Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Memilih sekolah dasar bukan hanya tentang melihat nama sekolah atau lokasi yang mudah dijangkau, tetapi juga memahami bagaimana sistem pendidikan yang diterapkan dapat mendukung perkembangan anak dalam jangka panjang. Pada usia sekolah dasar, anak tidak hanya membutuhkan pembelajaran akademik, tetapi juga lingkungan yang dapat membantu membentuk kedisiplinan, kemandirian, kemampuan bersosialisasi, serta kebiasaan positif sejak dini. Salah satu konsep yang banyak menjadi pertimbangan orang tua adalah sistem Full Day School karena waktu anak di sekolah lebih banyak digunakan untuk kegiatan belajar, pengembangan diri, dan aktivitas pendukung lainnya. SD Al Ma’soem Bandung menjadi salah satu sekolah yang menerapkan konsep tersebut dengan memadukan pembelajaran akademik dan berbagai program pengembangan potensi peserta didik.
Dalam brosur penerimaan peserta didik untuk Tahun Ajaran 2027-2028, SD Al Ma’soem menjelaskan bahwa konsep Full Day dipadukan dengan ciri khas pendidikan yang disiplin dan islami. Sistem tersebut menggabungkan kurikulum DIKNAS secara penuh dengan kurikulum Al Ma’soem serta dilengkapi sejumlah mata pelajaran tambahan yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan IMTAK dan IPTEK. Pendekatan ini membuat kegiatan sekolah tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga memberikan ruang untuk pembentukan karakter dan pengembangan minat serta bakat anak.
Full Day School pada dasarnya memberikan waktu belajar yang lebih panjang dibandingkan sistem sekolah dengan jam belajar yang lebih singkat, tetapi durasi yang panjang tidak selalu berarti anak hanya duduk di kelas dan menerima materi pelajaran sepanjang hari. Konsep yang baik justru dapat memberikan variasi aktivitas sehingga anak memiliki kesempatan untuk belajar secara akademik, berlatih keterampilan, berinteraksi dengan teman, mengikuti kegiatan pengembangan diri, hingga mencoba berbagai aktivitas yang sesuai dengan ketertarikannya. Bagi anak sekolah dasar, variasi tersebut penting karena proses belajar tidak selalu harus dilakukan melalui buku dan tugas, tetapi juga melalui pengalaman langsung dan kegiatan yang menyenangkan.
Di SD Al Ma’soem, konsep Full Day ditempatkan bersama pembelajaran interaktif serta program pengembangan minat dan bakat. Brosur sekolah menyebutkan bahwa peserta didik tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga didorong mengikuti Program Ekstrakurikuler, Program Days, serta berbagai kejuaraan dan lomba di luar sekolah untuk membiasakan anak berkompetisi secara sehat dengan teman sebaya. Artinya, waktu anak berada di sekolah dapat dimanfaatkan untuk berbagai pengalaman yang lebih luas, sehingga kegiatan pendidikan tidak hanya berpusat pada materi pelajaran.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam memilih sekolah dasar adalah keseimbangan antara kemampuan akademik dan pembentukan karakter. Anak tentu perlu memiliki kemampuan membaca, berhitung, memahami ilmu pengetahuan, dan mengikuti perkembangan teknologi, tetapi pendidikan dasar juga menjadi masa penting untuk mengenalkan kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, serta kebiasaan menjalankan nilai-nilai positif. Karena itu, sistem pendidikan yang memberikan ruang bagi aspek akademik sekaligus karakter dapat menjadi pertimbangan bagi orang tua yang ingin mencari lingkungan belajar yang lebih menyeluruh.
Konsep pendidikan di SD Al Ma’soem menggabungkan kurikulum DIKNAS dengan kurikulum Al Ma’soem dan menambahkan pembelajaran yang mendukung peningkatan IMTAK serta IPTEK. Beberapa program yang disebutkan dalam brosur antara lain Bahasa Arab, Program Tahfidz, Bahasa Inggris, serta pengenalan dan praktik komputer. Kehadiran berbagai pembelajaran tersebut menunjukkan bahwa kemampuan anak diarahkan agar tidak hanya berkembang dalam satu bidang, tetapi juga mendapatkan pengenalan terhadap bahasa, keagamaan, teknologi, dan keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk jenjang pendidikan berikutnya.
Setiap anak mempunyai karakter dan ketertarikan yang berbeda sehingga sekolah dasar idealnya tidak hanya memberikan materi yang sama kepada semua siswa, tetapi juga menyediakan kesempatan untuk mencoba berbagai aktivitas. Ada anak yang lebih tertarik pada olahraga, ada yang senang berhitung, ada yang menikmati kegiatan sains, ada yang memiliki ketertarikan pada bahasa, dan ada pula yang lebih nyaman dengan kegiatan yang berhubungan dengan seni atau keterampilan tertentu. Dengan mencoba berbagai kegiatan, anak secara perlahan dapat mengenali bidang yang membuat mereka tertarik sekaligus belajar bertanggung jawab terhadap pilihan aktivitasnya.
