Jawabannya adalah ada, kedua ekstrakurikuler tersebut aktif berkembang dan memiliki basis keanggotaan yang sangat dinamis. Karate dan Taekwondo merupakan dua cabang olahraga seni bela diri internasional yang dikembangkan secara profesional di SMA Al Ma’soem Bandung sebagai wadah penyaluran minat, bakat, dan pembentukan karakter fisik siswa.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai pelaksanaan kedua ekstrakurikuler tersebut:
- Ekstrakurikuler Karate:
- Sistem Latihan dan Kurikulum: Ekskul Karate di SMA Al Ma’soem membina siswa dari tingkat pemula hingga tingkat lanjut. Latihan rutin mencakup pemantapan Kihon (teknik dasar kuda-kuda, pukulan, dan tangkisan), peragaan Kata (jurus kombinasi), serta teknik bertanding Kumite. Latihan ini dirancang untuk meningkatkan kecepatan reaksi, kelincahan tubuh, dan kekuatan konsentrasi.
- Ujian Kenaikan Sabuk dan Kejuaraan: Sekolah memfasilitasi pelaksanaan Ujian Kenaikan Sabuk (Gashuku) secara teratur di bawah pengujian pengurus cabang/provinsi federasi Karate Indonesia. Tim Karate SMA Al Ma’soem juga aktif dikirim mengikuti kejuaraan Karate antar-pelajar dan ajang O2SN, serta rutin meraih trofi kemenangan.
- Ekstrakurikuler Taekwondo:
- Fokus Latihan dan Peralatan: Ekskul Taekwondo sangat diminati oleh siswa putra maupun putri karena melatih fleksibilitas sendi, kekuatan otot kaki, dan ketahanan fisik. Latihan berfokus pada variasi teknik tendangan (dollyo chagi, ap chagi, naeryo chagi), kombinasi langkah, serta simulasi bertanding (Kyorugi).
- Standar Keselamatan: Sekolah memastikan sesi sparring dilaksanakan dengan standar keselamatan yang ketat. Seluruh peserta wajib menggunakan pelindung badan (hogu), pelindung kepala (headguard), pelindung tangan dan kaki, serta mouthguard.
Kehadiran ekstrakurikuler Karate dan Taekwondo di SMA Al Ma’soem memberikan pilihan yang beragam bagi siswa yang ingin mendalami ilmu bela diri internasional, menjaga kebugaran jasmani, melatih kedisiplinan mental, serta mengukir prestasi hingga tingkat nasional.