Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Memilih sekolah dasar untuk anak membutuhkan pertimbangan yang cukup matang. Informasi mengenai sekolah memang dapat diperoleh dari brosur, media sosial, maupun informasi penerimaan siswa baru, tetapi orang tua biasanya membutuhkan gambaran yang lebih jelas sebelum menentukan pilihan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan survei sekolah dan menyiapkan beberapa pertanyaan yang relevan.
Survei sekolah bukan hanya kesempatan untuk melihat bangunan dan fasilitas. Orang tua juga dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk memahami bagaimana lingkungan pendidikan yang akan dijalani anak setiap hari. Hal ini menjadi semakin penting ketika sekolah menggunakan konsep Full Day karena anak akan menghabiskan waktu yang cukup panjang dalam lingkungan sekolah.
SD Al Ma’soem merupakan salah satu sekolah yang menerapkan konsep Full Day. Untuk tahun ajaran 2027-2028, sekolah juga menawarkan perpaduan kurikulum DIKNAS 100% dan kurikulum Al Ma’soem, tambahan pembelajaran IMTAK dan IPTEK, berbagai kegiatan pengembangan minat dan bakat, serta fasilitas pendukung pembelajaran.
Hal pertama yang dapat ditanyakan orang tua adalah bagaimana konsep Full Day diterapkan dalam kegiatan siswa. Mengetahui bahwa sekolah menggunakan sistem Full Day saja belum cukup. Orang tua juga perlu memahami gambaran aktivitas anak selama berada di sekolah.
Pertanyaan dapat diarahkan pada pola kegiatan harian, pembelajaran, waktu istirahat, serta aktivitas pengembangan diri. Informasi tersebut dapat membantu orang tua memperkirakan apakah rutinitas sekolah sesuai dengan kondisi anak.
Bagi anak yang baru memasuki sekolah dasar, perubahan rutinitas dari masa sebelumnya bisa menjadi pengalaman yang cukup besar. Karena itu, orang tua perlu memahami sistem sekolah agar dapat membantu anak mempersiapkan diri sejak sebelum tahun ajaran dimulai.
Kurikulum menjadi salah satu bagian penting yang perlu dipahami ketika memilih sekolah. Orang tua dapat menanyakan bagaimana pembelajaran akademik dilaksanakan dan bagaimana sekolah menggabungkan kurikulum yang digunakan.
SD Al Ma’soem mencantumkan penggunaan kurikulum DIKNAS 100% yang dipadukan dengan kurikulum Al Ma’soem. Selain itu, terdapat pembelajaran tambahan yang berkaitan dengan IMTAK dan IPTEK, yaitu Bahasa Arab, Program Tahfidz, Bahasa Inggris, serta pengenalan dan praktik komputer.
Dengan mengetahui hal tersebut, orang tua dapat memiliki gambaran awal mengenai pendekatan pembelajaran yang akan diterima anak. Selanjutnya, orang tua dapat menanyakan detail pelaksanaan masing-masing program kepada pihak sekolah agar informasi yang diperoleh lebih lengkap.
Tidak semua kemampuan anak terlihat melalui pelajaran akademik. Ada anak yang lebih menonjol dalam olahraga, bahasa, seni, teknologi, atau bidang lainnya. Karena itu, program pengembangan minat dan bakat dapat menjadi salah satu hal yang penting ditanyakan.
SD Al Ma’soem memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler, Program Days, serta berbagai kejuaraan dan kompetisi di luar sekolah.
Orang tua dapat menanyakan bagaimana mekanisme pemilihan kegiatan, kapan kegiatan dilaksanakan, serta apakah siswa dapat memilih kegiatan sesuai minatnya. Pertanyaan tersebut akan membantu orang tua memahami bagaimana anak nantinya dapat mengeksplorasi kemampuan di luar pembelajaran utama.
Daftar ekstrakurikuler juga dapat menjadi bahan pertimbangan ketika melakukan survei. SD Al Ma’soem memiliki pilihan yang cukup beragam, mulai dari kegiatan keagamaan, akademik, olahraga, teknologi, hingga seni.
Beberapa pilihan yang tercantum antara lain Tahfidz, English Club, Math Club, Sains Club, Futsal, Taekwondo, Catur, Hockey, Basket, Panahan, Robotik, Bola, Voli, dan Paduan Suara.
