegiatan yang tercantum tanpa menambahkan prestasi atau program yang belum memiliki keterangan pendukung.

Kewajiban Shalat Berjamaah di Sekolah

Selain menyediakan ekstrakurikuler keagamaan, SMP Al Ma’soem menetapkan kewajiban shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah di sekolah. Ketentuan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pendidikan yang berlaku bagi siswa. Berbeda dari ekstrakurikuler Tahfidz, tilawah, nasyid, marawis, hadroh, dan qasidah, kewajiban shalat berjamaah merupakan ketentuan kegiatan keagamaan sekolah, bukan sekadar pilihan berdasarkan minat siswa.

Panduan juga menyebutkan bahwa PSAM menyediakan program kajian keagamaan malam dan shalat berjamaah sebagai bagian dari fasilitas asrama. Dengan demikian, kegiatan keagamaan tercantum dalam dua konteks yang berbeda, yaitu kebijakan sekolah dan fasilitas Pesantren Siswa Al Ma’soem. Namun, panduan tidak merinci jadwal seluruh kegiatan ibadah di asrama atau menguraikan hubungan teknisnya dengan masing-masing ekstrakurikuler keagamaan.

Apresiasi Tahfidz dalam Program Beasiswa

Salah satu bentuk apresiasi yang tercantum dalam panduan Al Ma’soem adalah pengurangan DPP berdasarkan jumlah hafalan Al-Qur’an untuk tahun ajaran 2027/2028. Kategori yang tersedia meliputi hafalan dua juz sebesar 20 persen, tiga juz sebesar 30 persen, empat juz sebesar 40 persen, lima juz sebesar 50 persen, enam juz sebesar 60 persen, tujuh juz sebesar 70 persen, delapan juz sebesar 80 persen, sembilan juz sebesar 90 persen, serta hafalan sepuluh sampai tiga puluh juz sebesar 100 persen. Ketentuan tersebut memberikan gambaran bahwa hafalan Al-Qur’an menjadi salah satu kriteria apresiasi dalam program pengurangan biaya pendidikan.

Program beasiswa tersebut memiliki batas maksimal pengurangan sebesar 100 persen dan tidak dapat digabungkan untuk kategori yang sama. Panduan juga menyatakan bahwa ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan manajemen. Karena itu, orang tua yang ingin menggunakan kategori beasiswa Tahfidz perlu merujuk pada ketentuan resmi yang berlaku untuk tahun ajaran yang dituju. Informasi ini merupakan bagian dari program beasiswa Al Ma’soem, bukan jaminan bahwa setiap peserta ekstrakurikuler Tahfidz otomatis memperoleh pengurangan DPP.