Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Salah satu program unggulan dari boarding school SMP Al Masoem yaitu program tahfidz. Awalnya untuk tingkat SMP, siswa dan siswi diwajibkan hafal 1 juz selama tiga tahun. Namun, sejak tahun pelajaran 2021/2022 jumlah juz untuk tahfidz di SMP Al Masoem yang ditargetkan menjadi 3 juz.
Pihak Al Masoem menilai bahwa menghafal 3 juz dalam 3 tahun untuk jenjang SMP cukup mudah. Al Masoem menyediakan program tahfidz untuk jenjang SMP karena menghafal Qur’an sangat berperan dalam membantu perkembangan potensi anak, terutama jenjang SMP di mana usia anak-anak masih cukup mudah untuk menghafal.
Cara Mengajari Tahfidz di SMP Al Masoem
Cara mengajari tahfidz di SMP Al Masoem tidak terlalu banyak menggunakan cara. Pada intinya, usaha untuk bisa menghafal Al Qur’an yaitu menghafalnya untuk mendapat hafalan baru, mengulang hafalan lama (muroja’ah), dan menghindari perbuatan maksiat. Berikut ini cara Al Masoem mengajarkan tahfidz untuk jenjang SMP.
1. Mengajarkan Tahsin kepada Santri
Penghafal Al Qur’an akan lebih mudah ketika sudah lancar membacanya. Selain itu, hafalan Al Qur’an harus dibarengi dengan pembelajaran tajwid, makhorijul huruf, dan pembelajaran tahsin lainnya. Menghafal Al Qur’an otomatis akan membacanya, sedangkan membaca Al Qur’an harus benar secara ilmu tahsinnya.
Atas dasar tersebut, setiap santri baru di Al Masoem akan mengikuti kelas tahsin untuk mengecek kelancaran bacaan Al Qur’an mereka. Santri akan terus mengikuti kelas tahsin selama bacaan Al Qur’annya belum lancar. Kelas tahsin ini tidak hanya untuk santri hafidz, tetapi seluruh santri Al Masoem yang belum bisa/lancar membaca Al Qur’an.
2. Memperbanyak Muroja’ah
Muroja’ah sangat penting agar hafalan dari awal tidak hilang. Oleh karena itu, selain target menghafal hafalan baru, melakukan muroja’ah menjadi salah satu cara mengajari tahfidz di SMP Al Masoem agar hafalan siswa dan siswinya kuat. Dengan sering muroja’ah hafalan yang dimiliki akan semakin lancar.
Muroja’ah merupakan metode menghafal Al Qur’an yang efektif dan mudah membuat hafalan karena konsepnya yang mengulang-ulang hafalan. Hafalan yang sering diulang akan lebih mudah diingat. Terdapat jadwal harian untuk melakukan muroja’ah bagi siswa dan siswi yang mengikuti tahfidz di SMP Al Masoem.
(1) Pagi hari
Jadwal muroja’ah di pagi hari masuk ke dalam jadwal sekolah formal. Kegiatan muroja’ah dilakukan sebelum KBM (kegiatan belajar mengajar) dilaksanakan, yaitu selama satu jam dari pukul 7 sampai 8 pagi. Kegiatan muroja’ah ini tidak akan mengganggu durasi jadwal sekolah yang ditentukan.
Tempat muroja’ah pagi hari dilaksanakan di masjid PSAM, masjid yang digunakan oleh para siswa dan siswi SMP Al Masoem untuk sholat dan ibadah lainnya. Pada jadwal ini hanya ada siswa dan siswi SMP yang melaksanakannya, sedangkan siswa jenjang SMA melakukan muroja’ah di waktu yang berbeda, yaitu ba’da dzuhur.
Setelah selesai muroja’ah, siswa dan siswi akan melakukan sholat sunat dhuha. Sholat dhuha memiliki keutamaan yang berlimpah sehingga rugi untuk ditinggalkan, terutama oleh siswa dan siswi yang sedang menghafal Al Qur’an.
(2) Ba’da Magrib hingga menjelang Isya
Di hari kerja (Senin – Jumat), mulai menjelang magrib sampai waktu tidur sudah masuk dalam jadwal pesantren. Muroja’ah tahfidz di SMP Al Masoem saat jadwal pesantren dilakukan pada ba’da Magrib hingga menjelas sholat Isya.
Para santri setelah sholat Magrib berjamaah dan wirid ba’da Magrib akan mengisi waktu luang hingga waktu Isya datang dengan murojaah hafalannya. Para santri tidak akan keluar dari lingkungan masjid sebelum sholat Isya berjamaah. Sedangkan, di weekend jadwal muroja’ah dilaksanakan pada jam yang berbeda.
(3) Jadwal Kelas Reguler
Kelas reguler dalam jadwal pesantren yaitu jadwal belajar ilmu agama Islam, seperti tahsin, belajar kitab kuning, dan tahfidz. Selama lima hari tersebut jadwal dibagi-bagi untuk setiap kategorinya mata pelajaran. Dari lima hari, tersedia satu hari kelas reguler untuk mengajar tahfidz di SMP Al Ma’soem.
Kelas tahfidz diisi dengan setoran hafalan para santri, mengecek bacaan Al Qur’an, dan sebagainya mengenai hafalan Al Qur’an. Jadwal pelaksanaan terbilang cukup sebentar, hanya dari pukul 19.30 hingga 20.30.
(4) Jadwal saat weekend
Di hari Sabtu dan Minggu muroja’ah tahfidz di SMP Al Masoem dilaksanakan mulai dari sebelum dzuhur sampai ba’da dzuhur. Jadwal muroja’ah ini yang hanya dijadwalkan untuk diikuti oleh siswa dan siswi di masjid. Selain jadwal ini, mereka bebas jika ingin menghafal lagi saat di kamar asrama atau di mana pun dan kapan pun.
Memberikan motivasi mencari salah satu cara mengajari tahfidz di SMP Al Masoem. Motivasi cukup penting untuk membuat para siswa dan siswi selalu semangat dalam menghafal Al Qur’an.
Banyak jenis motivasi yang diberikan, mulai dari memberitahu keutamaan seorang hafidz, pahala dari menghafal Al Qur’an, cerita-cerita mukjizat yang datang kepada seorang hafidz, dan sebagainya. Meskipun jumlah hafalan yang ditargetkan hanya 3 juz, banyak santri yang semangat hingga hafalan Al Qur’annya melebihi dari 3 juz.
Saat target hafalan masih 1 juz, bahkan ada siswa SMP Al Masoem yang lulus dengan 5 juz hafalan Al Qur’an. Al Masoem memberikan apresiasi terhadap siswa dan siswi yang dapat mempertahankan hafalannya dan jumlah hafalan yang lebih dari target dengan gratis biaya SPP sesuai dengan prestasi yang dimiliki.
Memang banyak metode hafalan yang diajarkan di luaran sana untuk cepat menghafal Al Qur’an. Namun, yang tak kalah penting dalam menghafal Al Qur’an yaitu kelancaran bacaan, murojaah, dan motivasi yang kuat. Dan, tahfidz di SMP Al Masoem menerapkan itu semua.