101119954126876785

Apakah SMA Al Ma’soem Menggunakan Kurikulum Merdeka?

Bagi orang tua dan calon siswa, mengetahui kurikulum yang digunakan sekolah menjadi salah satu hal penting sebelum menentukan pilihan pendidikan jenjang SMA. Kurikulum tidak hanya berkaitan dengan mata pelajaran yang dipelajari, tetapi juga bagaimana proses pembelajaran dirancang untuk membantu siswa berkembang secara akademik, memiliki keterampilan, serta membangun karakter. Lalu, apakah SMA Al Ma’soem menggunakan Kurikulum Merdeka?

Jawabannya adalah ya. SMA Al Ma’soem menggunakan Kurikulum Merdeka untuk Tahun Ajaran 2027–2028. Hal tersebut tercantum secara langsung dalam materi resmi SMA Al Ma’soem yang mencantumkan “Kurikulum Merdeka” sebagai salah satu bagian dari program pendidikan sekolah. Selain itu, SMA Al Ma’soem juga menawarkan Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik.

Penggunaan Kurikulum Merdeka tersebut menjadi bagian dari penyelenggaraan pendidikan di SMA Al Ma’soem yang menggabungkan pembelajaran akademik dengan pembentukan karakter, pendidikan keagamaan, kegiatan ekstrakurikuler, dan berbagai aktivitas pendukung lainnya.

Kurikulum Merdeka di SMA Al Ma’soem

Dalam materi SMA Al Ma’soem Tahun Ajaran 2027–2028, Kurikulum Merdeka disebutkan secara khusus sebagai salah satu program utama sekolah. Dengan demikian, calon siswa dan orang tua dapat mengetahui bahwa proses pendidikan SMA Al Ma’soem dirancang dengan menggunakan Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari sistem pembelajarannya.

Namun, pembelajaran di SMA Al Ma’soem tidak hanya ditampilkan dari sisi kurikulumnya. Sekolah juga memiliki visi pembentukan generasi yang dirangkum dalam tiga karakter utama, yaitu CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER.

CAGEUR diarahkan pada karakter takwa, disiplin, dan tangguh. BAGEUR berarti memiliki akhlak, jujur, dan memberikan manfaat, sedangkan PINTER menggambarkan pribadi yang cerdas, adaptif, dan mandiri. Ketiga karakter tersebut menjadi bagian penting dari arah pendidikan yang ditawarkan SMA Al Ma’soem.

Dengan demikian, penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Al Ma’soem berjalan bersama dengan upaya sekolah dalam membentuk siswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai karakter dan nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran Tidak Hanya Berfokus pada Akademik

Salah satu hal yang ditonjolkan SMA Al Ma’soem adalah pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Materi sekolah menyebutkan bahwa tidak ada jam kosong, terdapat otonomi wali kelas, serta kegiatan tambahan seperti wisata dan kunjungan ilmiah yang bersifat sukarela. Sekolah juga menyediakan berbagai pilihan ekstrakurikuler dan mewajibkan siswa memilih minimal satu kegiatan ekstrakurikuler.

Kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar siswa selama bersekolah. Siswa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan yang mendukung pengembangan minat, keterampilan, interaksi sosial, maupun pengalaman di luar pembelajaran reguler.

SMA Al Ma’soem juga mencantumkan pembelajaran olahraga yang dilakukan secara langsung melalui praktik. Pendekatan semacam ini memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk menerapkan materi yang dipelajari.

Kurikulum Merdeka Dipadukan dengan Pendidikan Keagamaan

Keunikan lain dari SMA Al Ma’soem adalah adanya program pendidikan keagamaan yang berjalan bersama dengan pendidikan akademik. Materi sekolah mencantumkan program Tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, serta kegiatan Dhuha bersama. Terdapat pula berbagai bentuk penghargaan seperti Beasiswa Tahfidz, Santri of The Month, Muadzin, Khatam Qur’an, dan penghargaan bagi siswa berprestasi.

Untuk siswa yang mengikuti program boarding, pendidikan pesantren juga menjadi bagian dari kegiatan pendidikan. Pembelajaran pesantren meliputi Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.

Hal tersebut menunjukkan bahwa program pendidikan SMA Al Ma’soem tidak hanya mengedepankan aspek akademik. Pendidikan keagamaan juga menjadi bagian yang terintegrasi dalam pengalaman siswa, khususnya bagi peserta didik yang mengikuti program boarding.