Saat survei, orang tua dapat menanyakan apakah seluruh kegiatan tersebut tersedia setiap tahun atau terdapat pilihan tertentu berdasarkan tingkat kelas. Informasi mengenai jadwal, pembimbing, dan ketentuan mengikuti kegiatan juga dapat ditanyakan langsung kepada sekolah.
Fasilitas sekolah sering kali menjadi salah satu hal pertama yang dilihat ketika melakukan kunjungan. Namun, orang tua sebaiknya tidak hanya melihat apakah sebuah fasilitas tersedia. Yang juga penting adalah bagaimana fasilitas tersebut digunakan dalam aktivitas siswa.
SD Al Ma’soem memiliki laboratorium komputer, lapangan mini soccer sintetis, lapangan sepak bola, lapangan basket, panggung kreatif, perpustakaan, reading corner, mini zoo, klinik kesehatan, kantin, dan kolam renang.
Orang tua dapat menanyakan fasilitas mana yang digunakan secara rutin oleh siswa dan bagaimana penggunaannya dalam pembelajaran maupun kegiatan lainnya. Dengan begitu, penilaian terhadap fasilitas menjadi lebih realistis dan tidak hanya berdasarkan daftar yang tercantum dalam brosur.
Ketika melakukan survei, orang tua juga dapat memperhatikan suasana lingkungan sekolah. Bagaimana kondisi area belajar? Apakah lingkungan terlihat tertata? Bagaimana siswa berinteraksi dengan teman dan guru? Hal-hal sederhana seperti ini dapat memberikan gambaran mengenai suasana yang akan ditemui anak.
Lingkungan sekolah menjadi penting karena anak akan menghabiskan banyak waktu di dalamnya. Anak tidak hanya mengikuti pembelajaran, tetapi juga berinteraksi dengan teman, mengikuti kegiatan, makan, beristirahat, dan menjalani berbagai rutinitas sekolah.
Dalam konsep pendidikannya, SD Al Ma’soem menekankan pembentukan generasi yang takwa, disiplin, tangguh, berakhlak, jujur, bermanfaat, cerdas, adaptif, dan mandiri.
Pembentukan karakter menjadi hal yang perlu diperhatikan terutama pada jenjang sekolah dasar. Anak sedang membangun berbagai kebiasaan yang dapat terbawa ke jenjang pendidikan selanjutnya.
Orang tua dapat menanyakan bagaimana sekolah menerapkan kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, kemandirian, serta akhlakul karimah dalam kehidupan siswa. Pertanyaan seperti ini dapat membantu orang tua mengetahui apakah nilai pendidikan sekolah sesuai dengan harapan keluarga.
Misi SD Al Ma’soem mencakup penanaman iman dan takwa, akhlakul karimah, kedisiplinan, serta budaya positif. Selain itu, sekolah juga mencantumkan kepedulian sosial, kecintaan terhadap lingkungan, dan gotong royong sebagai bagian dari arah pendidikannya.
Bahasa dan teknologi menjadi bagian yang cukup menonjol dalam informasi pendidikan SD Al Ma’soem. Sekolah mencantumkan Bahasa Arab, Program Tahfidz, Bahasa Inggris, serta pengenalan dan praktik komputer sebagai tambahan pembelajaran yang berkaitan dengan IMTAK dan IPTEK.
Karena itu, orang tua dapat menanyakan bagaimana pembelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris diberikan kepada siswa. Begitu juga dengan pengenalan komputer, terutama jika anak sudah menunjukkan ketertarikan terhadap teknologi.
Sekolah juga menyediakan Robotik sebagai salah satu pilihan ekstrakurikuler. Hal tersebut dapat menjadi informasi tambahan bagi orang tua yang memiliki anak dengan ketertarikan pada teknologi.
Setiap anak memiliki kemampuan dan karakter yang berbeda. Ada anak yang cepat memahami pelajaran, ada yang membutuhkan waktu lebih lama. Ada yang percaya diri tampil di depan banyak orang, tetapi ada juga yang lebih nyaman bekerja secara tenang.
Orang tua dapat menanyakan bagaimana sekolah membantu siswa dengan karakter dan kemampuan yang beragam. Pertanyaan ini penting agar orang tua tidak hanya mengetahui program unggulan sekolah, tetapi juga memahami bagaimana kebutuhan setiap anak diperhatikan.
