Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Memilih sekolah untuk anak membutuhkan pertimbangan yang matang, termasuk dalam merencanakan biaya pendidikan. Selain melihat kualitas pembelajaran, fasilitas, dan program pengembangan karakter, orang tua juga perlu mengetahui peluang keringanan biaya masuk yang tersedia.
Untuk tahun ajaran 2027/2028, Al Ma’soem menyediakan program pengurangan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) bagi calon peserta didik yang memenuhi kriteria. Program ini ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada siswa berdasarkan prestasi akademik, nonakademik, hafalan Al-Qur’an, serta hubungan keluarga dengan civitas akademika dan alumni.
Melalui program tersebut, calon siswa SMP Al Ma’soem memiliki kesempatan memperoleh pengurangan DPP sesuai kategori dan persyaratan yang ditetapkan. Besaran keringanan berbeda-beda, bergantung pada kriteria yang dipenuhi oleh calon peserta didik.
Salah satu kategori program pengurangan DPP ditujukan kepada keluarga yang memiliki hubungan dengan lingkungan pendidikan Al Ma’soem. Kategori ini memberikan apresiasi atas keterikatan keluarga dengan sekolah maupun kontribusi civitas akademika.
Berikut rincian persentase pengurangan DPP berdasarkan ketentuan yang tersedia.
Kategori tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi keluarga yang ingin mendaftarkan anak ke SMP Al Ma’soem. Orang tua perlu memastikan hubungan keluarga yang memenuhi ketentuan serta dokumen pendukung yang harus diserahkan saat pengajuan.
Pemeriksaan persyaratan sejak awal juga membantu keluarga memahami kategori yang sesuai sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.
Prestasi siswa menjadi salah satu bentuk pencapaian yang mendapatkan apresiasi dalam program pengurangan DPP Al Ma’soem. Kategori ini mencakup kejuaraan bidang IMTAQ, IPTEK, dan seni, dengan persentase berbeda berdasarkan tingkat kompetisi serta jenis kejuaraan.
Untuk juara pertama pada kejuaraan tim, ketentuan pengurangan DPP adalah sebagai berikut:
Sementara itu, juara pertama pada kejuaraan individu memperoleh persentase pengurangan DPP yang berbeda.
Perbedaan persentase tersebut menunjukkan bahwa jenis kompetisi dan tingkat pencapaian menjadi bagian dari penentuan kategori beasiswa. Calon siswa yang memiliki prestasi perlu menyiapkan bukti kejuaraan agar dapat diperiksa kesesuaiannya dengan persyaratan program.
Orang tua sebaiknya memastikan bahwa prestasi yang diajukan termasuk dalam kategori yang diakui serta memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pihak sekolah.
Selain kompetisi akademik, nonakademik, dan seni, program pengurangan DPP juga mencantumkan kategori khusus bagi calon siswa dengan pencapaian tertentu.
Juara pertama Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) oleh LPTQ tercantum memperoleh pengurangan DPP sebesar 100%. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap prestasi dalam bidang tilawah Al-Qur’an sesuai kriteria program.
Kategori lainnya adalah mantan ketua OSIS atau Desan, dengan pengurangan DPP sebesar 100% berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam panduan.
Bagi calon peserta didik yang pernah menjalankan tanggung jawab kepemimpinan tersebut, penting untuk mengonfirmasi persyaratan administrasi dan bukti yang diperlukan kepada panitia. Pemeriksaan ini membantu memastikan bahwa pengajuan sesuai dengan kategori yang tersedia.
Program tahfidz menjadi salah satu kategori penting dalam pengurangan DPP Al Ma’soem tahun ajaran 2027/2028. Besaran keringanan disesuaikan dengan jumlah juz Al-Qur’an yang telah dihafal oleh calon peserta didik.
Berikut rincian persentase pengurangan DPP berdasarkan jumlah hafalan:
| Jumlah hafalan Al-Qur’an | Pengurangan DPP |
|---|---|
| 2 juz | 20% |
| 3 juz | 30% |
| 4 juz | 40% |
| 5 juz | 50% |
| 6 juz | 60% |
| 7 juz | 70% |
| 8 juz | 80% |
| 9 juz | 90% |
| 10–30 juz | 100% |
Besaran pengurangan meningkat sesuai kategori jumlah hafalan. Calon siswa dengan hafalan dua juz tercantum memperoleh pengurangan 20%, sedangkan kategori hafalan 10 hingga 30 juz memperoleh pengurangan hingga 100%.
Bagi keluarga yang ingin mengajukan kategori ini, jumlah hafalan anak perlu dipastikan sesuai persyaratan program. Orang tua juga sebaiknya menanyakan bentuk verifikasi hafalan dan dokumen pendukung yang dibutuhkan kepada pihak sekolah.
Program tersebut memberikan ruang apresiasi bagi siswa yang mengembangkan kemampuan menghafal Al-Qur’an sekaligus mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan formal.
Program pengurangan DPP juga mencakup kategori kriteria akhlak bagi alumni. Persentase yang tercantum didasarkan pada jumlah pencapaian yang memenuhi ketentuan, yaitu tiga kali sebesar 50%, dua kali sebesar 25%, dan satu kali sebesar 10%.
Dalam panduan, penghitungan untuk kategori tersebut mencakup siswa SD pada kelas 4 dan 5 serta siswa SMP pada kelas 7 dan 8.
Kategori ini memperlihatkan perhatian terhadap perilaku dan pembentukan karakter dalam lingkungan pendidikan. Selain prestasi akademik, sikap serta konsistensi menjaga perilaku juga menjadi aspek yang diperhitungkan dalam program apresiasi tertentu.
Calon siswa yang ingin mengajukan kategori kriteria akhlak perlu memastikan riwayat pencapaian yang dimiliki dan menanyakan cara pembuktian kepada panitia penerimaan peserta didik baru.
Sebelum memanfaatkan program pengurangan DPP, orang tua perlu memahami sejumlah ketentuan utama agar pengajuan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pertama, pengurangan DPP maksimal sebesar 100%. Artinya, persentase keringanan tidak melebihi batas maksimal yang ditetapkan program.
Kedua, beasiswa tidak berlaku rangkap dalam kategori yang sama. Karena itu, keluarga perlu memastikan kategori yang diajukan dan memahami aturan yang berlaku apabila anak memiliki lebih dari satu pencapaian.
Ketiga, ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan manajemen. Informasi persentase dan persyaratan dalam panduan perlu dikonfirmasi kembali sebelum keluarga mengambil keputusan.
Orang tua juga sebaiknya menyiapkan bukti prestasi, dokumen hubungan keluarga, atau keterangan hafalan sesuai kategori yang akan diajukan. Konfirmasi mengenai jadwal pendaftaran, mekanisme verifikasi, dan persyaratan terbaru kepada panitia PPDB menjadi langkah penting sebelum mengajukan pengurangan Dana Pengembangan Pendidikan untuk tahun ajaran 2027/2028.