IMG 9472 (Large)

Al Masoem: Korban Bullying, Akan Kami Bantu untuk Diusut ke Kepolisian

Yayasan Al Ma’soem berkomitmen untuk melindungi para siswanya dari segala bentuk kekerasan, termasuk bullying. Bullying dapat terjadi di mana saja, termasuk di sekolah, dan dapat menimbulkan dampak negatif yang signifikan bagi korbannya.

Pelaku bully merupakan orang yang tidak memiliki pekerjaan, entah karena iri atau karena hal lain, bullying merupakan tindakan kriminal yang harus ditindak tegas oleh semua pihak terutama oleh sekolah. Al Ma’soem sekolah anti bullying, kalaupun ada pelaku bullying sudah dipastikan akan langsung diproses dengan tegas.

Seperti yang diungkapkan oleh bapak kepala SMA Al Ma’soem, dalam sela sela diseminasi yang diadakan pada hari Senin (26/02) Bapak Kepala SMA Al Masoem Roni Andrias Lakani S.Si., M.M mengungkapkan bahwa Al Masoem sangat menindak tegas para pelaku bullying bahkan mereka yang melakukan tindakan bully baik itu di lingkungan sekolah atau di luar dan berseragam Al Masoem akan langsung ditindak dan dikembalikan kepada orang tua. 

“Al Ma’soem memiliki kebijakan anti-bullying yang tegas,” kata Kepala SMA di sela sela diseminasi yang diadakan di Yayasan Al Ma’soem. “Kami tidak mentoleransi bullying dalam bentuk apapun, dan kami akan mengambil tindakan tegas terhadap pelakunya.”

Jika seorang siswa Al Ma’soem menjadi korban bullying, mereka dapat melaporkannya kepada guru, staf, atau konselor. Al Ma’soem memiliki tim khusus yang menangani kasus bullying, dan mereka akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki dan menyelesaikan kasus tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa semua siswa Al Ma’soem merasa aman dan nyaman di sekolah,” ungkap Kepala SMA. “Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk melindungi mereka dari bullying.” tambahnya.

Bapak Rony Andrias Lakani selaku kepala SMA juga mengungkapkan jika ada pelaku bullying dan korban bully adalah siswa atau santri Al Masoem, sekolah akan ikut serta mengusut dan membawa ini ke ranah pengadilan. 

“Tentu akan kami bantu untuk laporan ke polisi, karena Al Ma’soem sudah lama bekerjasama dengan kepolisian baik itu untuk menanggulangi kasus kehilangan ataupun kasus pembullyan, sebagai bentuk pencegahan jika terjadi meskipun alhamdulilah selama ini siswa takut melakukan bully karena tindakan dan ancaman keras dari kami buat para pelaku bullying” tutupnya.

Bullying semakin marak setelah kemarin banyak informasi di berita tentang pelaku dan korban bullying disalah satu sekolah swasta terkenal di Indonesia bahkan sekolah berbasis internasional. Ini membuat Al Masoem semakin memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesabaran diri agar tidak melakukan bully, jika memang ada orang yang menjadi korban ada beberapa tips yang bisa diikuti oleh para korban. Dan berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh korban bullying:

  • Melaporkan bullying kepada orang dewasa yang terpercaya, seperti guru, staf, atau konselor.
  • Simpan bukti bullying, seperti pesan teks, email, atau foto.
  • Bicaralah dengan orang tua atau wali tentang apa yang terjadi.
  • Cari bantuan profesional jika diperlukan.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua jika anaknya menjadi korban bullying:

  • Bicaralah dengan anak Anda tentang apa yang terjadi.
  • Laporkan bullying kepada pihak sekolah.
  • Simpan bukti bullying.
  • Cari bantuan profesional jika diperlukan.

Bullying adalah masalah serius yang dapat memiliki dampak negatif yang signifikan bagi korbannya. Jika Anda atau anak Anda menjadi korban bullying, penting untuk mencari bantuan termasuk itu bantuan dari profesional. Jika memang di Al Masoem anda menjadi korban bullying informasikan itu kepada wali kelas karena wali kelas dan wali santri tidak akan diam tapi akan siap membantu dan mengusut itu hingga tuntas. 

Semoga artikel ini bermanfaat!