Ada Pilihan Full Day dan Boarding School

SMA Al Ma’soem menyediakan konsep Full Day & Boarding School untuk Tahun Ajaran 2027–2028. Informasi tersebut tercantum dalam brosur sekolah bersama dengan program Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik.

Pilihan tersebut memberikan alternatif bagi keluarga sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak. Program full day memungkinkan siswa mengikuti kegiatan pendidikan di sekolah dalam sistem pembelajaran sehari penuh, sedangkan boarding memberikan pengalaman pendidikan sekaligus kehidupan di lingkungan pesantren.

Untuk program boarding, fasilitas yang tersedia antara lain pondok putra dan putri yang terpisah, kamar berkapasitas 4–6 orang dengan kamar mandi di dalam, laundry dan catering, aula, ruang tunggu, keamanan 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, dan fasilitas olahraga.

Mendukung Siswa yang Ingin Melanjutkan ke Perguruan Tinggi

Selain Kurikulum Merdeka, SMA Al Ma’soem juga mencantumkan Program Sukses PTN sebagai salah satu program pendidikan. Kehadiran program tersebut menjadi salah satu bagian dari persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

SMA Al Ma’soem juga memiliki Kelas Internasional dan Native Teacher. Kedua program tersebut menjadi bagian dari pilihan pendidikan yang ditawarkan sekolah kepada calon siswa. Dengan adanya program-program tersebut, siswa mendapatkan pilihan pengalaman pembelajaran yang lebih beragam sesuai dengan program yang tersedia.

Didukung Berbagai Fasilitas Pembelajaran

Pelaksanaan kegiatan belajar juga didukung oleh berbagai fasilitas sekolah. Dalam materi SMA Al Ma’soem tercantum fasilitas seperti masjid, dome, ruang konselor, ruang seminar, ruang multimedia, kantin, minimarket, lapang panahan, WiFi, CCTV, studio mini dan podcast, reading corner, sarana olahraga, laboratorium komputer, laboratorium biologi, fisika, kimia, bahasa, serta klinik.

Keberadaan fasilitas tersebut mendukung berbagai bentuk kegiatan siswa, baik untuk pembelajaran, kegiatan keagamaan, aktivitas olahraga, maupun pengembangan minat dan keterampilan.

Bagaimana Sistem Pembinaan Siswa di SMA Al Ma’soem?

Selain pembelajaran akademik dan kegiatan keagamaan, SMA Al Ma’soem juga memiliki sistem pembinaan siswa. Sekolah menyebutkan bahwa tidak menggunakan sanksi fisik, melainkan sistem poin. Materi sekolah juga menyebutkan beberapa pelanggaran tertentu yang mendapatkan sanksi langsung.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari sistem kedisiplinan yang diterapkan sekolah. Hal ini sejalan dengan karakter CAGEUR, yaitu takwa, disiplin, dan tangguh, yang menjadi salah satu nilai pembentukan generasi di SMA Al Ma’soem.

Jadi, SMA Al Ma’soem menggunakan Kurikulum Merdeka untuk Tahun Ajaran 2027–2028. Informasi tersebut tercantum secara jelas dalam materi dan brosur resmi SMA Al Ma’soem. Kurikulum Merdeka menjadi salah satu bagian dari program pendidikan yang ditawarkan bersama Kelas Internasional, Program Sukses PTN, Kelas Interaktif, Native Teacher, serta program beasiswa akademik dan nonakademik.

Penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Al Ma’soem juga hadir dalam lingkungan pendidikan yang menggabungkan pembelajaran akademik, pembentukan karakter, kegiatan keagamaan, ekstrakurikuler, serta pilihan program Full Day dan Boarding School. Sekolah memiliki arah pembentukan karakter melalui konsep CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER, yaitu takwa, disiplin, tangguh; akhlak, jujur, manfaat; serta cerdas, adaptif, dan mandiri.

Bagi orang tua yang sedang mencari sekolah menengah atas dengan penerapan Kurikulum Merdeka sekaligus memiliki program pendidikan keagamaan dan pilihan full day maupun boarding, informasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan. Untuk Tahun Ajaran 2027–2028, SMA Al Ma’soem juga telah mencantumkan jadwal pendaftaran dalam beberapa gelombang, mulai dari 1 Agustus 2026, Oktober 2026, Januari 2027, hingga April 2027, dengan keringanan DPP sesuai gelombang pendaftaran.