Download (26)

Apakah Program 10 Kokurikuler Tematik Berlaku untuk Seluruh Siswa Reguler maupun Boarding School?

Memilih sekolah untuk jenjang SMP bukan hanya tentang mempertimbangkan kegiatan akademik, tetapi juga bagaimana sekolah memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan, karakter, kreativitas, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi. Karena itu, program kokurikuler menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan oleh orang tua dan calon siswa.

SMP Al Ma’soem untuk Tahun Ajaran 2027–2028 hadir sebagai sekolah Full Day & Boarding School dengan konsep Kurikulum Holistik, Kelas Internasional, Program Tahfidz, Peminatan Olimpiade, Beasiswa Akademik dan Non Akademik, serta program 10 Kokurikuler. Konsep tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran siswa tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan berbagai kemampuan melalui kegiatan yang lebih kontekstual dan tematik.

Lalu, apakah program 10 Kokurikuler Tematik tersebut berlaku untuk seluruh siswa, baik yang mengikuti sekolah reguler maupun yang memilih program boarding school?

10 Kokurikuler Menjadi Bagian dari Program SMP Al Ma’soem

Berdasarkan materi resmi SMP Al Ma’soem Tahun Ajaran 2027–2028, 10 Kokurikuler tercantum secara langsung sebagai salah satu program unggulan sekolah. Dengan demikian, kokurikuler bukan sekadar kegiatan tambahan yang berdiri sendiri, tetapi menjadi salah satu bagian yang ditawarkan dalam program pendidikan SMP Al Ma’soem.

Dalam penjelasan program sekolah, terdapat daftar kegiatan kokurikuler yang meliputi Math Day, Cooking Day, Expresion Day, Moeslim Day + Manasik Haji, Sains Day, Sport Day, Independence Day, Batik Day, English Day, Career Day, serta Bulan Bahasa & Sumpah Pemuda.

Beragam tema tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan kokurikuler dirancang untuk memberikan pengalaman belajar dari berbagai bidang. Ada kegiatan yang berhubungan dengan matematika, sains, olahraga, bahasa, budaya, keagamaan, keterampilan praktis, hingga pengenalan karier.

Hal ini sejalan dengan konsep Future Skills yang menjadi salah satu identitas SMP Al Ma’soem. Sekolah juga memiliki tujuan membentuk generasi yang CAGEUR, yaitu takwa, disiplin, dan tangguh; BAGEUR, yaitu berakhlak, jujur, dan memberikan manfaat; serta PINTER, yaitu cerdas, adaptif, dan mandiri.

Apakah Siswa Reguler dan Boarding Sama-Sama Mengikuti Kokurikuler?

Materi yang diberikan menyebutkan SMP Al Ma’soem sebagai Full Day & Boarding School dan menempatkan 10 Kokurikuler sebagai salah satu program sekolah. Di dalam informasi tersebut tidak terdapat keterangan yang membatasi program 10 Kokurikuler hanya untuk siswa reguler atau hanya untuk siswa boarding.

Karena itu, berdasarkan informasi pada materi sekolah, program 10 Kokurikuler merupakan bagian dari program SMP Al Ma’soem secara keseluruhan, sementara tidak disebutkan adanya pengecualian berdasarkan pilihan program reguler atau boarding.

Dengan kata lain, orang tua yang mempertimbangkan program reguler maupun boarding dapat melihat 10 Kokurikuler sebagai bagian dari program pendidikan SMP Al Ma’soem. Perbedaan utama antara siswa reguler dan boarding lebih terlihat pada adanya fasilitas serta pembelajaran pesantren bagi siswa boarding.

Materi sekolah menjelaskan bahwa program boarding memiliki pembelajaran pesantren yang mencakup Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, Bahasa Arab, dan materi lainnya.

Jadi, adanya program boarding bukan berarti menggantikan program kokurikuler sekolah. Boarding memberikan tambahan lingkungan dan pembelajaran pesantren yang melengkapi kegiatan pendidikan siswa.

Kokurikuler Memberikan Pengalaman Belajar yang Beragam

Salah satu hal menarik dari 10 Kokurikuler adalah keberagaman tema yang ditawarkan. Setiap kegiatan dapat memberikan pengalaman berbeda kepada siswa.

Math Day, misalnya, dapat menjadi ruang bagi siswa untuk berinteraksi dengan matematika melalui kegiatan yang lebih tematik. Sementara Sains Day dapat memberikan pengalaman yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan mendorong rasa ingin tahu siswa.

Ada pula Cooking Day yang menghadirkan pengalaman keterampilan praktis. Kegiatan semacam ini dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar melalui praktik, bukan hanya melalui penjelasan di dalam kelas.

Kemudian terdapat Sport Day yang berhubungan dengan aktivitas olahraga. Hal ini melengkapi perhatian sekolah terhadap kegiatan fisik. Dalam program sekolah juga disebutkan bahwa pelajaran olahraga dilakukan secara langsung melalui praktik.

