Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Para pakar pendidikan anak mengatakan bahwa siswa SMP bisa menjadi malas sekolah karena dua faktor, yaitu faktor internal dan juga faktor eksternal. Dimana faktor internal berasal dari dalam diri siswa itu sendiri, dan faktor ekternal berkaitan dengan pengaruh dari lingkungan luar. Lalu bagaimana cara mengatasinya?
Untuk mengatasi anak SMP yang malas berangkat sekolah akan lebih baik jika tidak dengan amarah dan emosi. Sebagai orang tua Anda juga harus mengetahui faktor penyebabnya terlebih dahulu. Mendampingi anak remaja memang butuh kesabaran yang ekstra sampai menemukan solusi terbaik. Berikut cara mengatasinya!
Ketika anak melakukan mogok sekolah lebih baik jangan mendahulukan emosi Anda untuk memarahinya. Langkah awal ajaklah anak bicara dari hati ke hati dan cari tahulah alasan anak melakukan itu. Ketika anak mulai bercerita dengarkan baik-baik tanpa menghakimi atau meremehkan alasannya terlebih dahulu.
Setelah itu, baru bantulah anak untuk mencari solusi terbaik. Penting untuk melakukan pembicaraan ini secara santai dan tanpa paksaan. Jika diperlukan, bicaralah juga dengan pihak sekolah. Tanyakan perihal apa saja yang terjadi selama di dalam kelas dan bagaimana tingkah laku anak.
Termasuk juga bagaimana hubungan pertemanan anak dengan teman kelasnya. Dengan begitu, Anda dan pihak sekolah bisa bekerja sama untuk mencari solusi terbaik atas sikap anak ini.
Tetap berikan apresiasi berupa pujian kepada anak bahwa ia sudah melakukan tugasnya dengan cukup baik, terlepas dari hal yang tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan Anda. Katakan bahwa Anda bangga dengan apa yang selama ini sudah ia lewati, dan berikan ia semangat lagi agar mau berangkat sekolah.
Pujian seperti ini bisa membuat anak merasa senang dan lebih semangat untuk rajin belajar. Jika memang diperlukan Anda juga bisa memberikan anak hadiah untuk memotivasinya agar lebih semangat lagi berangkat ke sekolah.
Cara berikutnya untuk mengatasi anak yang malas sekolah adalah dengan selalu mendampingi anak ketika belajar maupun mengerjakan tugas sekolah. Dengan kehadiran orang tua dalam proses belajarnya akan membawa pengaruh besar terhadap minatnya untuk pergi ke sekolah.
Tanyakan juga pada anak mengenai pelajaran apa saja yang sudah dipelajarinya di sekolah. Selanjutnya Anda bisa mengulasnya bersama dengan cara yang menarik dan lebih menyenangkan dengan anak.
Dengan melakukan cara ini, akan menambah semangat belajar anak untuk berangkat ke sekolah.
Merasa terlalu lelah karena kurangnya waktu tidur juga bisa menjadi penyebab anak malas sekolah. Oleh sebab itu, memberikan waktu tidur yang cukup untuk anak sekitar 9 sampai 11 jam setiap malamnya merupakan hal yang cukup penting. Anda juga bisa membatasi anak dalam bermain gadget agar anak bisa istirahat dengan cukup.
Apabila anak menolak berangkat sekolah dengan alasan tidak enak badan, pusing, sakit kepala, dan lain sebagainya, sebaiknya Anda pastikan terlebih dahulu kondisinya. Jika memang perlu bawalah anak ke dokter. Jangan langsung menjudge anak dengan prasangka buruk, namun bukan tidak mungkin juga anak berbohong untuk menghindari sesuatu di sekolahnya.
Salah satu penyebab anak malas sekolah adalah karena ia mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran yang diberikan guru di sekolah. Biasanya anak akan merasa malas dan merasa percuma untuk berangkat ke sekolah. Di sinilah peran orang tua sangat penting untuk memastikan anak tidak mengalami kesulitan selama di sekolah.
Jika Anda merasa tidak bisa membimbing dan mengajari anak Anda secara langsung, Anda bisa mengikutkan anak pada lembaga bimbel atau les tambahan di luar jam sekolah. Dengan begitu, anak tidak akan merasa kesulitan dan menjadi semangat lagi untuk berangkat ke sekolah karena sudah menguasai semua mata pelajaran yang diberikan oleh gurunya.
Seorang anak juga bisa malas sekolah karena perilaku teman-teman atau gurunya yang kurang baik. Entah terjadi bullying atau ada yang mengolok-olok dirinya. Hal seperti ini bisa membuat anak tidak nyaman dan lebih memilih untuk tidak mau berangkat ke sekolah. Kalaupun dia mau pasti dia akan merasa enggan dan malas untuk berangkat.
Sama halnya dengan memastikan anak mendapat istirahat yang cukup, Anda juga harus memastikan anak Anda sehat dan tubuhnya bugar. Anda bisa memastikan untuk memberikannya asupan makanan yang bergizi, vitamin dan mineral yang tercukupi, dan kebutuhan yang diperlukan tubuh lainnya.
Jika anak sudah tidak bisa Anda kendalikan sendiri, maka Anda perlu menemui gurunya di sekolah, baik wali kelasnya atau guru konseling. Apabila ada masalah yang memang cukup besar maka Anda bisa segera mengatasinya. Tidak hanya itu, Anda juga bisa memperlihatkan kepada sekolah bahwa Anda terlibat sebagai orang tua dan berkomitmen untuk menyelesaikan masalah anak.
Yang terakhir, jangan ajak anak berdiskusi terlalu panjang atau bahkan berdebat mengenai alasannya tidak mau pergi sekolah. Melakukan hal itu tidak akan ada gunanya, yang ada hanya akan memperburuk keadaan. Lebih banyaklah untuk mendengarkan daripada mengomentari atau bahkan menghakimi si anak.
Itulah beberapa cara untuk mengatasi anak yang malas sekolah. Sebenarnya yang terpenting adalah luangkan waktu Anda untuk sejenak mendengarkan keluh kesah anak tanpa harus menghakiminya.