Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

Kegiatan pendidikan di sekolah tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran utama di dalam kelas. Perkembangan siswa juga dapat dibentuk melalui berbagai aktivitas pendukung yang memberikan kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat, keterampilan, karakter, kemandirian, serta kemampuan bekerja sama. Karena itu, pilihan aktivitas di luar pembelajaran utama menjadi salah satu hal penting yang dapat dipertimbangkan oleh orang tua dan calon siswa ketika memilih sekolah.
Al Ma’soem menawarkan lingkungan pendidikan Full Day & Boarding School untuk jenjang SMP dan SMA dengan berbagai kegiatan pendukung. Pada jenjang SMP, konsep yang ditawarkan mencakup Kurikulum Holistik, Kelas Internasional, Program Tahfidz dengan sistem Ziyadah dan Mutqin, 10 kokurikuler, peminatan Olimpiade, serta beasiswa akademik dan nonakademik. Sementara itu, SMA Al Ma’soem menghadirkan Kurikulum Merdeka, Kelas Internasional, Program Sukses PTN, kelas interaktif, native teacher, serta beasiswa akademik dan nonakademik.
Lalu, apa saja pilihan aktivitas yang dapat dilakukan siswa di luar pembelajaran utama?
Salah satu pilihan aktivitas di luar pembelajaran utama adalah ekstrakurikuler. Al Ma’soem menyediakan ekstrakurikuler yang variatif dan setiap siswa diwajibkan memilih minimal satu ekstrakurikuler. Ketentuan ini tercantum baik dalam informasi SMP maupun SMA Al Ma’soem.
Ekstrakurikuler dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi kegiatan yang sesuai dengan ketertarikan masing-masing. Berbeda dengan pembelajaran utama yang berfokus pada materi akademik, aktivitas ekstrakurikuler memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjalani pengalaman yang lebih beragam.
Bagi siswa, mengikuti setidaknya satu ekstrakurikuler juga dapat menjadi bagian dari proses mengenali potensi diri. Mereka dapat belajar mengenai tanggung jawab, kedisiplinan, konsistensi dalam mengikuti kegiatan, serta berinteraksi dengan teman yang memiliki minat yang sama.
Dengan demikian, ekstrakurikuler bukan sekadar kegiatan tambahan setelah pembelajaran, tetapi dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkaya pengalaman siswa selama berada di lingkungan sekolah.
Khusus pada jenjang SMP Al Ma’soem, terdapat pilihan aktivitas kokurikuler yang cukup beragam. Program tersebut mencakup Math Day, Cooking Day, Expresion Day, Maeslim Day + Manasik Haji, Sains Day, Sport Day, Independence Day, Batik Day, English Day, Career Day, serta Bulan Bahasa & Sumpah Pemuda.
Ragam kokurikuler tersebut menunjukkan bahwa aktivitas siswa tidak hanya diarahkan pada kegiatan akademik konvensional. Ada kegiatan yang berhubungan dengan matematika, sains, bahasa, olahraga, keterampilan, budaya, keagamaan, hingga pengenalan karier.
Misalnya, Cooking Day memberikan ruang bagi siswa untuk mengenal aktivitas memasak sebagai pengalaman praktis. Sport Day dapat menjadi bagian dari kegiatan yang berkaitan dengan olahraga. Sementara itu, English Day memberikan konteks aktivitas yang berhubungan dengan bahasa Inggris.
Ada pula Career Day yang secara khusus tercantum dalam daftar kokurikuler. Kehadiran kegiatan semacam ini dapat menjadi pengalaman awal bagi siswa untuk mengenal dunia karier dan berbagai kemungkinan bidang yang dapat dipelajari pada masa mendatang.
Program kokurikuler tersebut menjadi salah satu ciri kegiatan pendukung di SMP Al Ma’soem karena jumlah dan jenis kegiatannya telah dirancang dalam daftar khusus sekolah. Brosur SMP Al Ma’soem juga menempatkan 10 Kokurikuler sebagai salah satu program yang ditawarkan untuk Tahun Ajaran 2027–2028.
Bagi siswa SMP yang mempunyai ketertarikan pada bidang akademik dan kompetisi, Al Ma’soem juga mencantumkan peminatan Olimpiade sebagai salah satu program.
Peminatan ini dapat menjadi pilihan bagi siswa yang ingin mengembangkan kemampuan lebih jauh di luar kegiatan pembelajaran utama. Aktivitas yang berhubungan dengan Olimpiade juga dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda karena siswa dapat diarahkan untuk memperdalam kemampuan dan menghadapi tantangan tertentu.
Dengan adanya pilihan ini, aktivitas pengembangan siswa tidak hanya berfokus pada kegiatan seni, olahraga, atau keterampilan praktis. Pengembangan kemampuan akademik melalui peminatan Olimpiade juga menjadi bagian dari pilihan aktivitas yang tersedia.