Sementara itu, English Day, Batik Day, Independence Day, serta Bulan Bahasa & Sumpah Pemuda memberikan tema yang berkaitan dengan bahasa, budaya, nasionalisme, dan kehidupan sosial.

Kegiatan Career Day juga menarik karena memperkenalkan tema yang berkaitan dengan dunia karier kepada siswa sejak jenjang SMP. Dengan begitu, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengenal berbagai aspek kehidupan di luar pembelajaran akademik.

Kokurikuler dan Pembentukan Karakter Siswa

Program kokurikuler tidak hanya dapat dilihat dari jenis kegiatannya, tetapi juga dari nilai yang ingin dibangun melalui pengalaman tersebut. SMP Al Ma’soem membawa konsep pembentukan generasi CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER.

CAGEUR menekankan takwa, disiplin, dan ketangguhan. BAGEUR berkaitan dengan akhlak, kejujuran, dan kebermanfaatan. Sementara PINTER menekankan kecerdasan, kemampuan beradaptasi, dan kemandirian.

Kegiatan kokurikuler dengan berbagai tema dapat menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang mendukung nilai-nilai tersebut. Siswa tidak hanya mendapatkan materi pelajaran, tetapi juga memperoleh pengalaman untuk bekerja sama, berkomunikasi, beraktivitas, mencoba hal baru, serta mengikuti kegiatan dengan tema yang berbeda.

Selain kokurikuler, SMP Al Ma’soem juga menyediakan ekstrakurikuler yang beragam dan mewajibkan siswa memilih minimal satu ekstrakurikuler. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah memberikan ruang tambahan bagi siswa untuk mengembangkan minat dan kemampuannya.

Bagaimana dengan Siswa Boarding?

Siswa boarding mendapatkan lingkungan pendidikan yang lebih lengkap karena selain mengikuti program sekolah, mereka juga mendapatkan fasilitas dan pembelajaran pesantren. Materi SMP Al Ma’soem mencantumkan fasilitas pesantren berupa pondok putra dan putri yang terpisah, kamar berkapasitas 4–6 orang dengan kamar mandi di dalam, laundry dan catering, aula, keamanan 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, serta fasilitas olahraga.

Adanya pembelajaran pesantren tersebut menjadi karakteristik tambahan bagi siswa boarding. Program tersebut mencakup Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.

Dengan demikian, siswa boarding memiliki kegiatan pendidikan yang lebih luas karena selain program sekolah seperti kokurikuler, terdapat pula pembelajaran dan aktivitas pesantren.

Full Day dan Boarding dalam Satu Lingkungan Pendidikan

SMP Al Ma’soem menawarkan pilihan Full Day & Boarding School untuk Tahun Ajaran 2027–2028.

Hal penting yang perlu dipahami adalah bahwa pilihan boarding tidak berarti siswa terpisah dari program utama sekolah. Berdasarkan informasi yang tersedia, 10 Kokurikuler tercantum sebagai program SMP Al Ma’soem, sedangkan boarding memiliki sejumlah tambahan berupa pembelajaran pesantren dan fasilitas khusus.

Oleh karena itu, orang tua dapat memahami struktur programnya sebagai pendidikan sekolah yang dilengkapi dengan pilihan lingkungan belajar sesuai kebutuhan siswa. Siswa reguler mengikuti program sekolah dalam sistem full day, sedangkan siswa boarding mendapatkan lingkungan tinggal di pesantren sekaligus pembelajaran pesantren sebagai tambahan.

Jadi, berdasarkan informasi dalam materi SMP Al Ma’soem Tahun Ajaran 2027–2028, 10 Kokurikuler merupakan bagian dari program SMP Al Ma’soem dan tidak disebutkan adanya pembatasan bahwa program tersebut hanya berlaku bagi siswa reguler atau hanya bagi siswa boarding.

Materi sekolah mencantumkan SMP Al Ma’soem sebagai Full Day & Boarding School dan memasukkan 10 Kokurikuler sebagai salah satu program unggulannya. Daftar kegiatannya meliputi Math Day, Cooking Day, Expresion Day, Moeslim Day + Manasik Haji, Sains Day, Sport Day, Independence Day, Batik Day, English Day, Career Day, serta Bulan Bahasa & Sumpah Pemuda.

Perbedaan yang lebih jelas terdapat pada program boarding yang mendapatkan tambahan pembelajaran pesantren seperti Tahfidz, Al Quran Tajwid, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab, serta fasilitas pesantren yang mendukung kehidupan siswa selama berada di lingkungan boarding.

Dengan pendekatan tersebut, 10 Kokurikuler menjadi salah satu bagian yang menarik dalam pendidikan SMP Al Ma’soem karena menghadirkan pengalaman belajar dengan tema yang beragam. Sementara itu, siswa boarding memperoleh tambahan pembelajaran pesantren sehingga pengalaman pendidikannya mencakup aspek akademik, keterampilan, karakter, keagamaan, dan kehidupan bersama dalam lingkungan pesantren.