Visi SD Al Ma’soem adalah “Melahirkan Generasi Cageur, Bageur, Pinter”. Sementara itu, misi sekolah mencakup penyelenggaraan pendidikan dasar yang berkualitas, aktif, kreatif, dan menyenangkan serta pengembangan kemampuan siswa dalam ilmu pengetahuan, teknologi, literasi, dan numerasi.
Bagi sebagian orang tua, kesempatan mengikuti kompetisi mungkin menjadi salah satu pertimbangan. SD Al Ma’soem memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti berbagai kejuaraan dan kompetisi di luar sekolah sebagai bagian dari pengembangan minat dan bakat.
Namun, orang tua dapat menggali informasi lebih lanjut mengenai bagaimana siswa dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi. Apakah kesempatan diberikan berdasarkan minat, kemampuan, hasil seleksi, atau mekanisme tertentu? Pertanyaan tersebut dapat membantu orang tua memahami posisi kompetisi dalam pendidikan sekolah.
Yang juga perlu diperhatikan adalah apakah anak menikmati proses tersebut. Prestasi memang dapat menjadi pengalaman positif, tetapi anak tetap perlu mempunyai ruang untuk belajar tanpa merasa bahwa setiap kegiatan harus menghasilkan kemenangan.
Untuk orang tua yang mempertimbangkan tahun ajaran 2027-2028, informasi pendaftaran juga penting dikonfirmasi. Berdasarkan brosur, pendaftaran mencakup beberapa tahapan seperti pengisian formulir, tes masuk, psikotes, tes potensi akademik, tes membaca Hijaiyah, dan wawancara.
Jadwal pendaftaran juga dibagi dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama tercantum pada Agustus 2026, kemudian gelombang berikutnya pada Oktober 2026, Januari 2027, dan April 2027. Besaran keringanan DPP juga berbeda berdasarkan gelombang pendaftaran.
Karena jadwal dan ketentuan dapat berubah sesuai kebijakan sekolah, orang tua sebaiknya tetap mengonfirmasi informasi terbaru kepada pihak sekolah sebelum melakukan pendaftaran.
Selain biaya pendaftaran, orang tua perlu memahami komponen biaya lainnya. Dalam brosur tahun ajaran 2027-2028 tercantum biaya pendaftaran sebesar Rp730.000. Komponen lainnya mencakup KPAM, kelengkapan siswa, DPP, dan biaya bulanan dengan nominal yang berbeda berdasarkan gelombang pendaftaran.
Brosur juga mencantumkan bahwa biaya tersebut belum termasuk seragam dan buku pelajaran. Biaya bulanan disebut flat sampai lulus dan tidak ada biaya perjalanan tambahan.
Karena biaya pendidikan merupakan bagian penting dalam perencanaan keluarga, orang tua sebaiknya meminta penjelasan mengenai seluruh komponen pembayaran secara langsung agar tidak ada informasi yang terlewat.
Setelah membahas program dan fasilitas, orang tua juga dapat menyampaikan kondisi anak secara umum kepada pihak sekolah. Misalnya, jika anak membutuhkan waktu untuk beradaptasi, mempunyai minat tertentu, atau masih perlu didampingi dalam beberapa aktivitas.
Pembicaraan tersebut dapat membantu orang tua memperoleh gambaran apakah lingkungan sekolah sesuai dengan kebutuhan anak. Dalam memilih sekolah dasar, kesesuaian anak dengan lingkungan pendidikan sering kali sama pentingnya dengan fasilitas dan program yang tersedia.
Survei sekolah pada akhirnya bukan sekadar kegiatan untuk melihat gedung atau mencatat fasilitas. Orang tua dapat menggunakannya untuk mendapatkan informasi yang lebih menyeluruh mengenai pembelajaran, aktivitas, lingkungan, biaya, pendaftaran, dan berbagai program yang akan dijalani anak.
Untuk calon siswa tahun ajaran 2027-2028, SD Al Ma’soem menawarkan lingkungan pendidikan dengan konsep Full Day, perpaduan kurikulum DIKNAS 100% dan kurikulum Al Ma’soem, tambahan pembelajaran IMTAK dan IPTEK, berbagai pilihan ekstrakurikuler, serta fasilitas pendukung yang beragam.
Dengan menyiapkan pertanyaan sebelum survei, orang tua dapat melakukan penilaian secara lebih terarah. Bukan hanya mencari tahu apa yang dimiliki sekolah, tetapi juga memahami bagaimana program tersebut dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar anak sehari-hari.