Aktivitas di luar pembelajaran utama di Al Ma’soem juga mencakup aspek keagamaan. Baik SMP maupun SMA Al Ma’soem mencantumkan Program Tahfidz minimal 3 juz, shalat wajib berjamaah, serta Dhuha bersama.
Program Tahfidz menjadi salah satu bagian penting dalam pembentukan karakter siswa. Untuk jenjang SMP, program tersebut juga disebut sebagai Program Tahfidz Ziyadah dan Mutqin.
Selain Tahfidz, kegiatan keagamaan juga diperkuat melalui pembelajaran pesantren. Materi yang tercantum meliputi Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Pada jenjang SMA, pembelajaran pesantren juga mencakup bidang-bidang yang sama, yaitu Al Quran Tajwid, Tahfidz, Kitab Kuning, Fiqih Ibadah, Aqidah Akhlaq, dan Bahasa Arab.
Aktivitas keagamaan tersebut memberikan pilihan bagi siswa untuk mengembangkan kebiasaan ibadah dan kemampuan keagamaan dalam lingkungan pendidikan yang terintegrasi.
Aktivitas di luar pembelajaran utama juga dapat dilakukan melalui kegiatan tambahan seperti wisata dan kunjungan ilmiah. Dalam informasi program SMP maupun SMA Al Ma’soem, kegiatan tambahan tersebut disebutkan sebagai kegiatan yang bersifat sukarela.
Kunjungan ilmiah dapat memberikan pengalaman belajar di luar lingkungan kelas. Siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari tempat atau lingkungan yang dikunjungi. Sementara itu, kegiatan wisata dapat menjadi aktivitas bersama yang memberikan pengalaman sosial dan kebersamaan.
Karena disebut sebagai kegiatan tambahan yang bersifat sukarela, pelaksanaannya dapat menjadi pilihan bagi siswa sesuai dengan program yang diselenggarakan sekolah.
Olahraga juga menjadi bagian dari aktivitas siswa di Al Ma’soem. Informasi SMA menyebutkan bahwa pelajaran olahraga langsung praktik, sementara fasilitas sekolah juga mencantumkan sarana olahraga dan lapang panahan.
Pada jenjang SMP, fasilitas yang tersedia juga mencakup sarana olahraga dan lapang panahan. Selain itu, daftar kokurikuler mencantumkan Sport Day sebagai salah satu kegiatan.
Ketersediaan fasilitas dan aktivitas tersebut dapat memberikan ruang bagi siswa untuk melakukan kegiatan fisik di lingkungan sekolah. Olahraga juga dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas untuk mengimbangi kegiatan akademik sehari-hari.
Perkembangan keterampilan siswa juga dapat didukung melalui fasilitas yang tersedia di sekolah. Salah satunya adalah Studio Mini & Podcast, yang tercantum dalam fasilitas SMP dan SMA Al Ma’soem.
Keberadaan studio tersebut memberikan gambaran bahwa lingkungan sekolah juga menyediakan fasilitas untuk aktivitas yang berkaitan dengan media dan komunikasi. Siswa dapat memiliki ruang untuk mengeksplorasi berbagai bentuk aktivitas kreatif sesuai program dan pemanfaatan fasilitas yang diberikan sekolah.
Hal ini menjadi relevan dengan perkembangan keterampilan komunikasi dan kreativitas yang dibutuhkan siswa dalam berbagai aktivitas pendidikan.
Bagi siswa yang memiliki minat membaca, Al Ma’soem menyediakan Reading Corner sebagai salah satu fasilitas sekolah. Fasilitas tersebut tercantum dalam daftar fasilitas SMP maupun SMA.
Reading Corner dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas ketika siswa ingin memanfaatkan waktu di lingkungan sekolah dengan kegiatan membaca. Keberadaan fasilitas ini juga melengkapi berbagai sarana pendukung pembelajaran yang tersedia di sekolah.
Dengan demikian, aktivitas di luar pembelajaran utama tidak selalu harus berbentuk kegiatan kelompok atau kompetisi. Membaca dan memanfaatkan fasilitas literasi juga dapat menjadi bagian dari kegiatan siswa.
Al Ma’soem juga menyediakan berbagai laboratorium, yaitu Laboratorium Komputer, Biologi, Fisika, Kimia, dan Bahasa. Fasilitas tersebut tercantum dalam informasi SMP dan SMA.
Laboratorium memberikan lingkungan yang mendukung aktivitas pembelajaran berbasis praktik. Penggunaannya tentu mengikuti program dan kegiatan yang diselenggarakan sekolah, tetapi keberadaan berbagai laboratorium tersebut memperlihatkan bahwa siswa memiliki akses terhadap fasilitas pendukung yang beragam.
