Pilih Jenjang Pendidikan
Silahkan pilih jenjang pendidikan untuk memulai pendaftaran
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
SUBHANALLAH WALHAMDULILLAH WALAILLAHAILLOH. WALLAHU AKBAR.
Semoga kita selalu sehat dalam lindungan Allah SWT.
Mari saling mendoakan ;
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
وَا تَّبَعُوْا مَا تَتْلُوا الشَّيٰطِيْنُ عَلٰى مُلْكِ سُلَيْمٰنَ ۚ وَمَا کَفَرَ سُلَيْمٰنُ وَلٰـكِنَّ الشَّيٰـطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّا سَ السِّحْرَ وَمَاۤ اُنْزِلَ عَلَى الْمَلَـکَيْنِ بِبَا بِلَ هَا رُوْتَ وَمَا رُوْتَ ۗ وَمَا يُعَلِّمٰنِ مِنْ اَحَدٍ حَتّٰى يَقُوْلَاۤ اِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۗ فَيَتَعَلَّمُوْنَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُوْنَ بِهٖ بَيْنَ الْمَرْءِ وَ زَوْجِهٖ ۗ وَمَا هُمْ بِضَآ رِّيْنَ بِهٖ مِنْ اَحَدٍ اِلَّا بِاِ ذْنِ اللّٰهِ ۗ وَيَتَعَلَّمُوْنَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ ۗ وَلَقَدْ عَلِمُوْا لَمَنِ اشْتَرٰٮهُ مَا لَهٗ فِى الْاٰ خِرَةِ مِنْ خَلَا قٍ ۗ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهٖۤ اَنْفُسَهُمْ ۗ لَوْ کَانُوْا يَعْلَمُوْنَ
“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa Kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia, yaitu Harut dan Marut. Padahal, keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir. Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya. Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan dan tidak memberi manfaat kepada mereka. Dan sungguh, mereka sudah tahu, barang siapa membeli (menggunakan sihir) itu, niscaya tidak akan mendapat keuntungan di akhirat. Dan sungguh, sangatlah buruk perbuatan mereka yang menjual dirinya dengan sihir, sekiranya mereka tahu.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 102)
Sihir sebagai sebuah ilmu tidak lepas dari hasrat manusia untuk terus berkuasa, dengki, dan kebencian dalam catatan sejarah peradaban manusia. Ada 60 ayat lebih dalam al Quran yang berhubungan dengan sihir.
Para rossul diberi kelebihan berupa muzijat, tapi orang kafir menyebutnya sihir.
فَلَمَّا جَآءَتْهُمْ اٰيٰتُنَا مُبْصِرَةً قَا لُوْا هٰذَا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ
“Maka ketika mukjizat-mukjizat Kami yang terang itu sampai kepada mereka, mereka berkata, Ini sihir yang nyata.”
(QS. An-Naml 27: Ayat 13)
Sihir ada ditemukan di Quran sejak zaman Nabi Musa, terus nabi Sulaeman. (QS Al Baqoroh 102)
Kaum Yahudi telah mencampakkan kitab Allah yang di dalamnya terdapat berita kedatangan Nabi Muhammad SAW. Bahkan, mereka lebih tertarik belajar dan melakukan sihir demi menolak kenabian Rasulullah.
Akibat buruk dari sihir ;
1. Berpaling dari kitab dan sunnah akan mengakibatkan adanya kejahatan, kerusakan, kezaliman dan sihir.
2. Tukang sihir adalah kafir. Haram mempelajari sihir dan haram pula mempraktekkannya.
3. Sihir itu mempunyai berbagai madharat ( bahaya ). Sihir bisa ditolak dengan membaca mu’awwidzatain ( surat Al-Falaq dan surat An-Nas ) dan berdo’a kepada Allah.
4. Diharamkan membenarkan dukun, tukang sihir dan tukang ramal. Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
Barang siapa mendatangi dukun dan tukang ramal, lalu membenarakannya, maka ia benar-benar telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ( Al-Qur’an ). Hadits shahih diriwayatkan oleh Imam Ahmad ).
Dalam hadits lain : Barang siapa mendatangi tukang ramal, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh hari. HR. Muslim.
Dukun dan tukang ramal. Keduanya mengaku memiliki ilmu ghaib yang sebenarnya pengakuan itu dusta belaka, karena tidak ada yang mengetahui ghaib kecuali Allah.
5. Pintu taubat selalu terbuka bagi siapapun termasuk tukang sihir dan lainnya mekipun sebelumnya ia kafir.
6. Cobaan dari Allah untuk hamba-hambanya berbentuk kebaikan dan keburukan agar bisa diketahui siapa yang bermaksiat dan siapa yang taat. Allah berfirman :
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan(yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. (QS. 21:35)
Sering membaca Al Falaq untuk menghindari aneka kejahatan ;
1. Arab: قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ
Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),
2. Arab: مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ
dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
3. Arab: وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
4. Arab: وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ
dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
5. Arab: وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ
dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”
Prof Quraish Shihab mengatakan, tema surat Al-Falaq adalah mengajarkan manusia untuk sadar dan memohon perlindungan hanya kepada Allah SWT dalam menghadapi aneka kejahatan.
رب إني أعوذ بك أن أسألك ما ليس لي به علم وإلا تغفر لي وترحمني أكن من الخاسرين
ROBBII INNI AUUDZUBIKA AN ASALAKA MA LAISA LII BIHI ‘ILMUN WA ILLA TAGHFIR LII WA TARHAMNII AKUN MINAL KHOOSIRIIN
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku berlindung pada-Mu dari sesuatu yang aku tidak tahu hakikatnya.