Pilihan ekstrakurikuler yang tercantum dalam brosur SD Al Ma’soem cukup beragam, mulai dari Tahfidz, English Club, Math Club, Sains Club, Futsal, Taekwondo, Catur, Hockey, Basket, hingga Panahan, serta pilihan seperti Robotik, Bola, Volly, dan Paduan Suara. Keragaman tersebut memberikan alternatif bagi anak untuk mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran utama. Bagi orang tua, keberadaan banyak pilihan kegiatan juga dapat menjadi pertimbangan karena anak memiliki kesempatan untuk menemukan potensi yang mungkin belum terlihat ketika hanya mengikuti pembelajaran akademik di kelas.
Lingkungan sekolah dapat memengaruhi bagaimana anak menjalani kegiatan sehari-hari selama berada di sekolah. Fasilitas yang mendukung tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar ketika digunakan secara tepat dalam kegiatan pendidikan. Anak dapat memperoleh pengalaman yang berbeda ketika pembelajaran dilakukan dengan dukungan fasilitas yang sesuai, terutama untuk aktivitas yang membutuhkan praktik, kegiatan fisik, eksplorasi, maupun pengembangan kreativitas.
Berdasarkan brosur, SD Al Ma’soem memiliki sejumlah fasilitas yang mendukung kegiatan peserta didik, di antaranya laboratorium komputer, lapangan mini soccer sintetis, lapangan bola, lapangan basket, panggung kreasi, perpustakaan, reading corner, mini zoo, klinik kesehatan, kantin representatif, dan kolam renang. Keberadaan fasilitas tersebut dapat menunjang kegiatan anak yang beragam selama menjalani sistem Full Day, sehingga waktu di sekolah tidak hanya digunakan untuk kegiatan pembelajaran di ruang kelas.
Bagi orang tua yang mulai mempersiapkan sekolah dasar untuk periode berikutnya, informasi penerimaan siswa menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan sejak awal. Brosur SD Al Ma’soem mencantumkan Tahun Ajaran 2027-2028 sekaligus informasi mengenai tahapan pendaftaran dan beberapa ketentuan biaya pendidikan. Pendaftaran juga dibagi ke dalam beberapa gelombang, sehingga waktu mendaftar dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan oleh calon orang tua siswa, terutama karena terdapat perbedaan keringanan Dana Pengembangan Pendidikan atau DPP pada setiap gelombang.
Dalam informasi yang tercantum, Gelombang 1 dimulai Agustus 2026 dengan keringanan DPP 20%, Gelombang 2 pada Oktober 2026 dengan keringanan 15%, Gelombang 3 pada Januari 2027 dengan keringanan 10%, dan Gelombang 4 pada April 2027 dengan keringanan 5%. Brosur juga mencantumkan registrasi sebesar Rp730.000, sementara biaya pendidikan dibagi menjadi beberapa komponen seperti KPAM, kelengkapan siswa, DPP, dan biaya bulanan. Biaya bulanan tercantum sebesar Rp1.245.000 dan disebut flat sampai lulus, sedangkan biaya pendidikan yang ditampilkan belum termasuk seragam dan buku paket.
Proses masuk sekolah juga menjadi bagian yang penting dipersiapkan orang tua dan calon siswa karena setiap anak dapat memiliki kesiapan yang berbeda. Selain menyiapkan dokumen administrasi, orang tua dapat membantu anak memahami bahwa proses seleksi bukan sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan kesempatan bagi sekolah untuk mengenali kemampuan dan kesiapan calon peserta didik. Persiapan sederhana seperti membiasakan anak membaca, berkomunikasi dengan baik, mengenal huruf Hijaiyah, serta mengerjakan latihan akademik sesuai usianya dapat membantu anak menghadapi proses tersebut dengan lebih percaya diri.
Dalam brosur SD Al Ma’soem, informasi pendaftaran mencantumkan beberapa tahapan seperti tes masuk, psikotes, Tes Potensi Akademik, tes baca huruf Hijaiyah, dan wawancara, sedangkan persyaratan administrasi yang dicantumkan antara lain fotokopi akta lahir satu lembar dan fotokopi kartu keluarga satu lembar. Detail tahapan tersebut menjadi informasi awal bagi orang tua yang sedang mempertimbangkan pendaftaran karena persiapan tidak hanya berkaitan dengan biaya dan dokumen, tetapi juga kesiapan anak menghadapi proses masuk sekolah.
Pada akhirnya, pembahasan mengenai Full Day School untuk anak sekolah dasar tidak dapat dilepaskan dari tujuan pendidikan yang ingin dibangun oleh sekolah. Anak membutuhkan lingkungan yang membuat mereka dapat belajar secara bertahap, mengenal aturan, membangun hubungan sosial, mengembangkan rasa percaya diri, dan mencoba berbagai aktivitas tanpa menghilangkan unsur menyenangkan dalam proses pendidikan. Karena waktu anak di sekolah cukup panjang, kualitas kegiatan yang diberikan menjadi lebih penting daripada sekadar menghitung berapa lama anak berada di lingkungan sekolah.
SD Al Ma’soem sendiri membawa gagasan pembentukan generasi “Cageur, Bageur, Pinter”, yang dalam brosurnya diterjemahkan melalui arah pendidikan yang mencakup kemampuan akademik, teknologi, literasi dan numerasi, sekaligus nilai keimanan, ketakwaan, akhlakul karimah, kedisiplinan, kepedulian sosial, cinta lingkungan, dan gotong royong. Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan dasar diposisikan sebagai proses untuk membangun kemampuan anak secara lebih luas, bukan hanya mengejar pencapaian akademik di dalam kelas.