Selain laboratorium, sekolah juga memiliki ruang multimedia dan ruang seminar. Fasilitas tersebut dapat mendukung berbagai kegiatan akademik maupun aktivitas sekolah lainnya.
Bagi siswa yang memilih program boarding, aktivitas di luar pembelajaran utama tidak berhenti ketika kegiatan sekolah selesai. Lingkungan boarding juga dilengkapi dengan fasilitas pesantren dan berbagai fasilitas pendukung.
Pada SMP maupun SMA, pondok putra dan putri ditempatkan secara terpisah. Kapasitas kamar disebutkan untuk 4–6 orang dengan kamar mandi di dalam. Fasilitas lainnya meliputi laundry dan catering, aula dan ruang tunggu, security 24 jam, CCTV, internet, sistem informasi santri berbasis Android, minimarket, serta fasilitas olahraga.
Lingkungan boarding memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan sekolah reguler karena siswa menjalani aktivitas pendidikan sekaligus kehidupan sehari-hari dalam lingkungan pesantren.
Kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembentukan kemandirian. Siswa berinteraksi dengan teman dalam lingkungan asrama, mengikuti kegiatan keagamaan, dan menjalani rutinitas yang telah ditetapkan dalam lingkungan boarding.
Berbagai aktivitas tersebut pada akhirnya berkaitan dengan tujuan pembentukan karakter yang menjadi bagian dari konsep pendidikan Al Ma’soem. SMP dan SMA Al Ma’soem sama-sama mencantumkan tiga karakter utama, yaitu CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER.
CAGEUR dijelaskan sebagai takwa, disiplin dan tangguh. BAGEUR mencakup akhlak, jujur dan manfaat, sedangkan PINTER mencakup cerdas, adaptif dan mandiri.
Berbagai aktivitas di luar pembelajaran utama dapat menjadi bagian dari pengalaman untuk membangun karakter tersebut. Ekstrakurikuler dapat memberikan pengalaman berorganisasi dan bekerja sama. Olahraga dapat menjadi aktivitas fisik dan kedisiplinan. Tahfidz dan ibadah mendukung pembiasaan keagamaan. Sementara itu, kokurikuler dapat memberikan pengalaman melalui berbagai tema kegiatan.
Jika melihat keseluruhan program yang tercantum dalam informasi Al Ma’soem, pilihan aktivitas siswa cukup beragam. Ada kegiatan yang berorientasi pada agama seperti Tahfidz dan ibadah, kegiatan akademik seperti peminatan Olimpiade, kegiatan kreatif seperti Cooking Day dan Expresion Day, kegiatan olahraga seperti Sport Day, kegiatan bahasa seperti English Day dan Bulan Bahasa, hingga kegiatan pengenalan masa depan seperti Career Day.
Pada jenjang SMA, pilihan aktivitas juga dilengkapi dengan kegiatan tambahan seperti wisata dan kunjungan ilmiah serta ekstrakurikuler yang variatif.
Dengan berbagai pilihan tersebut, siswa dapat memiliki pengalaman pendidikan yang tidak hanya berpusat pada kegiatan pembelajaran utama di kelas. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan yang mendukung pengembangan minat, bakat, keterampilan, keagamaan, olahraga, kreativitas, dan kemandirian.
Jadi, apa pilihan aktivitas di luar pembelajaran utama? Berdasarkan informasi program Al Ma’soem Tahun Ajaran 2027–2028, siswa dapat mengikuti berbagai aktivitas seperti ekstrakurikuler, kokurikuler, peminatan Olimpiade, Program Tahfidz dan ibadah, wisata, kunjungan ilmiah, kegiatan olahraga, serta memanfaatkan fasilitas seperti Studio Mini & Podcast, Reading Corner, laboratorium, ruang multimedia, dan sarana olahraga.
Khusus SMP, pilihan kokurikulernya mencakup Math Day, Cooking Day, Expresion Day, Maeslim Day + Manasik Haji, Sains Day, Sport Day, Independence Day, Batik Day, English Day, Career Day, serta Bulan Bahasa & Sumpah Pemuda.
Sementara itu, siswa SMA dapat mengikuti ekstrakurikuler yang variatif, kegiatan tambahan seperti wisata dan kunjungan ilmiah, serta program keagamaan yang terintegrasi dengan kehidupan pendidikan.
Ragam aktivitas tersebut menunjukkan bahwa pengalaman siswa di Al Ma’soem tidak hanya berkaitan dengan pembelajaran utama. Aktivitas pendukung menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi berbagai minat sekaligus mengembangkan karakter CAGEUR, BAGEUR, dan PINTER: takwa, disiplin, tangguh, berakhlak, jujur, bermanfaat, cerdas, adaptif, dan mandiri.