Kesenangan Duniawi Bersifat Sementara, sedangkan di Surga Kekal

‎أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

قُلْ  اَؤُنَبِّئُكُمْ  بِخَيْرٍ  مِّنْ  ذٰ  لِكُمْ   ۗ لِلَّذِيْنَ  اتَّقَوْا  عِنْدَ  رَبِّهِمْ  جَنّٰتٌ  تَجْرِ يْ  مِنْ  تَحْتِهَا  الْاَ نْهٰرُ  خٰلِدِيْنَ  فِيْهَا  وَاَ زْوَا جٌ  مُّطَهَّرَةٌ  وَّرِضْوَا نٌ  مِّنَ  اللّٰهِ   ۗ وَا للّٰهُ  بَصِيْرٌ  بِۢا لْعِبَا دِ

“Katakanlah, Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu? Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan pasangan-pasangan yang suci, serta rida Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 15)

Pilihan antara 14 dan 15.
Kesenangan duniawi yang sifatnya semu dan sementara atau bertaqwa dengan balasan syurga yang sifatnya kekal abadi dengan segala kenikmatannya.

Dunia itu tidak kekal, apalagi umur manusia, umur manusia rata rata 60 – 70 tahun, di atas 70 tahun sedikit. Firman Allah yang artinya:
“[Ingatlah] pada hari langit Kami gulung seperti menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya lagi. [Suatu] janji yang pasti Kami tepati; sungguh, Kami akan melaksanakannya.” (al-Anbiyaa’: 104)

Allah berfirman yang artinya: “….padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya…” (az-Zumar: 67)

Ayat ini menunjukkan bahwa dunia memiliki karakter dapat berakhir dan rusak meskipun dalam jangka waktu yang sangat panjang, pada usia zaman yang sangat tua. Sedangkan surga Allah kekal, dengan fasilitas seperti bidadari, anak-anak surga, kenikmatan, dan keabadian. Surga tidak berakhir meskipun dihitung dengan angka-angka hingga milyaran tahun.

Tak seorang pun akan masuk surga dan memperoleh kenikmatan ini, kecuali dengan rahmat Allah. Ali ‘Imraan ayat 107.

Rahmat Allah lah yang membuat kita kekal dan mengekalkan surga-Nya berserta fasilitas kenikmatan yang agung di dalamnya. Allah telah berjanji di dalam Al-Qur’an bahwa orang-orang mukmin akan kekal di surga selamanya dan bahwa surga adalah tempat yang penuh dengan kenikmatan dan merupakan tempat tinggal mereka. mereka tidak akan dikeluarkan lagi dari tempat tinggal atau dari surga, selamanya.

Firman Allah: “…Mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.” (Huud: 23)

“[Yakni] yang akan mewarisi [surga] firdaus. Mereka kekal di dalamnya.” (al-Mukminuun: 11)

Bahkan Allah swt memberikan kata penguat dengan kata-kata “selamanya” setelah kata “kekal”.

“…Kelak Kami akan masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya…” (an-Nisaa’: 122)

“Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sungguh, di sisi Allah terdapat pahala yang besar.” (at-Taubah: 22)

Bahkan Allah berjanji kepada para hamba-Nya tentang keabadian ini dan juga orang-orang yang membenarkan janjinya kepada Allah.

“Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, [akan mendapat] surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya…” (at-Taubah: 72)

“Mereka kekal di dalamnya, sebagai janji Allah yang benar. Dan Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (Luqman: 9)

Allah juga menenangkan orang-orang mukmin dengan janji bahwa mereka akan abadi di surga. Mereka tidak akan dikeluarkan lagi dari surga, juga tidak akan lelah atau disiksa.

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman.” Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.”(al-Hijr: 45-48)

Dalam shahih Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Allah akan bicara dengan ahli surga setelah mereka mendapatkan tempat mereka, menduduki posisi mereka, dan mendapatkan berbagai kenikmatan Allah di surga. Allah berfirman, “Kalian akan sehat dan tidak akan sakit selamanya. Kalian akan hidup dan tidak akan mati selamanya. Kalian semua akan tetap muda dan tidak akan tua selamanya. Kalian akan dapat menikmati dan tidak ada penyesalan selamanya.” (HR Muslim)

Firman Allah: “…Diserukan kepada mereka, ‘Itulah surga yang telah diwariskan kepadamu karena apa yang telah kamu kerjakan.” (al-A’raaf: 43)

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang masuk surga, ia akan menikmati dan tidak akan menyesal. Ia akan kekal dan tidak akan mati. Pakaiannya tidak akan layu dan kemudaannya tidak akan fana.” (HR Muslim)

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ

Allahumma inni as ‘alukal jannah

“Ya Allah, aku mohon kepadaMu surga,”