IMG

Apa Saja Pilihan Seni Bela Diri di SMA Al Ma’soem?

Pendidikan seni bela diri di SMA Al Ma’soem Bandung diarahkan untuk membentuk pribadi siswa yang memiliki ketahanan fisik tangguh, kedisiplinan mental yang tinggi, rasa percaya diri, serta kemampuan membela diri secara positif. Pihak sekolah memfasilitasi berbagai pilihan cabang seni bela diri yang populer, diakui secara nasional dan internasional, serta berada di bawah naungan federasi olahraga resmi.

Berikut adalah pilihan ekstrakurikuler seni bela diri yang dapat diikuti oleh para siswa SMA Al Ma’soem:

  1. Pencak Silat (Merpati Putih):
    • Profil & Karakteristik: Sebagai seni bela diri asli warisan budaya Indonesia, Perguruan Pencak Silat Merpati Putih (PPS Betako Merpati Putih) menjadi pilar utama pembinaan bela diri di Al Ma’soem. Latihan berfokus pada penguasaan jurus laga (tanding), jurus seni tunggal/ganda/beregu (TGR), latihan pemusatan olah nafas untuk menghasilkan tenaga dalam (extra power), serta teknik pemecahan benda-benda keras.
    • Prestasi: Ekskul ini merupakan salah satu penyumbang medali terbanyak bagi sekolah dalam berbagai ajang kejuaraan pencak silat tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.
  2. Karate:
    • Profil & Karakteristik: Seni bela diri asal Jepang yang menekankan pada kedisiplinan, kerapian gerakan, serta ketepatan teknik pukulan, tendangan, dan tangkisan. Siswa mempelajari tiga komponen utama Karate, yaitu Kihon (teknik dasar), Kata (jurus peragaan seni), dan Kumite (pertarungan/sparring).
    • Pengembangan: Pembinaan dilakukan di bawah pengawasan instruktur sabuk hitam resmi, lengkap dengan pelaksanaan Ujian Kenaikan Sabuk (Gashuku) berkala.
  3. Taekwondo:
    • Profil & Karakteristik: Seni bela diri populer asal Korea yang berfokus pada variasi teknik tendangan cepat, tinggi, dan akurat, serta fleksibilitas otot kaki. Siswa dilatih menguasai Poomsae (jurus) dan Kyorugi (pertarungan).
    • Keamanan: Sesi pertarungan menggunakan perlengkapan pelindung lengkap (hogu/body protector, headguard, shin guard) untuk menjaga keamanan dan keselamatan siswa selama latihan.

Seluruh kegiatan ekstrakurikuler seni bela diri di SMA Al Ma’soem dibina oleh pelatih-pelatih resmi berlisensi. Di luar penguasaan fisik, para pelatih senantiasa menanamkan filosofi bahwa ilmu bela diri dipelajari untuk menjaga kesehatan, membela diri saat terdesak, dan melindungi sesama, bukan untuk kesombongan atau perkelahian di luar gelanggang.