Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
رَبَّنَاۤ اِنَّكَ جَا مِعُ النَّا سِ لِيَوْمٍ لَّا رَ يْبَ فِيْهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَا دَ
“Ya Tuhan kami, Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya. Sungguh, Allah tidak menyalahi janji.”
(QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 9)
Orang berakal atau ulul albab adalah orang-orang yang yakin bahwasanya mereka kelak akan kembali kepada Allah, mereka yakin bahwasanya Allah akan mengumpulkan mereka kembali di hari kiamat nanti, mereka yakin bahwa Allah tidak akan menyalahi janji untuk membalas setiap perbuatan manusia di dunia. Setiap orang Islam wajib meyakini adanya hari kiamat atau hari akhir.
Allah SWT dalam Al Quran surat Al Hajj ayat 7 berfirman mengenai datangnya hari kiamat. Di hari kiamat itu tidak ada satu orang pun yang tak akan merasakannya
وَّاَنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيْهَاۙ وَاَنَّ اللّٰهَ يَبْعَثُ مَنْ فِى الْقُبُوْرِ
“Wa annas-sā’ata ātiyatul lā raiba fīhā wa annallāha yab’aṡu man fil-qubụr.”
Artinya:
“Dan sungguh, (hari) Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.”
Dalam Al Quran surat Al Ankabut ayat 7, Allah SWT berfirman mengenai amalan yang bisa menyelamatkan manusia dari hari kiamat.
Amalan tersebut yakni beriman dan berbuat baik.
وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَنُكَفِّرَنَّ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَحْسَنَ الَّذِيْ كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
“Wallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti lanukaffiranna ‘an-hum sayyi`ātihim wa lanajziyannahum aḥsanallażī kānụ ya’malụn.
Artinya:
“Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, pasti akan Kami hapus kesalahan-kesalahannya dan mereka pasti akan Kami beri balasan yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”
Untuk itu, agar selamat di hari kiamat ada doa dan amalan yang bisa umat Islam lakukan. Berikut doa agar selamat di Hari kiamat
رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
“Rabbana amanna faktubna ma’as syahidin.”
Artinya:
“Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad),”.